Tanaman Hias yang Cocok di Ruangan Gelap

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 08:05 WIB
Berikut 3 jenis tanaman hias di ruangan gelap yang tetap tumbuh dengan baik walau minim pencahayaan, bahkan kebutuhan air pun tidak terlalu tinggi. Berikut 3 jenis tanaman hias di ruangan gelap yang tetap tumbuh dengan baik walau minim pencahayaan, bahkan kebutuhan air pun tidak terlalu tinggi. (Foto: iStockphoto/Prostock-Studio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merawat tanaman supaya subur, biasanya sangat bergantung pada penyiraman, sinar matahari cukup, serta rutin pemberian pupuk.

Namun ternyata ada juga jenis tanaman hias di ruangan gelap yang tetap tumbuh dengan baik walau minim pencahayaan, bahkan kebutuhan air pun tidak terlalu tinggi.

Meskipun varietas tumbuhan indoor beragam, beberapa tanaman hias berikut ini merupakan rekomendasi dari berbagai sumber karena perawatannya sederhana dan mudah didapat.


Tanaman hias di ruangan gelap berikut cocok diletakkan di kamar tidur maupun kamar mandi agar lebih memberikan kesan cerah dan lebih hidup. 

Banner GIF Tips Merawat Tanaman Hias

1. Anggrek Bulan (Moth Orchid)

Close up of pink orchids.Foto: istockphoto/Lemiuex
Ilustrasi. Moth orchid atau anggrek bulan adalah tanaman hias di ruangan gelap

Jika Anda membutuhkan tanaman hias untuk mengisi sudut ruangan redup supaya lebih berwarna, maka anggrek bulan atau ngengat adalah pilihannya.

Jenis anggrek Phalaenopsis ini merupakan varietas paling populer terutama di Asia Tenggara dan Australia sebagai tanaman rumah.

Dari sekian banyak spesies, anggrek ngengat memiliki bentuk mirip serangga penyerbuk. Fisiknya berwarna ungu cerah dengan akar pendek mirip seperti ngengat terbang.

Bibit anggrek ini mudah ditemui seperti di tempat jual tanaman hias dengan harga yang relatif murah. Tapi ada juga jenis anggrek tertentu yang dibanderol dengan nilai tinggi.

  • Cara Menanam Anggrek Bulan

Sebelum menanam, pastikan Anda membeli jenis anggrek ngengat atau phalaenopsis. Karena beda jenis anggrek bakal berbeda juga cara merawatnya.

Supaya anggrek ngengat cepat berbunga, gunakan tanah dan campuran kulit kayu sebagai media tanam. Untuk wadah bisa memakai pot plastik atau tanah liat.

Selain dalam pot, anggrek bulan juga memungkinkan bila ditanam pada lumut jenis sphagnum yang sudah kering.

  • Perawatan Anggrek Bulan

Sama seperti tanaman lain, anggrek ngengat juga butuh nutrisi untuk tumbuh menghasilkan bunga-bunga cantik dan sehat.

Pupuk buatan adalah jenis pupuk yang bagus untuk merawat anggrek bulan. Pemberian pupuk dapat dilakukan sebulan sekali dengan dosis yang sudah tertera pada kemasan.

Anggrek bulan jangan sering diberi air, idealnya disiram seminggu sekali. Selain itu penting untuk jaga suhu ruangan tetap hangat karena anggrek tidak suka kondisi dingin.

Tanaman anggrek bulan hanya butuh intensitas cahaya sedang, maka hindari meletakkannya di bawah sinar matahari langsung yang bisa membakar daun.

  • Manfaat Anggrek Bulan

Tidak hanya bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga anggrek juga menghasilkan beragam aroma pada setiap jenisnya dan cocok menjadi pewangi ruangan.

Selain itu, sari bunga anggrek sudah lama digunakan untuk pengobatan tradisional di Tiongkok dan dipercaya bisa menyembuhkan beberapa penyakit.

2. Lidah Mertua (Sansevieria)

Variegated tropical leaves pattern of snake plant or mother-in-law's tongue (Sansevieria trifasciata 'Laurentii') and aloe succulent plant on dark nature background.Foto: istock/Chansom Pantip
Lidah mertua atau sansevieria adalah tanaman hias di ruangan gelap yang juga mampu menyaring racun di udara.

Tanaman hias di ruangan gelap selanjutnya yaitu lidah mertua yang masih sejenis dengan sukulen. Artinya, daunnya yang berdaging itu dapat menampung cadangan air.

Sansevieria mempunyai dua jenis, ada yang panjang meruncing berukuran 50-75 cm dan berdaun pendek melingkar dengan panjang 8 cm serta lebar 3-6 cm.

