Mengenal Tanaman Hias Aroid yang Dibarter dengan Rumah

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 14:19 WIB
Seorang warga Garut rela menukar rumah miliknya seharga Rp500 juta dengan tanaman hias Aroid. Apa itu tanaman hias Aroid? Ilustrasi. Aroid menjadi salah satu jenis tanaman hias yang sedang naik daun, bahkan seorang pria Garut rela menukarnya dengan rumah. (iStockphoto/Supersmario)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang warga Garut Hidmat Syamsudin rela menukar rumah miliknya seharga Rp500 juta dengan tanaman hias

Proses barter itu dilakukan Hidmat dengan seorang penjual bunga asal Depok, Jawa Barat, bernama Mario, pada Sabtu, (9/1) lalu.

"Barternya sudah. Tanggal 9 Januari [2021] kemarin," ujar Hidmat. Dia menukar rumahnya dengan tanaman hias jenis Aroid.


Aroid sendiri memang menjadi salah satu jenis tanaman hias yang saat ini sedang naik daun.

Aroid merupakan nama lain untuk tanaman yang berasal dari keluarga Araceae atau Arum Family. Aroid masuk dalam anggota keluarga tanaman hias yang juga populer seperti Caladium, Monstera, Aglonema, dan Alocasia.

Tanaman hias Aroid memiliki ciri utama berupa spadix atau tongkol. Spadix merupakan bulir yang memiliki tangkai, rakis tebal, dan berdaging. Spadix yang paling jelas bisa dilihat di bunga lili maupun bunga bangkai.

Tanaman Aroid memiliki 114 genera dengan lebih dari 3750 spesies. Tanaman ini banyak hidup di iklim tropis, seperti Indonesia.

Dalam kasus tanaman hias Aroid yang dibarter dengan rumah senilai Rp500 juta, terdapat sejumlah jenis Aroid langka yang ditukar.

Beberapa yang ditukar di antaranya adalah tanaman Philodendron billietiae variegata dan Kings monstera variegata thai constellation.

Philodendron billietiae variegata diketahui berharga Rp55 juta, sedangkan Kings monstera variegata thai constellation dijual seharga Rp60 juta.

Philodendron merupakan jenis Aroid yang merambat. Salah satu yang paling banyak dikenal adalah sirih gading. Keunikan Philodendron terletak pada bentuk daun yang cantik dan warna yang menarik.

Kini, banyak jenis Philodendron yang dikembangkan menjadi tanaman hias. Beberapa diantaranya langka di pasaran.

(ptj/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK