5 Alasan Dapur Bisa Picu Stres

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/03/2021 07:04 WIB
Dapur bisa jadi sumber kebahagiaan sekaligus sumber stres. Berikut alasan dapur bisa memicu stres. Ilustrasi. Dapur bisa jadi sumber kebahagiaan sekaligus sumber stres. (iStockphoto/FluxFactory)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ibarat dua sisi mata uang. Dapur tak hanya bisa meredakan stres karena aktivitas memasak yang menyenangkan, tapi juga justru bisa menjadi pemicu stres.

Mengapa bisa demikian? Ada banyak hal yang bisa membuat dapur menjadi sumber stres, alih-alih kesenangan.

Mengutip Insider, berikut beberapa alasan dapur bisa memicu stres.


1. Penerangan kurang

Terapis Weena Cullins mengatakan, ruangan dengan penerangan yang kurang membuat pekerjaan semakin sulit dilakukan. Lingkungan yang tampak kusam atau kurang cerah bisa berdampak negatif untuk kesehatan mental.

"Dapur yang suram mungkin kurang memberikan energi yang bisa mempengaruhi kreativitas di dapur. Jika kita tidak merasa terinspirasi, maka memasak atau menyiapkan makanan mungkin terasa membosankan," kata Cullins.

2. Meja yang padat

Meja atau counter yang padat dan berantakan bisa memicu stres. Buat sebagian orang, kata Cullins, banyak alat yang terpampang atau bahkan tersambung dengan listrik meski tidak terpakai akan sangat mengganggu. Sebaiknya, biarkan meja atau counter agak lengang.

3. Tumpukan piring kotor

Tampilan visual seperti tumpukan piring kotor bakal memicu stres jika tidak segera dibereskan. Oleh karenanya, cuci tiap kali Anda berkesempatan mencuci alat makan atau apa pun yang Anda gunakan agar tidak menumpuk.

4. Sampah

Sangat wajar jika Anda menemukan sampah di dapur. Usahakan memiliki tempat sampah tertutup. Hal ini akan mengurangi risiko paparan pemandangan yang tak enak dilihat mata seperti sampah.

"Sampah, apalagi sampai [sampah] keluar dari tempatnya, dan bau tak sedap sering menciptakan perasaan tidak nyaman dan kadang rasa jijik," kata terapis Cecille Ahrens.

5. Saat dapur juga jadi tempat kerja

Terapis Ariel Sank mengatakan, selama setahun terakhir sebagian orang bekerja dari rumah. Akibatnya, sulit memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi, termasuk dalam hal membagi area.

"Dengan menciptakan area terpisah antara di mana Anda kerja dan bersantai, Anda tidak hanya menciptakan pemisahan secara fisik, tapi memisahkan secara mental juga," katanya.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK