3 Cara Agar Belalang Tak Makan Tanaman Sayur dan Aglonema

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 22/08/2020 08:20 WIB
Kesal rasanya jika melihat tanaman hias, aglonema, atau sayur ternyata rusak karena dimakan belalang. Berikut cara mengendalikan hama belalang. Kesal rasanya jika melihat tanaman hias, aglonema, atau sayur ternyata rusak karena dimakan belalang. Berikut cara mengendalikan hama belalang.(Pixabay/Gellinger)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kesal rasanya jika melihat tanaman hias, aglonema, atau pun tanaman sayur yang sudah dirawat dengan sepenuh hati ternyata rusak karena dimakan belalang.

Tak dimungkiri, para pehobi tanaman dan belalang jarang bersahabat. Bagaimana tidak, dengan ukuran tubuh yang kecil, hama belalang bisa merusak tanaman dalam beberapa jam saja.

Serangan belalang bisa dikenali dari sisa-sisa daun yang dimakannya. Daun tanaman hias atau sayur akan compang-camping atau berlubang akibat gigitannya.


Nafsu makan yang besar dikombinasikan dengan kemampuan untuk dengan mudah melompat atau terbang dari satu tanaman ke tanaman lainnya menjadikan belalang salah satu hama taman yang paling merusak. Mereka juga salah satu serangga yang paling sulit dikendalikan karena mereka bergerak sangat cepat berkat kaki belakang yang besar dan sayap yang aktif. Mereka tidak hanya dengan mudah berpindah di antara petak-petak taman dalam satu lanskap tetapi juga mencakup jarak yang sangat jauh dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya.

Berikut cara memerangi dan membasmi hama belalang yang bisa merusak tanaman hias atau sayur Anda.

1. Menarik serangga bermanfaat dan pemangsa lain

Salah satu cara paling aman adalah dengan menggunakan musuh alami belalang. Mengutip Martha Stewart, untuk menarik musuh alami belalang seperti lalat perampok (robber flies), laba-laba, sampai kodok Anda bisa menanam beberapa jenis tanaman seperti marigold, calendula, bunga matahari, aster, alyssum, atau dill di dekat tanaman hias atau sayur Anda.

2. Buat taman ramah burung

Burung juga menjadi musuh alami belalang. Burung alap-alap dan burung lark akan memakan belalang dalam jumlah besar. Sediakan sumber air dan habitat bersarang untuk mendorong burung bertempat tinggal di pekarangan Anda. Beragam pilihan pohon dan semak asli akan membantu menarik perhatian burung.

Pembudi daya sayuran dengan pola tanam tanpa media tanah atau Hidroponik memeriksa tanaman sawi usia 20 hari di Desa Panempan, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (23/2). Sistem hidroponik mulai digemari di daerah itu, karena selain masa panen lebih cepat dan harga produksi lebih tinggi juga dinilai lebih sehat dan segar karena tanpa pestisida jika dibanding dengan pola tanam konvensional. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/kye/17Foto: ANTARA FOTO/Saiful Bahri
ilustrasi tanaman sayur

3. Insektisida

Ini adalah jalan terakhir untuk membasmi belalang. Pasalnya ini melibatkan cairan bahan kimia.

Jika Anda memilih untuk menggunakan insektisida, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui. Pertama, insektisida tidak memberikan kendali penuh karena belalang sering bepergian sehingga produk yang Anda gunakan mungkin tidak membunuh serangga sampai mereka meninggalkan kebun Anda dan pergi ke kebun orang lain. Selain itu, insektisida juga tidak akan mencegah belalang baru masuk ke kebun Anda.

Yang terakhir, untuk membasmi belalang dari tanaman hias, aglonema dan tanaman sayur Anda, pilih insektisida yang mengandung karbaril atau permetrin.

(chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK