Cerita di Balik Kesuksesan Bittersweet by Najla

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 07:45 WIB
Bittersweet by Najla diklaim sebagai pelopor dessert box. Popularitasnya pada 2018 tiba-tiba mencuri perhatian para pecinta makanan manis. Ilustrasi. Bittersweet by Najla diklaim sebagai pelopor dessert box. Popularitasnya pada 2018 tiba-tiba mencuri perhatian para pecinta makanan manis. (iStockphoto/Jobrestful)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selalu ada tren dalam dunia kuliner. Sebut saja dessert box atau kotak kue. Salah satunya yang dikeluarkan oleh Bittersweet by Najla, yang diklaim sebagai pelopor dessert box di Indonesia.

Dessert box itu hadir dalam rupa kue yang berbentuk kotak. Beragam rasa ditawarkan, siapa pun tinggal memilih mana yang disuka.

Siapa sangka jika dessert box buatan Najla Bisyir ini bisa begitu meledak pada 2018 lalu? Tiba-tiba saja makanan manis ini mencuri perhatian banyak orang.


Popularitas kue-kue buatan Najla tentu tak muncul tiba-tiba. Selayaknya bisnis, ada perjalanan yang harus ditempuh.

Di awal usahanya, Najla bahkan tak menyajikan dessert box, melainkan cinnamon roll yang menjadi awal kesuksesannya saat ini.

Setelah kelahiran anak ketiga, Najla mulai berpikir untuk melakukan hal baru. Ia pun mulai melirik dunia bisnis dan mempertemukannya dengan aktivitas favoritnya, yakni memasak dan membuat kue.

"Role model saya itu nenek. Dia orang yang memberikan dukungan, nasihat. Nenek itu pebisnis wanita yang handal. Dari situ saya mulai bisnis, bahwa saya harus punya uang sendiri," ujar Najla dalam webinar bersama ShopeePay Talk, Jumat (18/6).

Sekitar 2015, ia melihat cinnamon roll cukup 'hits' saat itu. Dari sini, ia pun mempromosikan cinnamon roll buatannya lewat media sosial Path.

Saat itu, Path hanya memungkinkan koneksi dengan maksimal 250 orang sehingga audiens memang terbatas. Namun, Najla cukup puas saat sahabat-sahabatnya memberikan respons positif dan mendorong dia untuk menjual cinnamon roll lebih luas.

"Saya coba buka pemesanan [pre-order]. Akhirnya saya dapet 23 loyang, ada peluang. Akhirnya saya mulai kembangkan, enggak cinnamon roll doang, tapi ada bolu jadul, bolu moka, dan kue lain," katanya.

Setelah 4 bulan pertama usaha, ia belajar untuk mengambil certified baker di Singapura dan Malaysia. Toko harus tutup 3-4 bulan. Namun, ini sepadan dengan ilmu sekaligus ide-ide segar yang kemudian ia terapkan sepulang ke tanah air, termasuk ide dessert box.

Promosi Sana-sini, Medsos Jadi Kunci

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK