Misteri Telapak Kaki Raksasa di Aceh

CNN Indonesia | Rabu, 23/12/2020 17:10 WIB
Cerukan berbentuk telapak kaki menjadi salah satu objek wisata di Aceh. Diduga peninggalan petapa sakti bertubuh raksasa. Cerukan berbentuk telapak kaki di Tapaktuan, Aceh Selatan, Provinsi Aceh. (Agus/detikTravel)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ada cerukan besar di tepi pantai Desa Gampong Pasar, Tapaktuan, Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Cerukan tersebut berbentuk telapak kaki lengkap dengan lima jarinya.

Cerukan yang disebut telapak kaki Tuan Tapa itu berada di bibir tebing Gunung Lampu yang menghadap langsung ke lautan.

Berukuran 6x2,5 meter, cerukan itu mengundang perhatian banyak turis yang penasaran dengan misteri telapak kaki raksasa itu.


Misteri telapak kaki raksasa itu berawal dari legenda seorang petapa sakti bertubuh raksasa bernama Syekh Tuan Tapa yang taat Allah SWT.

Saat tengah bersemedi, Syekh Tuan Tapa terusik oleh pertempuran seorang raja dari Kerajaan Asralanoka asal Samudra Hindia yang hendak mengambil anaknya yang dari dua naga.

Syekh Tuan Tapa lalu keluar dari gua untuk membantu sang raja yang tengah kesusahan di tengah lautan. Jejak kakinya saat melompat tersisa di situs ini.

Setelah pertempuran sengit itu dua naga tewas di tangan Syekh Tuan Tapa yang bersenjatakan tongkat kayu dan sang raja bisa kembali mendapatkan anaknya.

Keluarga kerajaan itu lalu bermukim di dekat gua Syekh Tuan Tapa, yang kemudian menjadi cikal bakal pemukiman Tapak Tuan.

Selain cerukan berbentuk telapak kaki, ada juga batu besar di tengah lautan yang disebut sebagai peci milik Syekh Tuan Tapa yang dikabarkan lenyap begitu saja dari gua.

Tongkat kayu miliknya pun diduga ikut membatu, dengan keberadaan gundukan di sebelah batu di tengah lautan itu.

Tak habis di situ. Sekitar lima kilometer dari lokasi telapak kaki raksasa, ada karang berbentuk hati di Desa Batu Itam dan sisik naga di Desa Batu Merah.

Ada juga karang yang disebut mirip layar kapal milik sang raja di Pantai Batu Berlayar, Desa Damar Tutong, yang terletak sekitar 20 kilometer dari tapak kaki raksasa.

Seorang warga menunjukkan bekas tapak kaki raksasa di kawasan objek wisata Tapak dan Tuan yang berarti Tapak Kaki Tuan Tapa di Desa Gampong Pasar, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh, Kamis (19/1). Objek wisata bekas tapak kaki raksasa sang tuan tapa yang berukuran panjang 4 meter dan lebar 2 meter itu merupakan salah satu objek wisata sejarah munculnya kota Tapaktuan pada tahun 1980 yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pd/17.Cerukan berbentuk telapak kaki di Desa Gampong Pasar, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pd/17.)

(ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK