Cara Merawat Tanaman Hias Marigold, Si Kuning Oranye Ceria

Tim | CNN Indonesia
Rabu, 24 Feb 2021 18:15 WIB
Tanaman hias marigold paling jago membuat halaman atau teras rumah menjadi lebih ceria. Berikut cara merawat tanaman hias marigold. Ilustrasi. Tanaman hias marigold paling jago membuat halaman atau teras rumah menjadi lebih ceria. (iStockphoto/Hana Richterova)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman hias marigold paling jago membuat halaman atau teras rumah menjadi lebih ceria. Berikut cara merawat tanaman hias marigold.

Dikenal sebagai tanaman berbunga cantik dengan simbol keberuntungan, marigold memang sangat cocok apabila ditanam di halaman rumah. Bunga ini mampu menyuntikkan suasana cerah ke area halaman.

Ada banyak varietas bunga marigold yang dikenal di seluruh dunia. Tagetes erecta atau bunga marigold yang berasal dari Meksiko merupakan varietas yang paling umum ditemukan.


Kini, tanaman tersebut juga telah dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, bunga ini disebut juga sebagai bunga kenikir.

Tanaman ini hadir dengan kelopak bunga yang cantik dan penuh warna. Spektrum warna dari kuning hingga oranye dihadirkan, bahkan beberapa varietas hadir dengan gradasi warna keduanya.

Marigold juga jadi salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Sinar matahari menjadi kunci utamanya.

Berikut cara merawat tanaman hias marigold, mengutip berbagai sumber.

1. Lokasi tanam

Marigold tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Bahkan, bunga satu ini tahan terhadap musim panas atau kemarau yang sangat terik.

Namun, beda varietas, beda pula ketahanan tanaman. Marigold Afrika, misalnya, yang lebih tahan terhadap kekeringan. Sementara marigold Prancis lebih toleran terhadap kondisi basah.

Anda tidak disarankan menanam marigold di area yang teduh, sejuk, dan lembap. Di area seperti itu, marigold rentan terhadap pembusukan dan tidak akan mekar dengan baik.

Jangan lupa juga untuk menanam marigold di atas tanah yang subur dengan drainase yang baik.

2. Penyiraman

Konon, tanda bunga yang bagus adalah yang tidak perlu disiram dengan penuh perhatian. Marigold sangat cocok dengan karakter ini.

Tanaman yang baik tidak membutuhkan banyak cara penyiraman. Kecuali jika cuaca sangat kering dan panas.

Berhati-hati lah dalam menyiram marigold. Jangan pernah menyiramnya dari arah atas atau kelopak bunga dan daun. Dalam kondisi yang terlalu basah, tanaman akan rusak dan kelopak bunga cenderung membusuk.

Selain itu, marigold juga rentan terhadap pembusukan akar. Jadi, Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menyiramnya. Lakukan penyiraman saat tanah sudah dirasa kering.

3. Kebutuhan cahaya matahari

Berasal dari iklim yang cerah dan hangat, marigold menyukai daerah cerah dengan paparan sinar matahari penuh.

Kendati demikian, marigold sendiri sebenarnya mampu bertahan dalam cuaca tanpa paparan sinar matahari penuh. Namun, dalam cuaca ini, marigold akan mekar dalam waktu yang lebih lama dan kurang produktif.

Selain itu, suasana teduh juga membuat marigold rentan mengalami pembusukan yang bisa memengaruhi tunas dan batangnya.

4. Pemberian pupuk

Anda bisa memberikan pupuk yang larut dalam air setiap bulannya. Namun, hati-hati, jangan sampai Anda memberikan pupuk berlebihan. Pupuk yang terlalu banyak atau tanah yang terlalu subur dapat menghasilkan tanaman yang lemah dan tingkat mekar yang lebih rendah.

5. Pemangkasan

Jangan lupa untuk memangkas tanaman yang sudah mati. Cara ini akan meningkatkan penampilan tanaman dan mendorong mereka lebih mekar.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER