Studi: Konsumsi Yoghurt Turunkan Risiko Jantung Koroner

tim | CNN Indonesia
Selasa, 15 Jun 2021 09:20 WIB
Studi mengungkap bahwa konsumsi yoghurt menurunkan risiko jantung koroner. Studi mengungkap bahwa konsumsi yoghurt menurunkan risiko jantung koroner. (iStockphoto/alexialex)
Jakarta, CNN Indonesia --

Yoghurt merupakan salah satu makanan yang bergizi yang memiliki berbagai manfaat. Salah satunya yakni bahwa konsumsi yoghurt dua kali seminggu dapat membantu turunkan risiko jantung koroner, menurut studi.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension pada 2018 menemukan bahwa ada hubungan antara makan dua atau lebih porsi yoghurt seminggu dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

"Kami berhipotesis bahwa asupan yoghurt jangka panjang dapat mengurangi risiko masalah kardiovaskular karena beberapa penelitian kecil sebelumnya telah menunjukkan efek menguntungkan dari produk susu fermentasi," kata Justin Buendia, salah satu penulis studi tersebut, seperti dikutip Science Daily.


Dia menambahkan, "Di sini, kami memiliki kelompok pria dan wanita hipertensi yang sangat besar, yang diikuti hingga 30 tahun."

Para peneliti dari Boston University dan Harvard Medical School memeriksa catatan kesehatan lebih dari 55.000 wanita dengan tekanan darah tinggi antara usia 30 dan 55 dan 18.000 pria antara usia 40 dan 55.

Setiap peserta kemudian mencatat diet harian mereka dan diagnosis medis apa pun, termasuk serangan jantung, stroke, atau kondisi lain.

Studi tersebut menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi yoghurt dua kali seminggu atau lebih, pria 19 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menderita serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi produk susu.

Wanita melihat penurunan yang sangat besar, menjadi 30 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami keadaan darurat jantung.

Namun, baik pria maupun wanita yang mengonsumsi yoghurt secara teratur mengalami penurunan risiko penyakit jantung koroner hingga 20 persen.

"Hasil kami memberikan bukti baru yang penting bahwa yoghurt dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung saja atau sebagai bagian konsisten dari diet yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang kaya serat," kata Buendia.

Kendati demikian, jika Anda ingin mulai memasukkan lebih banyak yoghurt ke dalam makanan, Anda tidak boleh mengambil sembarang produk saat berbelanja.

Menurut Cleveland Clinic, banyak merek yoghurt dikemas dengan gula -bahkan ketika dibuat dengan buah asli- bahkan klaim bebas gula lainnya penuh dengan pemanis buatan yang tidak sehat yang dapat membuat tubuh Anda menginginkan makanan manis di kemudian hari.

Sebaliknya, pilihan terbaik adalah yoghurt yang tidak beraroma sehingga Anda dapat menambah bahan-bahan segar sendiri di rumah.

"Plain yoghurt tanpa lemak adalah yang terbaik," kata ahli diet Julia Zumpano kepada Cleveland Clinic. "Baik yang plain dan greek yoghurt adalah sumber protein, kalsium, dan probiotik yang sangat baik."

Menurut Best Life, Penelitian terbaru lainnya menunjukkan bahwa yoghurt mungkin bukan satu-satunya produk susu yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Sebuah studi yang diterbitkan pada 24 Mei di International Journal of Obesity menemukan bahwa minum susu setiap hari juga bisa sangat baik untuk jantung Anda.

Para peneliti di balik laporan baru-yang terdiri dari tim dari University of Reading, University of South Australia, Southern Australian Health and Medical Research Institute, University College London, dan University of Auckland-mengamati hampir dua juta peserta dari Inggris dan AS melalui studi populasi besar lainnya dan memilih orang yang mengonsumsi susu tingkat tinggi.

Mereka menemukan bahwa peminum susu biasa yang meneguk setidaknya satu gelas susu sehari memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena penyakit jantung koroner.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER