Covid Nails, Garis Kuku Tanda Terinfeksi Corona

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 11:40 WIB
Anda pasti sudah pernah dengar soal covid tongue dan berbagai gejala serta tanda lain infeksi corona. Namun kini muncul garis kuku tanda terinfeksi corona. ilustrasi kuku. (pikilamao0/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anda pasti sudah pernah dengar soal covid tongue dan berbagai gejala serta tanda lain infeksi corona. Namun kini muncul garis kuku tanda terinfeksi corona.

Profesor Tim Spector, peneliti utama aplikasi Zoe COVID Symptom Study, mengungkapkan Covid nail "semakin dikenali saat kuku pulih setelah infeksi dan pertumbuhan pulih, meninggalkan garis yang jelas."

Garis kuku ini dikenal sebagai garis Beau. Garis atau lekukan horizontal muncul di lempeng kuku dan dapat disebabkan oleh gangguan pertumbuhan kuku Anda karena cedera atau sakit. Spector mencatat bahwa pada pasien Covid-19, mereka dapat terjadi tanpa adanya ruam kulit dan tampaknya tidak berbahaya.


"Perubahan ini telah lama dikenal sebagai 'garis Beau' dan merupakan lekukan melintang di kuku banyak, atau semua, kuku tangan dan terkadang kuku kaki," kata Tanya Bleiker, presiden British Association of Dermatologists.

"Perubahan ini telah lama dikenal sebagai 'garis Beau' dan merupakan lekukan melintang di kuku banyak, atau semua, kuku tangan dan terkadang kuku kaki," katanya.

Mengutip Huffington Post, Laporan kasus yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan mencatat fenomena tersebut telah tercatat pada pasien COVID di tempat lain. Seorang pria berusia 45 tahun datang dengan lekukan horizontal pada kuku jari tangan dan kakinya - tiga setengah bulan sebelumnya, dia didiagnosis COVID-19 setelah tes swab PCR positif. Gejalanya berlangsung selama 10 hari dan dia tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Garis kuku tanda terinfeksi corona ini biasanya muncul di kuku antara dua dan tiga minggu setelah sakit - dan sedikit kemudian di kuku kaki.

"Mereka tidak berbahaya dan tumbuh seiring waktu," tambah Bleiker.

Munculnya garis kuku tanda terinfeksi corona. ini disebut berkaitan karena demam tinggi yang dialami.

"Covid dapat menyebabkan suhu melonjak, yang dapat berkontribusi pada pembentukan garis kuku ini," kata Michele S. Green, dokter kulit di Lenox Hill Hospital di New York, kepada Healthline.

Hanya saja, kata Bleiker, Anda juga harus cermat. Pasalnya garis Beau tidak eksklusif untuk COVID - jadi itu bukan tanda pasti Anda terkena virus. Penyebab lainnya termasuk trauma pada kuku, eksim, malnutrisi berat, penyakit Raynaud, hipertensi, epilepsi, gagal ginjal, penyakit Kawasaki, dan kemoterapi.

Garis kuku tanda terinfeksi corona juga dikaitkan dengan adanya demam tinggi, menurut Penasihat Dermatologi, yang merupakan salah satu gejala utama virus corona tetapi juga banyak penyakit lain termasuk demam berdarah, pneumonia, dan malaria.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK