Tips Diet ala Rina Gunawan, Turun 30 Kg dalam Lima Bulan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 26/01/2021 14:40 WIB
Presenter Rina Gunawan berhasil menurunkan berat badannya hingga 30 kilogram. Apa saja tips diet ala Rina Gunawan? Ilustrasi. Presenter Rina Gunawan berhasil menurunkan berat badannya hingga 30 kilogram. (Tangkapan layar via instagram @rinagunawan28)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presenter Rina Gunawan berhasil menurunkan berat badannya hingga 30 kilogram. Dia berbagi tips diet untuk siapa saja yang ingin menurunkan berat badan.

Rina Gunawan memulai proses dietnya pada Juni 2020 lalu. Kala itu, Rina memiliki berat badan mencapai 103,7 kilogram.

"Jadi, kan, sejak Maret itu lockdown. Teteh, tuh, nonton [drama] Korea terus, sambil ngemil. Lama-lama berat badan sampai 103,7 kilogram," ujar Rina bercerita dalam program Brownies TRANS TV, Minggu (24/1).


Diet pun pertama kali dilakukan secara daring melalui ponsel. Rina mencoba mengikutinya dan mempelajarinya.

Sebagai hasilnya, dalam waktu dua bulan, Rina berhasil menurunkan berat badannya hingga 17 kilogram. Bertambah menjadi 23 kilogram selama tiga bulan, 28 kilogram selama 4 bulan, dan 30 kilogram setelah lima bulan.

"Rasanya [badan terasa] enteng banget [setelah turun berat badan]. Kalau dulu, salat juga duduk terus. Kalau jalan, tuh, capai. Naik tangga juga susah banget," kata Rina.

Apa saja tips diet Rina Gunawan?

Yang pertama adalah air putih. Rina mengaku mengonsumsi air putih dalam jumlah yang banyak.

"Minum air putih banyak banget," kata Rina. Dalam sehari, total ada 6 liter air putih yang diminum Rina. Jumlah itu mengisi 6 persen dari berat badan keseluruhan.

[Gambas:Youtube]

Selain itu, Rina juga mengonsumsi meal plan atau menu makanan diet sebanyak lima kali dalam sehari. Rina juga mengganti menu sarapan dengan oatmeal.

Tak hanya itu, selama diet, Rina juga menghindari asupan minyak, santan, dan tepung terigu. "Jadi teteh enggak makan minyak, enggak makan santan. Terigu juga enggak dimakan," katanya.

Kalau ingin mencamil, Rina membuat 'bakwan sehat' berbahan oatmeal--sebagai pengganti tepung terigu--yang dibuat adonan dan digoreng tanpa minyak. "Tetap pakai sayur juga [seperti bakwan]," katanya.

Di masa pandemi, banyak ahli menganjurkan masyarakat untuk tidak menjalankan program diet demi menjaga daya tahan tubuh tetap kuat. Namun, Rina mengaku tak takut menjalani diet di tengah pandemi.

"Padahal, sebenarnya kalau kita makannya sembarangan, itu yang bikin sakit. Kalau teteh, kan, enggak," kata Rina.

Berat badan yang sehat memang menjadi salah satu kunci utama untuk kesehatan secara keseluruhan.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK