4 Tips Agar Seks Tetap Nikmat Meski Minim Sensasi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 01:02 WIB
Penetrasi terkadang tidak menimbulkan sensasi menyenangkan. Berikut tips agar penetrasi tetap menyenangkan meski tanpa sensasi. Ilustrasi. Penetrasi terkadang tidak menimbulkan sensasi menyenangkan. (iStockphoto/theevening)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penetrasi terkadang tidak menimbulkan sensasi menyenangkan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar seks dengan penetrasi tetap menyenangkan meski tanpa sensasi.

Sentuhan dan ciuman adalah kunci sensasi menyenangkan dalam seks. Sentuhan yang turun ke area telinga, bibir, dan leher akan terasa menyenangkan.

Sayangnya, sensasi itu terkadang tak bertahan hingga tiba saatnya pada menu utama penetrasi. Ada yang salah? Tenang, tidak ada yang salah dengan tubuh Anda.


Studi yang dilakukan oleh Chapman University menemukan, perempuan cenderung orgasme saat foreplay, fingering, seks oral, dan komunikasi yang baik.

Artinya, seks dengan penetrasi memerlukan foreplay maksimal agar perempuan siap, baik secara fisik maupun psikis.

"Jika seorang perempuan tidak sepenuhnya terangsang untuk berhubungan seks, dia tidak akan basah dan seks jadi menyakitkan," kata ahli keintiman dan relationship coach, Lia Holmgren, mengutip dari Bustle.

Agar ada sensasi lebih saat penetrasi, ada beberapa cara yang bisa Anda coba.

1. Tunda orgasme

Ada sebagian perempuan yang merasakan orgasme saat foreplay. Jika Anda satu di antaranya, Holmgren menyarankankan untuk menundanya hingga penetrasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi sesi 'menu utama' yang bakal tidak begitu banyak sensasi seperti saat foreplay.

"Jika Anda orgasme sebelum penetrasi, rasa bahagia itu bisa hilang. Anda mungkin basah, tapi Anda tidak akan terlalu menikmati penetrasi," imbuhnya.

Dia menambahkan, memicu orgasme saat penetrasi bisa dilakukan dengan fingering atau menggunakan sex toys.

2. Menemukan bagian vagina paling sensitif

Sudah saatnya Anda kembali mengeksplorasi vagina. Klitoris memang jadi bagian yang paling menyenangkan untuk dirangsang, tetapi kenapa tidak menjelajah lebih?

Dengan bantuan jari atau sex toys, coba stimulasi internal atau bagian dinding depan vagina. Kemudian telusuri lagi bagian bernama 'A-spot' yang terletak di dinding depan vagina, dekat serviks. Area ini bisa dirangsang dengan penetrasi yang sangat dalam.

Seksolog Jess O'Reilly pun menyarankan lokasi yang tak kalah menarik yakni 'Cul-De-Sac'. "Terletak di seberang A-spot di dinding belakang vagina pada titik terdalamnya, wilayah sensitif ini dikaitkan dengan rangsangan ganda pada vagina dan rektum," katanya.

"Saat rahim miring ke atas selama respons seksual, 'Cul-De-Sac' mungkin menjadi lebih responsif terhadap tekanan dan rangsangan."

3. Sedikit 'gesekan'

Robyn Salisbury, psikolog klinis, mengatakan bahwa vagina tidak memiliki banyak sensasi. Kenikmatan saat penetrasi datang dari penis yang berada di dalam, kedekatan hubungan dan gesekan pada klitoris beserta ujung sarafnya.

"Beberapa suka tekanan benturan yang timbul dari gerakan penetrasi jadi seks mengharuskan Anda bergeser atau pasangan menggeser pinggul untuk menemukan lokasi tepat demi memaksimalkan gesekan," kata Salisbury mengutip dari Stuff.

Stimulasi pada klitoris pun bisa diinisiasi dengan meminta pasangan merangsang dengan jari selama penetrasi. Ini bakal menambah sensasi dan memungkinkan orgasme.

4. Eksplorasi stimulasi lain

Sensasi tidak bersumber pada area genital saja. Ada titik-titik stimulasi lain yang bisa dieksplorasi. O'Reilly menyarankan untuk menstimulasi area puting, perineum, ciuman lebih dalam atau apa pun yang Anda berdua sukai.

Penetrasi memang bukan untuk semua orang. Dia menambahkan, selera personal jelas tidak memerlukan pengakuan orang lain.

"Anda adalah ahlinya tubuh Anda sendiri dan preferensi Anda sendiri. Anda tidak harus belajar menikmati seks secara spesifik untuk menyamakan kehidupan seks Anda dengan norma kultural heteronormatif," katanya.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK