Alasan Ilmiah Orang Masih 'Terjebak' Nostalgia di Lagu Lama

tim, CNN Indonesia | Senin, 02/11/2020 17:43 WIB
Namun tahukah Anda bahwa ada alasan psikologis mengapa seiring bertambah usia, Anda tak terlalu suka musik dan lagu baru dan lebih pilih 'tembang kenangan?' Namun tahukah Anda bahwa ada alasan psikologis mengapa seiring bertambah usia, Anda tak terlalu suka musik dan lagu baru dan lebih pilih 'tembang kenangan?' (Mink Mingle/StockSnap)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang lebih senang mendengarkan lagu-lagu lama dibanding lagu baru. Tak heran banyak lagu-lagu lawas era 80 dan 90-an pun banyak kembali diputar. Ada emosi yang kuat dan juga ada hal tertentu yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika Anda mendengarkan lagu-lagu tersebut.

Namun tahukah Anda bahwa ada alasan psikologis mengapa seiring bertambah usia, Anda tak terlalu suka musik dan lagu baru dan lebih pilih 'tembang kenangan? '

Musik dapat membuat orang merasakan emosi yang kuat. Emosi yang kuat itulah yang menuntun kita untuk membangun hubungan jangka panjang dengan lagu, album, dan artis yang kemudian menemani kita sepanjang hidup kita, terutama yang berhubungan dengan kita selama masa remaja kita yang penuh gejolak.


Untuk beberapa alasan, lagu-lagu yang didengarkan di masa muda sering kali menjadi lagu yang melekat pada diri - seiring bertambahnya usia, orang cenderung tidak mendengarkan lagu-lagu baru yang hit di tangga lagu dunia melainkan lebih cenderung mengenang musik yang familiar di telinga.

Mengutip Stylist, sains telah menunjukkan bahwa selera musik kami mulai terbentuk sejak usia 13 atau 14 tahun. Menurut sebuah studi tahun 2018 dari The New York Times, pada awal usia 20-an, kami cukup fokus pada apa yang dilakukan. Penelitian baru membuktikan bahwa orang sebenarnya cenderung berhenti mendengarkan musik baru pada saat mencapai usia 30 tahun.

Selain itu, ini juga dikaitkan dengan salah satu hukum psikologi sosial yang paling banyak diteliti: efek eksposur belaka.

"Singkatnya, itu berarti semakin kita terpapar pada sesuatu, semakin kita cenderung menyukainya," Frank McAndrew, seorang profesor psikologi, menulis di The Conversation.

"Ini terjadi pada orang yang kita kenal, iklan yang kita lihat, dan, ya, lagu yang kita dengarkan."

McAndrew juga menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, kita cenderung tidak punya waktu untuk menemukan dan mendengarkan musik baru - yang berarti kita lebih cenderung mendengarkan lagu-lagu lama kita, semakin sering mengekspos diri kita kepada mereka dan oleh karena itu meningkatkan kecenderungan kita untuk lebih menyukai musik lama.

"Bagi banyak orang yang berusia di atas 30 tahun, pekerjaan dan kewajiban keluarga meningkat, jadi lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk menemukan musik baru."

Sebaliknya, banyak yang hanya akan mendengarkan lagu favorit lama yang sudah dikenal dari periode kehidupan mereka ketika mereka memiliki lebih banyak waktu luang, " jelas McAndrew.

(chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK