HARI KESEHATAN NASIONAL

Jaga Kesehatan Secara Holistik: Fisik, Mental, dan Sosial

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 12/11/2020 10:49 WIB
Di Hari Kesehatan Nasional, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan secara holistik atau menyeluruh. Ilustrasi. Di Hari Kesehatan Nasional, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan secara holistik atau menyeluruh. (Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Belakangan, kalimat 'Jaga kesehatan, ya' kerap dilontarkan untuk merujuk tetap aman dari penularan Covid-19. Padahal, makna sehat sebenarnya tak hanya bebas dari penyakit fisik, tapi juga mental. Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, masyarakat seyogianya diingatkan kembali mengenai konsep kesehatan holistik, di mana kesehatan fisik dan mental saling terkait satu sama lain.

"Jadi kesehatan holistik itu menyeluruh, tidak hanya fisik, tapi bahwa itu juga menyangkut mental dan sosial," kata Ketua Komisi Medik Halodic, Theresia Novi, dalam diskusi media, Rabu (11/11).

Jika ingin dibedah satu per satu, sehat secara fisik diartikan sebagai kondisi fisik yang berfungsi dan bekerja normal. Mengutip Medical News Today, kondisi fisik dibilang normal saat tak ada penyakit, olahraga teratur, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan istirahat cukup. Sementara kesehatan mental berhubungan dengan kesejahteraan emosional, sosial, dan psikologis seseorang.


Psikolog klinis Rena Masri menuturkan, kesehatan mental umumnya dipengaruhi tekanan atau stressor. Masa pandemi, lanjut dia, menghadirkan stressor baru buat banyak orang, baik dari internal ataupun eksternal.

Internal lebih berkaitan pada diri termasuk ketahanan seseorang terhadap stres. Sedangkan tekanan eksternal ada tiga, di antaranya rutinitas, ada perubahan signifikan, dan musibah.

"Terkait Covid-19 ada dua yakni, perubahan signifikan dan musibah. Ini sangat memberikan tekanan ke kita semua," jelas Rena.

Oleh karena itu perlu ada adaptasi dari tekanan-tekanan sehingga stres bisa dikelola. Jika tidak bisa dikelola, seseorang bisa mengalami gangguan kesehatan mental jangka panjang.

Anda juga diingatkan untuk tidak melupakan kesehatan secara sosial. Orang yang memiliki relasi sosial cenderung memiliki umur yang lebih panjang. Terlebih di masa pandemi, di mana menjadi relasi dengan orang-orang terdekat mengambil peran penting untuk menjaga diri tetap positif.

Baik itu kesehatan fisik, mental, dan sosial saling berhubungan satu sama lain. Saat salah satu di antaranya tak terjaga dengan baik dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK