Maskapai Dunia Mulai Buka Area Tidur untuk Kelas Ekonomi

CNN Indonesia | Minggu, 29/11/2020 08:10 WIB
Maskapai-maskapai di dunia mulai menjual area kursi yang bisa jadi tempat tidur untuk penumpang di kelas ekonomi. Ilustrasi. (deluxtrade/Pixabay
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah pandemi virus Corona yang membuat semua orang wajib mematuhi protokol kesehatan, termasuk jarak fisik, perjalanan dengan pesawat terbang dirasa bakal semakin "menantang".

Berada di dalam ruangan tertutup selama berjam-jam, bersama puluhan atau ratusan penumpang lainnya, bisa jadi mimpi buruk bagi orang yang khawatir dengan penularan Covid-19.

Maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa, saat ini tengah menguji coba konsep barunya yang dinamakan Sleeper's Row pada penerbangan Frankfurt, Jerman, ke São Paulo, Brasil, dari 18 November hingga pertengahan Desember.


Idenya adalah penumpang yang bepergian dalam kelas ekonomi dapat mengambil deretan tiga hingga empat kursi, dan kemudian berbaring di atasnya, meniru pengalaman tempat tidur kelas bisnis.

Penumpang akan diberikan selimut, bantal dan seat topper untuk memaksimalkan kenyamanan, serta ditawarkan prioritas masuk dan turun pesawat..

Mereka yang tertarik harus membeli paket tambahan di bandara, baik saat check-in atau di gerbang, seharga US$260 (sekitar Rp3,6 juta), lebih mahal sedikit di atas harga tiket asli mereka.

Desain kursi ekonomi yang inovatif

Konsep ini bukanlah hal baru, karena maskapai asal Selandia Baru, Air New Zealand, telah menawarkan paket yang mirip bernama Economy Skycoach sejak 2011.

Air New Zealand memasarkan Skycoach sebagai produk yang cocok untuk pelancong keluarga, dan harga bervariasi tergantung pada penerbangan.

Pada tahun 2019, Airbus meluncurkan konsep Settee Corner.

Dan awal tahun ini, Air New Zealand meningkatkan layanan untuk kelas ekonomi dengan menambahkan tempat tidur dalam kapsul yang akan dijual dalam paket Economy Skynest.

Sementara itu, desainer Jeffrey O'Neill baru-baru ini memamerkan konsep kursi ekonomis futuristiknya: Zephyr Seat, konfigurasi tempat duduk bergaya double-decker.

O'Neill mengatakan kepada CNN Travel pada bulan Juni bahwa dia menganggap konfigurasi privasi yang ditawarkan kursi akan menarik bagi para pelancong setelah virus Corona menghantam perjalanan dunia, meskipun Zephyr Seat baru dalam tahap desain saat ini.

(ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK