6 Kandungan Skincare yang Bakal Booming di 2021

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 09/01/2021 16:30 WIB
Berikut ini adalah enam kandungan dalam produk perawatan kulit wajah oleh sejumlah ahli kecantikan akan terus digemari dan dicari pada 2021. Berikut ini adalah enam kandungan dalam produk perawatan kulit wajah oleh sejumlah ahli kecantikan akan terus digemari dan dicari pada 2021.(iStockphoto/Aja Koska)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aneka produk alami untuk perawatan wajah (skincare) masih bakal jadi hit di 2021. Berbeda dengan produk tata rias yang mengalami penurunan pembelian, produk perawatan kulit justru mengalami peningkatan.

Semasa pandemi semakin banyak orang yang mulai memperhatikan kesehatan kulit wajah, apalagi masalah seperti kulit kering, iritasi dan jerawat banyak bermunculan akibat terlalu lama memakai masker (maskne). Hal ini mungkin yang menjadikan produk perawatan kulit lebih dicari dibandingkan dengan produk tata rias.

Berikut ini adalah enam kandungan dalam produk perawatan kulit wajah oleh sejumlah ahli kecantikan akan terus digemari dan dicari pada 2021.


1. Daun kelor (moringa)

Mengutip Antara, selain sering digunakan untuk bahan pangan, daun kelor atau moringa ini juga dapat digunakan untuk pengobatan karena memiliki kandungan antioksidan vitamin E dan tinggi akan vitamin A.

Tingginya kandungan vitamin A dalam daun kelor atau moringa, membuat tanaman ini juga memiliki khasiat serupa denganretinol, yaitu untuk mencegah penuaan dini.

Kandungan vitamin E yang tinggi dalam daun kelor juga membantu mengatasi masalah kulit kering dan memperkuat lapisan kulit agar tidak mudah teriritasi.

Sejumlah produk kecantikan juga menggunakan moringa yang terbukti dapat mempercepat regenerasi sel kulit, membantu mengatasi jerawat, mencerahkan dan meratakan warna kulit sehingga ampuh untuk membantu menghilangkan bekas jerawat dan pigmentasi berlebihan.

2. Mugwort

Mugwort adalah tanaman herbal asal Korea yang ekstraknya mulai digunakan sebagai kandungan dalam produk perawatan kulit sejak 2018. Ekstrak mugwort memiliki khasiat sebagai antibakteri sekaligus anti jamur sehingga mampu mengurangi peradangan yang mengakibatkan iritasi dan jerawat. Mugwort bahkan dapat membantu meredakan masalah kulit seperti eczema atau psoriasis, karena kandungan vitamin E yang tinggi pada tanaman ini.

3. Bakuchiol

Bakuchiol berasal dari tanaman Psoralea corylifoli (babchi) yang sering digunakan untuk pengobatan tradisional sejak dahulu kala di Tiongkok. Bakuchiol yang muncul dalam bentuk perawatan kulit pada pertengahan 2020 ini sering disebut sebagai penggantiretinol, meski memiliki perbedaan pada tingkat kimiawi.

Bakuchiol sendiri memiliki manfaat untuk meningkatkan produksi kolagen kulit, sehingga mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan, hiperpigmentasi, dan bintik hitam - plus memberikan kilau pada kulit.

4. Probiotik dan Prebiotik

Menurut ahli dermatologi bersertifikat dari Amerika Serikat, Dr. Whitney Bowe, probiotik memiliki manfaat bagi kulit dengan tiga cara utama. Pertama, mereka bertindak sebagai perisai pelindung dengan mencegah mikroorganisme jahat yang merusak kekebalan kulit.

Kedua, probiotik menghasilkan antibiotik alami yang disebut peptida anti mikroba yang memerangi bakteri jahat. Dan terakhir, probiotik mampu meningkatkan fungsi kulit dalam menangani faktor-faktor eksternal yang merusak kuit termasuk radikal bebas, matahari, dan polusi.

5. Ekstrak daun pegagan (Centella asiatica)

Ekstrak dari daun pegagan yang bernama latin Centella asiatica atau cica, sudah mulai digemari dan dicari oleh para pecinta produk kecantikan sejak tahun 2019.

Cica banyak dicari karena kaya akan asam amino, beta karoten, asam lemak, dan berbagai fitokimia potensial. Ekstraknya juga berfungsi untuk menenangkan peradangan, mempercepat penyembuhan luka, merangsang pertumbuhan sel baru, membangun kolagen, dan meningkatkan sirkulasi.

Berbagai produk dengan kandungan cica ini kemudian banyak digunakan untuk mengobati iritasi bahkan jerawat akibat penggunaan masker terlalu lama.

ilustrasi skincareFoto: iStockphoto/ake1150sb
ilustrasi skincare

6. Niacinamide

Sama seperti Centella asiatica, produk dengan kandungan niacinamide akan terus dicari karena memiliki fungsi dasar yang serupa dengan cica yaitu mampu mengobati kulit dari peradangan akibat iritasi dan jerawat.

Niacinamide juga memiliki fungsi untuk membantu mengontrol proses produksi minyak berlebihan penyebab sebum dan jerawat. Pemilik wajah berminyak tentu banyak mencari kandungan ini, karena tidak jarang wajah mereka mengalami masalah iritasi dan jerawat setelah cukup lama menggunakan masker.

Antioksidan yang terdapat di dalam niacinamide juga dapat membantu mengurangi masalah kulit akibat penuaan dini serta melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dan polusi.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK