Mengenal Susu Jersey yang Gurih dan Creamy

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 24/09/2020 20:57 WIB
Susu merupakan penyempurna asupan gizi harian, terlebih jika Anda minum susu jersey. Jenis susu ini memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dan rasa yang lezat. Ilustrasi: Susu merupakan penyempurna asupan gizi harian, terlebih jika Anda minum susu jersey. Jenis susu ini memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dan rasa yang lezat. (Foto: Daria-Yakovleva/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meski sudah usang, konsep empat sehat lima sempurna masih layak diaplikasikan. Susu memang menyempurnakan asupan gizi harian, terlebih jika Anda minum susu jersey. Susu satu ini punya sederet keunggulan dibanding susu jenis lain.

Susu ini diperah dari sapi jenis Jersey. Sapi tersebut berasal dari Pulau Jersey di Selat Channel atau perbatasan Inggris dan Perancis.

Sapi Jersey merupakan jenis sapi perah berukuran mini dan berbulu cokelat. Sapi ini terbilang mini karena ukurannya yang jauh lebih kecil ketimbang sapi Holstein yang belang hitam putih.


Syahbantha Sembiring, Country Head, Marketing & Sales PT Greenfields Dairy Indonesia mengungkapkan, meski mini namun sapi Jersey tahan banting. Sapi ini bisa beradaptasi dengan lingkungan yang sejuk atau panas sekalipun. Susu yang dihasilkan pun memiliki rasa lebih kaya dan, bertekstur lebih creamy tanpa meninggalkan rasa tidak nyaman pada mulut.

Menilik kandungan gizinya, Emilia E. Achmadi, ahli gizi, menuturkan secara nutrisi keseluruhan susu jersey memiliki kandungan nutrisi 10 persen lebih tinggi daripada susu segar (fresh milk).

"Proteinnya tinggi, lemaknya slightly lebih tinggi dari susu lain. Kadang lemak tinggi ini bikin parno. Namun kalau dilihat dari konteks kebutuhan sehari-hari, angka-angka ini masih di parameter yang baik," jelas Elimia dalam kesempatan webinar bersama Greenfields pada Rabu (23/9).

Susu jersey mengandung lemak 3,5 hingga 4 persen lebih tinggi dari susu segar. Dia menjelaskan, dalam satu sajian susu jersey (satu cangkir = 244 gram), terdapat 149 kalori. Total kalori ini jika dipecah diperoleh dari 21 persen protein, 31 persen karbohidrat dan 48 persen lemak.

Namun informasi tersebut seharusnya tidak membuat Anda panik dan buru-buru menghindari susu jersey.

Infografis Asal Usul Dan Proses Pembuatan Susu BubukFoto: CNN Indonesia/Anggit Gita Parikesit
Infografis Asal Usul Dan Proses Pembuatan Susu Bubuk

Lemak pada susu adalah alami dan memiliki nilai gizi untuk tubuh. Emilia menjelaskan lemak pada susu terdiri atas lemak jenuh yang mudah dicerna organ hati dan baik untuk saraf, lemak omega 3, dan lemak tak jenuh yang akan melindungi kardiovaskular.

"Saya terus meyakinkan masyarakat bahwa sehat dan enak itu bisa bebarengan. Apa yang saya ajarkan ini ada di susu jersey. Dari rasa ada fullness, creamy. Protein dan lemak lebih tinggi tapi hanya tipis dan masih dalam konteks sehat dan seimbang," ucap dia.

Sementara itu, meski memiliki perbedaan dari segi rasa, Anda tetap bebas memadukan susu jersey dengan aneka santapan. Chef Devina Hermawan mengakui rasa yang lebih creamy dan gurih dari susu jersey membuatnya pas dinikmati dengan makanan yang pedas dan asin sekalipun.

Menurut Devina Hermawan, saat bersantap orang hanya menikmati 20 persen rasa dari makanan. Selebihnya, orang cenderung memperhatikan aroma dan tekstur makanan.

Susu bakal memperkaya rasa tanpa meninggalkan aftertaste yang berarti.

"Kalau susu yang creamy dipadukan dengan yang manis, enggak aneh lagi misalnya, dengan ginger cookies. Bisa juga dengan sesuatu yang asin atau kontras di mulut misal, sate lilit Bali. Setelah makan sate lalu minum susu, akan timbul rasa manis. Jika minum susu dulu baru makan sate, sate akan lebih gurih," tutur dia dalam kesempatan serupa.

(els/NMA)

[Gambas:Video CNN]