Menurut penelitian Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) dengan ALCA, ditemukan sejumlah bukti bahwa sansevieria dapat mengurangi polusi secara alami.

Kelebihan lidah mertua ini juga mampu menyerap racun seperti karbondioksida, benzena, dan formaldehida. Bahkan adaptasi terhadap lingkungan juga cukup tinggi.

  • Cara Menanam Sansevieria

Teknik menanam sansevieria dapat dilakukan dengan tanam bibit yang sudah jadi maupun peranakan. Tapi jenis anakan akan butuh waktu cukup lama.

Karakter tanaman sansevieria cenderung kering dan tidak suka air berlebih. Menanamnya bisa dengan pasir malang, sekam bakar, dan pupuk organik perbandingan 2:1:1.

Jenis pot terbaik bagi tanaman lidah mertua beragam. Namun disarankan menggunakan berbahan tanah liat atau semen karena memiliki kelebihan dalam menyerap air.

  • Perawatan Sansevieria

Walaupun tidak begitu suka bila kelebihan air, sansevieria tetap butuh disiram. Hanya saja melakukannya jangan sering atau seperlunya.

Penempatan tanaman jenis sukulen ini dianjurkan dalam ruangan sedikit cahaya. Tapi sesekali boleh menjemurnya supaya terpapar sinar matahari.

Perlu diketahui, kebutuhan cahaya untuk sansevieria sangat lembut. Lebih cocok diletakkan dekat jendela atau teras rumah yang tidak terlalu menyorot matahari.

Selain air dan pencahayaan, pupuk tetap harus diberikan supaya mempercepat pertumbuhan tanaman. Anda bisa memakai pupuk daun atau kompos seminggu sekali.

  • Manfaat Sansevieria

Ada sejumlah manfaat yang dimiliki tanaman lidah mertua. Di antaranya menyerap polusi udara atau CO2 pada ruangan untuk kebutuhan fotosintesis dirinya dan produksi oksigen.

Jika menyimpan sansevieria pada ruangan tv, keberadaannya mampu mereduksi gelombang radiasi yang dipancarkan dari barang-barang elektronik tersebut.

3. Aglaonema (Chinese Evergreen)

aglaonemaFoto: istockphoto/ BugTiger
Aglaonema merupakan tanaman hias di ruangan gelap dan hanya butuh sedikit air

Aglaonema atau lebih dikenal dengan 'Sri Rejeki' merupakan salah satu spesies tanaman hias yang banyak dicari.

Mengutip Plant Care Today, aglonema sangat mudah beradaptasi pada kondisi lingkungan apapun. Asalkan tidak disimpan di bawah suhu udara 16 derajat Celcius.

Dikarenakan varietas aglaonema cukup banyak terutama di Indonesia, harga jualnya terbilang cukup mahal. Harga bibit tanaman ini mulai dari Rp 150 ribu hingga jutaan.

Selain berdaun rindang, ciri lain dari aglaonema yaitu mempunyai batang cukup kecil berukuran 1-3 cm, warna daun hijau bercak putih dan kemerahan.

  • Cara Menanam Aglaonema

Ketika akan mulai menanam, pastikan memilih bibit aglaonema dewasa yang berasal dari inangnya. Kemudian rendam terlebih dulu sekitar 3 jam sebelum disemai ke media tanam.

Sebelum ditempatkan ke dalam pot, ada baiknya gunakan media tanam sekam yang telah dibakar.

Alternatif menanam aglaonema bisa dengan cocopeat yang terbuat dari serabut kelapa karena sangat mudah ditemui di Indonesia.

  • Perawatan Aglaonema

Permasalahan umum pada aglaonema adalah daunnya membusuk atau mati karena kelebihan air. Untuk itu, pastikan Anda tahu waktu ideal penyiraman tanaman hias.

Aglaonema tidak perlu sering diberi air, lakukan cek keadaan tanah terlebih dulu. Apabila masih basah tunda penyiraman. Namun bila sedang kemarau cukup sehari sekali disiram.

Supaya aglaonema semakin berkilau, berikan pupuk NPK 16-16-16 dengan metode tabur mengelilingi pot. Takaran dosis pupuk yang dianjurkan ½ atau 1 sendok teh penuh.

  • Manfaat Aglaonema

Selain bermanfaat mempercantik ruangan menjadi lebih cerah karena sentuhan daun-daun yang berkilau, aglonema juga berfungsi menetralkan udara kotor dalam rumah. Bahkan, tanaman hias di ruangan gelap seperti aglaonema ini bisa dijadikan ide bisnis yang cukup menjanjikan.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK