Katedral St Basil dan Kisah Arsitek yang Dipaksa Buta

CNN Indonesia | Kamis, 24/12/2020 11:24 WIB
Katedral St Basil sarat sejarah. Ada kisah kalau arsiteknya sampai dibuat buta agar tak membuat bangunan saingan seindah katedral ini. Katedral St Basi yang merupakan ikon dan objek wisata utama Rusia. (Istockphoto/ShutterOK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Katedral St Basil - atau yang juga disebut Katedral Pokrovsky, dibangun pada abad ke-16 atas perintah Pangeran Agung Moskwa dan tsar pertama Rusia, Ivan IV Vasilyevich - atau yang juga disebut Ivan yang Mengerikan.

Sebagai tempat ibadah bangunan ini berarsitektur unik mirip permen loli yang berwarna-warni, tak umum seperti katedral di Eropa yang biasanya berarsitektur gothic.

Katedral ini dibangun dengan darah dan air mata, bahkan secara harafiah. Banyak yang mengatakan bahwa Ivan yang berperilaku kejam telah membutakan arsiteknya untuk mencegahnya membangun gedung yang lebih indah dan megah untuk orang lain.


Legenda mengatakan bahwa Napoleon ingin menghancurkan Katedral St Basil ketika dia menyadari bahwa dia tidak dapat memindahkannya ke Paris.

Katedral St Basil dibangun untuk memperingati penguasaan wilayah Kekhanan Kazan. Proyek pembangunannya sejak 1555 hingga 1561.

Katedral St Basil adalah sekumpulan bangunan - sebuah gereja pusat yang dikelilingi oleh sembilan gereja penyokong, delapan didedikasikan untuk delapan kemenangan Ivan atas Tatar, dan satu yang lebih kecil ditahbiskan untuk Santo Basil, orang suci Moskow yang terkenal.

Makamnya juga ada di halaman katedral tersebut.

Dua arsitek Rusia, Ivan Barma dan Postnik Yakovlev, merancang katedral ini.

Ada teori yang menyatakan bahwa Yakovlev dan Barma sebenarnya adalah satu orang.

Ada juga teori yang mengatakan kalau mereka tak dibutakan, dan malah membangun banyak gereja indah dan megah di Rusia.

Namun sama seperti teori pertama, dua teori ini belum terbukti benar.

Katedral St Basil yang berlokasi di Red Square (Lapangan Merah) selamat dari masa Revolusi dan Soviet dan saat ini menjadi objek wisata utama di Moskow.

Ketinggian Katedral St Basil adalah 65 meter. Hingga akhir abad ke-16, bangunan ini adalah gedung tertinggi di Moskow.

Tembok bangunan terbuat dari batu bata. Pada abad ke-16, bahan ini relatif baru. Sebelumnya bahan tradisional tembok gereja adalah batu kapur.

Rumitnya pemahaman akan arsitektur katedral sebenarnya dapat dirangkum dengan melihatnya dari ketinggian: katedral dirancang membentuk bintang berujung delapan.

Bintang berujung delapan dalam simbolisme Kristen memiliki makna yang dalam - itu melambangkan seluruh gereja Kristen, yang merupakan bintang penuntun dalam kehidupan seseorang ke surga.

Arsitekturnya juga dimaksudkan untuk melambangkan kota dan surga di tengah Moskow.

[Gambas:Instagram]



(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK