Jenis-jenis Tanaman Hias Sultan Seharga Puluhan Juta

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 24/10/2020 19:57 WIB
Tren tanaman hias yang terus menanjak membuat sejumlah tanaman dijual amat mahal. Sejumlah 'tanaman sultan' bahkan dijual hingga puluhan juta. Tren tanaman hias yang terus menanjak membuat sejumlah tanaman dijual amat mahal. Sejumlah tanaman hias sultan bahkan dijual hingga puluhan juta. (Foto: iStockphoto/Kseniia Soloveva)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tren tanaman hias yang meledak sejak pandemi Covid-19 membuat permintaan meningkat dan harga melonjak. Sejumlah jenis tanaman bahkan ramai dibicarakan karena harga jualnya hingga puluhan juta rupiah.

Jenis Monstera menjadi salah satu yang dibincangkan belakangan. Lubang pada daun Monstera membuat tanaman ini kerap disapa Janda Bolong atau Janbol.

Berikut beberapa tanaman hias sultan yang harganya melonjak di tengah tren koleksi tanaman hias.


1. Monstera obliqua

tanaman janda bolongMonstera obliqua merupakan salah satu tanaman hias sultan berharga puluhan juta (Foto: iStockphoto/Elena Odareeva)

Sejumlah pegiat tanaman hias menyatakan jenis tanaman ini mahal karena asal muasalnya dari hutan Amerika Latin. Lubang pada daun yang besar membuat tanaman ini digandrungi para kolektor.

Seorang pegiat sekaligus pengamat tanaman hias Andriani Tangku Mas'urai mengungkapkan jenis tanaman ini bisa dihargai lebih dari Rp10 juta per daun. Untuk satu pot rimbun, maka harga jual tanaman ini bisa mencapai Rp50juta.

"Kolektor biasanya beli yang rimbun dan harganya mahal. Tapi kalau dari pedagang sih jual cacah 1-2 daun juga ada," kata Andriani saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (24/10).

Harga jual juga dipengaruhi ukuran daun. Kolektor tanaman hias bisa membeli daun jadi maupun dalam bentuk bonggol atau tunas daun.

2. Monstera variegata

Tanaman Janda Bolong / MonsteraMonstera variegata memiliki corak belang yang dihasilkan dari kelaian klorofil pada daun (Foto: CNN Indonesia TV)

Variegata merupakan istilah yang merujuk pada kelainan klorofil daun, sehingga menimbulkan warna belang pada daun. Harga jual tanaman jenis ini bergantung pada bagaimana kelainan warna tersebut membentuk corak.

Untuk beberapa corak hijau-putih yang terbentuk rapi, harga jual tanaman ini bisa mencapai Rp1 juta - Rp1,5 juta per daunnya. Untuk pot rimbun, harga jual tanaman cantik ini bisa melebihi angka Rp10 juta.

Hal ini diakui oleh pegiat tanaman hias lainnya, Dian Pitaloka. Ia mengaku keunikan corak Monstera variegata amat menentukan nilai jualnya.

"Kalau sejak bonggol sudah kelihatan belangnya bagus, biasanya orang berani beli mahal. Padahal belum tentu juga nanti tumbuhnya sama. Bisa jadi malah hijau semua," ujar Dian kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (24/10)

Ia juga menyatakan bahwa semakin banyak sisi putih di daun, maka tanaman ini makin dianggap mewah.

3. Monstera marmorata

Tanaman Janda Bolong / MonsteraMotif belang Monstera marmorata jadi daya tarik sendiri bagi kolektor (Foto: CNN Indonesia TV)

Hampir sama dengan Monstera variegata, namun jenis daun ini memiliki corak belang hijau-kuning. Jenis tanaman hias ini lebih langka, maka dari itu harga jualnya bisa mencapai Rp2 juta - Rp3 juta per daunnya. Artinya, untuk satu pot rimbun, harga tanaman hias ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Dian sempat mencoba untuk membeli jenis tanaman ini, bonggolnya berwarna belang. Namun, percobaannya dalam mengembangbiakkan daun gagal. Kala itu, daun yang tumbuh berwarna hijau saja.

Jenis tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman hias sultan yang harganya melangit sejak tren tanaman hias hadir.

4. Billietiae variegata

[Gambas:Instagram]

Jenis tanaman bercorak ini juga merupakan tanaman yang harga jualnya mencapai angka puluhan juta. Tanaman ini sempat berada di harga jual Rp10 juta untuk selembar daun usia dewasa.

"Billie variegata yang rimbun dan besar malah sampai ada yang Rp150 juta," ujar Andriani, pegiat tanaman yang memiliki kebun di rumahnya di kawasan Ciledug, Tangerang.

Tanaman jenis ini berbentuk seperti hati yang memanjang. Memang motif belangnya tidak secantik Monstera variegata, namun kelangkaan dan kesulitan tumbuhnya membuat harga tanaman ini melambung.

Delapan bulan pandemi, tren belum lesu

Andriani menyatakan bahwa tren ini belum lesu. Wanita yang memulai bisnis jual-beli tanaman hias sejak 2018 ini mengatakan hingga kini pesanan masih terus berdatangan hingga ia kerap kehabisan stok.

Ia juga menyatakan segmentasi pasarnya meluas. Jika biasanya hanya di wilayah Jabodetabek, kini pembeli via daring bisa berasal dari pulau Sumatera dan Kalimantan.

Tren dan exposure tanaman hias di media sosial juga membuat harga-harga tanaman yang dulu murah, kini menjadi mahal. Dian, pegiat tanaman hias lainnya mengatakan aksi influencer mengulas tanaman hias bisa menaikkan harga jual tanaman-tanaman yang sebelumnya murah dan tidak banyak dicari orang.

Itulah sejumlah tanaman hias sultan dengan harga mencapai puluhan juta rupiah. Seni merawat dan mendapatkan tanaman langka membuat tren tanaman hias belum turun, meski pembatasan sosial melonggar.

(fjr/Tim)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK