Ilustrasi. Umat Islam disarankan untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah demi mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Pemerintah telah menyarankan warga untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.
Sementara itu, warga yang tinggal di daerah zona hijau dan kuning diperbolehkan untuk melaksanakan salat Idulfitri di lapangan atau tempat terbuka dengan kapasitas yang dibatasi.
Di luar itu, dengan alasan kondisi darurat seperti Covid-19, pelaksanaan salat Idulfitri bisa dan boleh dilakukan di rumah dengan hanya melibatkan sedikit jemaah dari anggota keluarga.
Mengutip laman Nahdlatul Ulama, pada situasi kritis seperti pandemi, umat Islam akan menemui uzur yang memberikan keringanan (rukhsah). Pasalnya, umat Islam tak memiliki pilihan lain selain keharusan untuk menjaga jarak dari kerumunan.
Panduan, Niat, dan Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah
Pada tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan panduan kaifiat takbir dan salat Idulfitri selama masa pandemi Covid-19.
Berikut panduan salat Id di rumah.
Salat seorang diri
MUI memberikan panduan salat Id seorang diri, bagi mereka yang tak bisa mudik karena larangan pemerintah. Salat Id seorang diri bisa diawali dengan niat dan bacaan sebagai berikut:
Artinya: "Aku sengaja niat salat sunah Idulfitri karena Allah SWT"
Salat yang dilaksanakan sendiri memiliki ketentuan antara lain:
- melafalkan niat untuk beribadah secara sendiri - salat dengan bacaan pelan - tidak perlu ada khotbah
Simak panduan salat Idulfitri berjemaah di rumah pada halaman berikutnya.
Jika jemaah berjumlah empat orang, yang terdiri dari tiga makmum, maka khatib bisa melaksanakan khotbah. Itu pun jika ada dari anggota keluarga yang bisa memberikan khotbah.
Namun, bila jemaah kurang dari empat orang atau tidak ada yang berkemampuan memberikan khotbah, maka salat Idulfitri bisa dilakukan berjemaah tanpa khotbah.
Berikut panduan kaifiat salat Idulfitri secara berjamaah di rumah.
1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi'ah", tanpa azan dan iqamah.
Pemerintah telah menyarankan warga untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah demi mencegah penyebaran virus corona.
Sementara itu, warga yang tinggal di daerah zona hijau dan kuning diperbolehkan untuk melaksanakan salat Idulfitri di lapangan atau tempat terbuka dengan kapasitas yang dibatasi.
Di luar itu, dengan alasan kondisi darurat seperti Covid-19, pelaksanaan salat Idulfitri bisa dan boleh dilakukan di rumah dengan hanya melibatkan sedikit jemaah dari anggota keluarga.
Mengutip laman Nahdlatul Ulama, pada situasi kritis seperti pandemi, umat Islam akan menemui uzur yang memberikan keringanan (rukhsah). Pasalnya, umat Islam tak memiliki pilihan lain selain keharusan untuk menjaga jarak dari kerumunan.
Panduan, Niat, dan Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah
Pada tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan panduan kaifiat takbir dan salat Idulfitri selama masa pandemi Covid-19.
Berikut panduan salat Id di rumah.
Salat seorang diri
MUI memberikan panduan salat Id seorang diri, bagi mereka yang tak bisa mudik karena larangan pemerintah. Salat Id seorang diri bisa diawali dengan niat dan bacaan sebagai berikut:
Artinya: "Aku sengaja niat salat sunah Idulfitri karena Allah SWT"
Salat yang dilaksanakan sendiri memiliki ketentuan antara lain:
- melafalkan niat untuk beribadah secara sendiri - salat dengan bacaan pelan - tidak perlu ada khotbah
Simak panduan salat Idulfitri berjemaah di rumah pada halaman berikutnya.
Tata Cara Salat Berjemaah di Rumah
Ilustrasi. Umat Islam disarankan untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah demi mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19. (istockphoto/Kadir bolukcu)
Jika jemaah berjumlah empat orang, yang terdiri dari tiga makmum, maka khatib bisa melaksanakan khotbah. Itu pun jika ada dari anggota keluarga yang bisa memberikan khotbah.
Namun, bila jemaah kurang dari empat orang atau tidak ada yang berkemampuan memberikan khotbah, maka salat Idulfitri bisa dilakukan berjemaah tanpa khotbah.
Berikut panduan kaifiat salat Idulfitri secara berjamaah di rumah.
1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi'ah", tanpa azan dan iqamah.