Alasan Pentingnya Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Seks

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 22:00 WIB
Jangan lupa memperhatikan kebersihan area organ intim setelah berhubungan seks. Salah satunya dengan buang air kecil setelah aktivitas seks. Ilustrasi. Buang air kecil setelah berhubungan seks dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). (iStockphoto/patchanan promunat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seks memang menyenangkan. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan tubuh setelahnya. Salah satunya dengan buang air kecil setelah berhubungan seks.

Saran untuk buang air kecil setelah berhubungan seks bukan hal yang aneh. Banyak orang menyarankan demikian. Pasalnya, buang air kecil setelah hubungan seks bakal menjauhkan Anda dari risiko infeksi saluran kemih (ISK).

"Seks sering diasosiasikan dengan ISK karena seks mengirimkan bakteri [dari anus] ke uretra dan masuk ke saluran kemih," jelas ahli ginekologi, Alan B Copperman, mengutip Self.


Bakteri masuk ke uretra dan berkembang biak. Dari sini, bakteri bakal masuk ke kandung kemih, ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih), bahkan hingga ginjal saat infeksi tidak diatasi.

Mengutip dari Mayo Clinic, perempuan lebih rentan mengalami ISK daripada laki-laki. Mengapa? Karena panjang uretra perempuan lebih pendek daripada laki-laki sehingga membuat 'perjalanan' bakteri ke sistem saluran kencing jadi lebih cepat. Apalagi letak vagina dan anus yang berdekatan pada perempuan membuat bakteri dari anus lebih mudah untuk memasuki vagina.

Oleh karenanya, buang air kecil setelah berhubungan seks sangat-lah penting. Air kencing bakal membersihkan bakteri sebelum menuju kandung kemih. Pasalnya, ada kemungkinan bakteri berpindah dari anus menuju vagina selama berhubungan seks.

"Buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan seks mampu menurunkan peluang ISK," imbuh Copperman.

Akan tetapi, bukan berarti Anda harus memaksakan urine keluar saat tak ada dorongan untuk buang air kecil. Satu atau dua tetes urine tak akan cukup membersihkan kandung kemih.

Sebagai solusinya, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi sehingga Anda bisa buang air kecil lebih sering.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]