Jenis-jenis Kesepian yang Sering Dialami

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 28/02/2021 12:46 WIB
Di zaman kiwari, kesepian adalah hal yang sangat lumrah dialami banyak orang. Ada beberapa jenis kesepian yang perlu diketahui. Ilustrasi. Di zaman kiwari, kesepian adalah hal yang sangat lumrah dialami banyak orang. (Jeff Sheldon/Unsplash.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di zaman kiwari, kesepian adalah hal lumrah yang dialami banyak orang. Ada beberapa jenis kesepian yang perlu diketahui.

Psikolog Stephanie Reihana mengatakan, konsep utama dari kesepian adalah penghayatan individu dalam berinteraksi. Saat harapan akan interaksi itu tidak dipenuhi, di sana lah kesepian muncul.

Harapan berinteraksi pada setiap orang juga akan saling berbeda satu sama lain. "Jadi, kesepian ini sifatnya subjektif, tergantung masing-masing individu," ujar Stephanie pada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.


Kesepian juga tak hanya berarti hidup seorang diri. Lebih dari itu, kesepian menandakan tak adanya koneksi emosional dengan orang lain atau tak terpenuhinya harapan akan berinteraksi tersebut.

Jenis-jenis Kesepian yang Sering Dialami

Setidaknya ada beberapa jenis kesepian yang sering dialami banyak orang.

1. Kesepian eksistensial

Kesepian eksistensial ibarat pisau bermata dua. Pada kadar tertentu, kesepian eksistensial dipandang baik dan berguna bagi kehidupan manusia. Tapi, pada kondisi yang parah, kesepian ini justru sangat berbahaya.

Kesepian eksistensial muncul saat seseorang menyadari bahwa dirinya merupakan sosok yang individualis dan terpisah dari orang lain.

Mengutip Psychology Today, pada kadar tertentu atau saat seseorang punya kemampuan untuk mengontrol perasaannya, kesepian jenis ini bisa saja bermanfaat. Namun, kesepian jenis ini bisa menjadi sangat mengganggu dalam kadar berlebihan.

Dalam pemahaman Stephanie, kesepian eksistensial lebih didasarkan pada alasan yang bersifat filosofis. Dalam kondisi yang parah, perasaan ini membuat seseorang merasa tak berdaya, terpisah dari orang lain, bahkan merasa tak dianggap ada. "Dalam hal ini, eksistensi diri yang bermasalah," kata dia.

2. Kesepian emosional

Kesepian emosional lahir dari perasaan nihilnya hubungan emosional yang terbangun dengan orang lain.

"Kesepian jenis ini bisa dirasakan saat seseorang merasa tak punya hubungan emosional dengan orang lain," kata Stephanie.

3. Kesepian sosial

Kesepian sosial terjadi saat seseorang merasa terpisah dari lingkungan komunitasnya.

Dalam kesepian ini, ujar Stephanie, seseorang akan merasa tak mendapatkan dukungan.

Namun, Stephanie menegaskan bahwa kesepian emosional dan sosial bisa saling berkaitan satu sama lain. Kesepian emosional, lanjutnya, tak akan muncul jika tak merasa sepi secara sosial.

"Seseorang enggak akan bisa merasakan kesepian emosional jika lingkungan sosialnya baik," kata Stephanie.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK