Jeruk Kumquat, Buah Keberuntungan di Tahun Baru Imlek

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 13/02/2021 20:15 WIB
Selain menjadi simbol keberuntungan, kumquat merupakan buah yang kaya dengan vitamin C dan E, serta serat yang penting untuk kesehatan tubuh. Selain menjadi simbol keberuntungan, kumquat merupakan buah yang kaya dengan vitamin C dan E, serta serat yang penting untuk kesehatan tubuh. (iStockphoto/popovaphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pohon jeruk kumquat yang dihiasi dengan lai see fong atau amplop merah merupakan dekorasi yang dipercaya membawa keberuntungan kala perayaan Imlek atau Tahun Baru China.

Terlepas sebagai simbol keberuntungan, kumquat sendiri, buah jeruk kecil berwarna orange seukuran buah anggur besar, merupakan gudang nutrisi yang dikemas dengan vitamin C dan E.

Kandungan tersebut menjadikannya sebagai camilan yang sehat, terutama pada musim-musim seperti ini.


Praktisi pengobatan tradisional China (TCM) yang berbasis di Hong Kong, Cecilia Cheung Po-wan mengatakan seseorang paling banyak harus makan lima sampai enam kumquat setiap hari.

Menurutnya, buah itu baik untuk sistem pernapasan dan membantu menyehatkan kulit.

"Dalam pengobatan China, makanan yang kami anggap asam seperti kumquat baik untuk batuk, hidung tersumbat, atau ketika Anda berdahak di tenggorokan," paparnya, sebagaimana dilansir SCMP.

"Jeruk dalam kumquat bertindak seperti astringent untuk meredakan peradangan," tambahnya.

Saran Po-wan, cara yang baik untuk menenangkan tenggorokan adalah dengan mencampurkan madu dan kumquat dengan air panas.

Dia lanjut mengatakan bahwa buah kecil itu juga tinggi serat, yang baik untuk pencernaan.

"Di TCM kami menganggapnya sebagai makanan yang menghangatkan, jadi ini membantu pencernaan. Anda tidak bisa makan terlalu banyak makanan dingin, karena itu akan memperlambat sirkulasi darah. "

Untuk membantu pencernaan, Po-wan menyarankan makan kumquat dengan cranberry atau malt, sedangkan kumquat yang dijus dengan buah pir dapat membantu menyehatkan paru-paru.

Kendati demikian, dia memperingatkan penderita diabetes untuk tidak makan banyak kumquat karena kandungan gula alami yang tinggi.

Jika Anda membeli atau menerima pohon kumquat pada musim perayaan ini, jangan biarkan buahnya terbuang percuma.

Di Hong Kong, umumnya mereka akan mengawetkan kumquat dengan garam (atau gula) dalam toples kaca. Seiring waktu, sari buah akan tercampur ke dalam garam dan membuatnya menjadi air garam berwarna coklat tua.

Manisan atau asinan yang diawetkan yang bertahun-tahun ini dapat dicampur dengan air panas sebagai obat sakit tenggorokan dan flu.

(agn/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK