7 Manfaat Saffron untuk Kesehatan

tim, CNN Indonesia | Minggu, 13/12/2020 09:13 WIB
Selain penyedap dan pewarna makanan, saffron juga memiliki ragam manfaat. Simak manfaat saffron untuk kesehatan, dosis saffron, dan manfaat saffron untuk anak. Selain sebagai penyedap dan pewarna makanan, saffron juga memiliki ragam manfaat untuk kesehatan. (iStockphoto/Petar Bonev)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saffron dikenal sebagai rempah termahal di dunia, bahkan disebut sebagai rempah emas. Selain sebagai bahan penyedap dan pewarna makanan, berikut manfaat saffron untuk kesehatan, manfaat saffron untuk anak, dan dosis saffron.

Saffron merupakan tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Iran dan negara lain seperti India dan Yunani. Rempah-rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus , umumnya dikenal sebagai "saffron crocus".

Dari bunga yang berwarna ungu, bagian tengah bunganya yang menyerupai benang berwarna merah, dikumpulkan dan dikeringkan untuk kemudian diolah tergantung kebutuhan.


Manfaat saffron untuk kesehatan

Ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Irmanida Batubara, memaparkan bahwa penggunaan saffron secara tradisional dapat berguna sebagai parfum atau aroma, tonikum atau obat untuk memulihkan kekuatan tubuh, afrodisiak, serta mengobati sejumlah penyakit.

Saffron memiliki lebih dari 150 senyawa kimia termasuk vitamin (tiamin atau B1 dan riboflavin atau B2), protein, polisakarida, dan flavonoid.

Saffron juga memiliki empat komponen bioaktif yaitu crocin, crocetin, picrocrocin dan safranal.

Berikut sejumlah manfaat saffron untuk kesehatan:

1. Menurunkan nafsu makan

Man having stomach pain or digestion problem. Couch potato, lazy or unemployed person taking nap. Feeling bad after eating too much fast junk food. Guy with unhealthy diet or hangover.Ilustrasi merasa kenyang. (iStockphoto/Tero Vesalainen)

Saffron menetralkan asam lambung, membersihkan lambung, meningkatkan pencernaan makanan, memperkuat hati dan perut serta menurunkan nafsu makan.

Menurut Irmanida, dengan mengonsumsi dosis saffron (176,5 mg ekstrak saffron per hari) selama 8 minggu menghasilkan pengurangan nafsu makan dan menciptakan efek kenyang yang dapat berkontribusi pada penurunan berat badan.

2. Melegakan pernapasan

Penggunaan ekstrak air saffron dapat memfasilitasi pernafasan. Aroma saffron dan minyaknya baik untuk diafragma dan radang selaput dada dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional Iran.

Ekstrak etanol crocus sativus dengan dosis saffron 100-800 mg/kg dan safranal (0,25-0,75 ml/kg) dapat mengurangi jumlah batuk.

3. Membantu persalinan dan gejala pramenstruasi

Dalam pengobatan tradisional saffron telah digunakan untuk mempermudah persalinan, dan bermanfaat dalam mengobati sakit rahim dan juga mengatur siklus menstruasi.

Saffron efektif dalam meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Penggunaan dosis saffron 30 mg per hari membantu meredakan gejala PMS.

Saffron telah disarankan sebagai cara yang efektif untuk meredakan gejala emosional yang terkait dengan PMS.

4. Antidepresan

Salah satu kualitas saffron yang paling terkenal adalah aktivitas antidepresannya. Penggunaan saffron akan menimbulkan perasaan senang yang sangat dekat dengan keadaan psikotik.

"Saffron dianggap sebagai tanaman terapeutik yang sangat baik untuk mengobati depresi dalam pengobatan tradisional," papar Irmanida.

Aktivitas antidepresan saffron dievaluasi oleh Hosseinzadeh dkk melalui uji renang paksa pada tikus. Ekstrak etanol dan air dari putik, safranal dancrocin mengurangi waktu imobilitas pada tikus. Safranal dan crocin meningkatkan waktu berenang pada tikus.

5. Efek pada kulit

Dalam pengobatan tradisional Iran, saffron dapat memperbaiki warna kulit dan dapat digunakan untuk pengobatan erisipelas.

Dalam pengobatan tradisional Yunani, dapat menyegarkan kulit wajah dan digunakan untuk meredakan liver dari dominasi empedu serta menyembuhkan jerawat, penyakit kulit dan luka. Selain itu, dapat membuat tubuh terlihat lebih muda dan cerah.

6. Mengurangi risiko kanker

Menurut Irmanida, berbagai penelitian telah menunjukkan efek antikanker safron dan senyawa aktifnya. Crocin dan crocetin memiliki aktivitas antikanker yang signifikan pada sel payudara, paru-paru, pankreas, dan leukemia.

Pemberian ekstrak saffron secara oral dengan dosis saffron 200 mg/kg menghambat pertumbuhan tumor asites yang berasal dari sarcoma-180, karsinoma asites Ehrlich, asites limfoma Dalton.

Dilaporkan bahwa saffron dan crocetin menginduksi apoptosis pada sel kanker payudara manusia.

7. Atasi insomnia

Depressed woman awake in the night, she is exhausted and suffering from insomniaIlustrasi insomnia. (Istockphoto/demaerre)

Putik safron juga bermanfaat untuk insomnia dan kecemasan dalam pengobatan tradisional. Safranal pada dosis 0,15 dan 0,35 ml/kg menunjukkan efek anxiolytic dan meningkatkan total waktu tidur pada tikus.

Ini juga meningkatkan durasi tidur non-rapid eye movement (NREM), memperpendek latensi tidur NREM, dan meningkatkan aktivitas daya delta tidur NREM pada tikus.

Selain tujuh poin tersebut, manfaat saffron untuk kesehatan menurut penelitian di antaranya termasuk:

- meningkatkan daya ingat dan keterampilan belajar
- mengobati penyakit mata dan memperkuat penglihatan
- memberikan aliran darah dan nutrisi ke jantung
- menurunkan tekanan darah arteri dan jantung
- meningkatkan imun tubuh
- serta menurunkan kadar glukosa darah

Dosis saffron

Sebagai catatan, ahli gizi dan APKI Approved Educator, Irtya Qiyamulail menyarankan bahwa dosis yang aman dalam mengonsumsi saffron adalah antara 5-1.000 mg/hari tidak akan menimbulkan efek samping.

"Jangan mengonsumsi saffron lebih dari 5 gram terutama bagi ibu hamil karena dosis tinggi memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan," kata Irtya.

Sementara berdasar keterangan Irmanida, dalam penelitian manusia, penggunaan saffron 1,5 gram per hari aman.

Namun, dosis di atas 10 gram hari dapat disertai dengan hematuria, mengantuk, mual, muntah, dan perdarahan uterus serta menyebabkan aborsi.

"Saffron dengan dosis di atas 20 gram bisa berakibat fatal," tulis Irmanida.

Manfaat saffron untuk anak

Di samping itu, Irtya juga mengungkapkan bahwa belum banyak studi yang meneliti manfaat saffron untuk anak.

"Penelitian 6 minggu terkait efektivitas antidepresan saffron pada anak dengan kondisi ADHD menunjukkan hasil yang tidak signifikan," papar Irtya.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK