Jakarta, CNN Indonesia -- Lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan membuat sebagian orang khawatir memeriksakan diri ke rumah sakit. Padahal, pasien dengan penyakit kronis juga membutuhkan perawatan rutin di rumah sakit.
Misalnya, pasien gagal ginjal yang harus melakukan cuci darah rutin. Jika melewatkan jadwal hemodialisanya, pasien tersebut bisa mengalami pemburukan. Sama juga halnya dengan pasien kanker yang menjalani kemoterapi, pasien dengan penyakit jantung, dan penyakit kronik lainnya.
"Jangan sampai kita terdistraksi dengan satu risiko tapi melupakan risiko lain. Covid-19 memang risiko, tapi ada penyakit lainnya yang sama berbahaya, tapi bisa ditangani dengan pengobatan rutin," kata Deputi Presiden Direktur Siloam Hospital, Carolina Riady dalam siaran langsung di Instagram, Senin (20/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak ada jaminan pasti untuk terlindung dari Covid-19, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terpapar virus SARS-CoV-2 saat berkunjung ke rumah sakit.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap terlindungi saat memeriksakan diri ke rumah sakit.
1. Buat jadwal temu
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan jika hendak mengunjungi rumah sakit adalah membuat janji temu dengan dokter.
Di masa pandemi ini, rumah sakit biasanya membuka sistem untuk perjanjian temu dengan dokter secara virtual. Jika kondisi pasien tidak memungkinkan, maka akan diatur jadwal untuk bertemu dengan dokter sekaligus menerima pengobatan.
Membuat jadwal terlebih dulu juga akan memudahkan rumah sakit menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Selain itu, datang sesuai jadwal membuat Anda terhindar dari antre terlalu lama, atau berdesakan di ruang tunggu.
2. Ikuti arahan petugas rumah sakit
Saat datang ke rumah sakit, biasanya akan ada petugas yang mengarahkan Anda untuk mendaftar ke bagian yang dituju. Petugas juga akan mengatur ruang tunggu, termasuk tempat di mana Anda bisa duduk.
Perlu diingat bahwa rumah sakit sudah memastikan flow masuk-keluar pasien agar lebih teratur dan tertib. Hal ini juga membantu sirkulasi udara di rumah sakit agar tidak bertumpuk pada satu tempat.
"Pihak rumah sakit pasti selalu memastikan bahwa RS aman untuk dikunjungi pasien," kata Carolina.
Simak cara aman ke rumah saat di masa pandemi Covid-19 lainnya di halaman berikut.
Menerapkan 3M
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap terlindungi saat memeriksakan diri ke rumah sakit. (iStockphoto/Kemal Yildirim)
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap terlindungi saat memeriksakan diri ke rumah sakit.
3. Menggunakan masker
Menggunakan masker adalah bentuk pencegahan paling dasar.
Ketika ke rumah sakit, pastikan Anda menggunakan masker dengan benar. Masker yang digunakan dengan benar akan menutupi hidung hingga mulut.
Menggunakan masker medis dilapisi dengan masker kain di bagian luar lebih disarankan karena bisa melindungi dari virus hingga 80 persen.
4. Menjaga jarak di rumah sakit
Ketika datang ke rumah sakit didampingi dengan anggota keluarga, ingat untuk tidak berkerumun meski mereka adalah keluarga Anda.
Tetap patuhi protokol menjaga jarak minimal satu meter. Kurangi kontak sesama pasien lain, bahkan pegawai rumah sakit.
"Ketika datang ke RS, tunggu sampai pengobatan diberikan, kemudian pulang. Hindari kontak dengan orang lain dan tetap jaga jarak," kata Caroline.
5. Mencuci tangan di rumah sakit
Setiap rumah sakit akan menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
Anda disarankan untuk mencuci tangan sebelum masuk ke rumah sakit. Biasanya ada bilik kecil untuk cuci tangan sebelum pintu masuk rumah sakit.
Jika saat menunggu pengobatan diberikan Anda merasa banyak menyentuh benda, maka jangan sungkan untuk kembali cuci tangan di tempat yang disediakan. Setelah selesai dengan pengobatan pun Anda kembali disarankan mencuci tangan sebelum kembali ke rumah.
"Kembali lagi 3M dan 3T. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Ini adalah basic yang terus dilakukan secara konsisten untuk terhindar dari penularan, bahkan di rumah sakit," tutur Carolina.