HARI OBESITAS SEDUNIA

Kasus Obesitas di Indonesia Kian Mengkhawatirkan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/03/2021 17:07 WIB
Peringatan Hari Obesitas Sedunia menjadi refleksi kondisi obesitas di Indonesia yang semakin parah. Tiap tahun, kasus obesitas di Indonesia selalu meningkat. Ilustrasi. Peringatan Hari Obesitas Sedunia menjadi refleksi kondisi obesitas di Indonesia yang semakin parah. (iStockphoto/Motortion)
Jakarta, CNN Indonesia --

Peringatan Hari Obesitas Sedunia setiap 4 Maret jadi refleksi kondisi obesitas di Indonesia yang semakin parah. Tiap tahun, orang yang mengalami obesitas semakin meningkat di Indonesia.

Seseorang dikategorikan obesitas jika memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih besar atau sama dengan 27. Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevalensi obesitas mencapai 10,5 persen. Lima tahun berselang angka obesitas meningkat menjadi 14,8 persen.

Jumlah itu kembali meningkat berdasarkan data Riskesdas terbaru pada 2018 yang menunjukkan 21,8 persen masyarakat mengalami obesitas. Jika terus dibiarkan, penelitian memprediksi angka obesitas dapat mencapai 40 persen pada 2030.


"Kondisi obesitas di Indonesia semakin parah dari tahun ke tahun. Jika tidak segera ditangani, sebuah riset menyatakan diperkirakan tahun 2030 akan menjadi 40 persen, yang artinya hampir 1 dari setiap 2 orang dewasa di Indonesia akan mengalami obesitas," kata ahli gizi Mochammad Rizal, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/3).

Menurut Rizal, penyebab utama obesitas adalah karena ketidakseimbangan antara kalori atau energi yang masuk dari makanan dengan aktivitas yang dilakukan.

Dengan kata lain, kalori yang masuk begitu banyak sedangkan aktivitas yang dilakukan semakin sedikit sehingga membuat berat badan meningkat. Kondisi ini dapat semakin parah karena pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang beraktivitas dari rumah.

Selain kalori dan aktivitas, Rizal juga berpendapat faktor ekonomi membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan makanan dan juga menggunakan kendaraan untuk beraktivitas.

"Kemudian juga faktor semakin menjamurnya gerai-gerai makanan lezat dan tinggi kalori yang semakin menggugah selera makan masyarakat kita, ditambah iklan-iklannya yang semakin menarik," ungkap Rizal yang terkenal dengan akun Instagram @rizalnutritionist.

Kondisi obesitas ini harus segera ditangani karena dikaitkan dengan sejumlah penyakit. Orang dengan obesitas lebih berisiko terkena tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Orang dengan obesitas juga harus berusaha mengembalikan berat badan pada kondisi yang ideal dengan melakukan perubahan gaya hidup sehat melalui diet gizi seimbang dan juga berolahraga.

(ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK