Ilustrasi. Bagi beberapa orang, gugup saat rapat virtual adalah sesuatu yang tak dapat dihindari. (Istockphoto/Getty Images/Ridofranz)
Jakarta, CNN Indonesia --
Meski sudah melewati satu tahun pandemi Covid-19, rapat virtual masih banyak dilakukan di Indonesia.
Kasus Covid-19 yang terus melonjak membuat setiap orang harus membatasi mobilitas dan kembali bekerja di rumah (WFH). Karena bekerja dari rumah, rapat virtual tak bisa dihindari.
Anda yang sudah terbiasa dengan berkomunikasi di hadapan banyak orang mungkin tak masalah dengan rapat virtual. Namun, bagi beberapa orang, rapat virtual bisa jadi tekanan.
Rasa gugup, takut salah bicara, atau tak nyaman dengan rapat virtual masih sering dirasakan banyak orang.
Jika Anda salah satunya, tak perlu khawatir karena beberapa cara bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa gugup dan tidak nyaman karena rapat virtual.
1. Menyiapkan jaringan internet yang baik
Umumnya, masalah rapat virtual disebabkan oleh kendala teknis seperti jaringan bermasalah, atau tak kenal fitur pada aplikasi yang digunakan.
Jika kegugupan Anda datang dari kendala teknis, maka Anda harus menyiapkan jaringan internet yang baik. Anda bisa mengganti provider internet jika jaringannya dirasa kurang maksimal di rumah.
Latihan untuk mengenal fitur aplikasi yang digunakan juga bisa sangat membantu. Beberapa aplikasi rapat virtual memungkinkan Anda berbalas pesan sesama audiens, atau menampilkan slide presentasi pada layar.
2. Melatih public speaking
Mungkin Anda menemukan banyak masalah saat melakukan rapat virtual. Selain masalah teknologi, kendala lainnya seperti sulit menafsirkan gerak tubuh seseorang, sulit memusatkan perhatian audiens, hingga sulit bicara di hadapan banyak orang.
Kecemasan Anda juga mungkin banyak berasal dari kesulitan bicara di depan umum. Jika masalah ada pada kesulitan bicara di depan umum, maka Anda perlu melatih kemampuan public speaking.
Mengutip Healthline, meluangkan waktu untuk berlatih bicara dengan jelas dan keras bisa jadi cara melatih kemampuan public speaking.
Selain itu, latih lah kepercayaan diri dengan percaya bahwa Anda punya hal yang dibutuhkan orang lain. Hal itu akan membuat Anda lebih percaya diri saat presentasi.
3. Sambil berdiri
Virtual meeting biasanya dilakukan sambil duduk, menghadap layar komputer, dibantu dengan layar presentasi. Namun, tak ada salahnya untuk presentasi sambil berdiri, seperti rapat langsung pada umumnya.
Menurut Forbes, ketika berdiri, Anda jadi lebih menonjol dalam sebuah rapat. Hal itu akan membantu Anda lebih terpusat, tidak lagi khawatir audiens tak memperhatikan Anda saat sedang presentasi.
Selayaknya rapat langsung, rapat virtual juga tak lepas dari kemunculan gangguan minor seperti telepon berdering, pesan dari teman, atau anggota keluarga yang memanggil.
Distraksi sedikit bisa mengacaukan momen saat Anda menyampaikan materi. Idealnya, mulai lah rapat dengan kondisi tenang, dan memastikan rapat berjalan tanpa distraksi apa pun.
Anda bisa memberitahu keluarga atau orang di rumah bawah Anda sedang rapat sehingga tidak ada gangguan dari dalam rumah. Mengirimkan pesan pada teman atau kolega bahwa Anda sedang dalam rapat juga bisa dilakukan sehingga tak ada pesan bertumpuk pada ponsel yang bisa mengacaukan konsentrasi.
Rapat virtual tak harus selalu formil. Stres karena pandemi bisa saja dialami oleh rekan kerja sehingga rapat yang formal, kaku, akan menambah beban pikiran.
Anda bisa menjadi diri sendiri ketika rapat virtual. Tambahkan beberapa gurauan singkat untuk menyegarkan suasana sebelum memulai presentasi bisa membawa hal baik.
Suasana rapat virtual jadi lebih kasual, membuat Anda lebih percaya diri saat presentasi. Namun, tanpa kehilangan esensi pekerjaan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Meski sudah melewati satu tahun pandemi Covid-19, rapat virtual masih banyak dilakukan di Indonesia.
Kasus Covid-19 yang terus melonjak membuat setiap orang harus membatasi mobilitas dan kembali bekerja di rumah (WFH). Karena bekerja dari rumah, rapat virtual tak bisa dihindari.
Anda yang sudah terbiasa dengan berkomunikasi di hadapan banyak orang mungkin tak masalah dengan rapat virtual. Namun, bagi beberapa orang, rapat virtual bisa jadi tekanan.
Rasa gugup, takut salah bicara, atau tak nyaman dengan rapat virtual masih sering dirasakan banyak orang.
Jika Anda salah satunya, tak perlu khawatir karena beberapa cara bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa gugup dan tidak nyaman karena rapat virtual.
1. Menyiapkan jaringan internet yang baik
Umumnya, masalah rapat virtual disebabkan oleh kendala teknis seperti jaringan bermasalah, atau tak kenal fitur pada aplikasi yang digunakan.
Jika kegugupan Anda datang dari kendala teknis, maka Anda harus menyiapkan jaringan internet yang baik. Anda bisa mengganti provider internet jika jaringannya dirasa kurang maksimal di rumah.
Latihan untuk mengenal fitur aplikasi yang digunakan juga bisa sangat membantu. Beberapa aplikasi rapat virtual memungkinkan Anda berbalas pesan sesama audiens, atau menampilkan slide presentasi pada layar.
2. Melatih public speaking
Mungkin Anda menemukan banyak masalah saat melakukan rapat virtual. Selain masalah teknologi, kendala lainnya seperti sulit menafsirkan gerak tubuh seseorang, sulit memusatkan perhatian audiens, hingga sulit bicara di hadapan banyak orang.
Kecemasan Anda juga mungkin banyak berasal dari kesulitan bicara di depan umum. Jika masalah ada pada kesulitan bicara di depan umum, maka Anda perlu melatih kemampuan public speaking.
Mengutip Healthline, meluangkan waktu untuk berlatih bicara dengan jelas dan keras bisa jadi cara melatih kemampuan public speaking.
Selain itu, latih lah kepercayaan diri dengan percaya bahwa Anda punya hal yang dibutuhkan orang lain. Hal itu akan membuat Anda lebih percaya diri saat presentasi.
5 Cara Hilangkan Gugup saat Rapat Virtual
Ilustrasi. Bagi beberapa orang, gugup saat rapat virtual adalah sesuatu yang tak dapat dihindari. (iStock/LeoPatrizi)
3. Sambil berdiri
Virtual meeting biasanya dilakukan sambil duduk, menghadap layar komputer, dibantu dengan layar presentasi. Namun, tak ada salahnya untuk presentasi sambil berdiri, seperti rapat langsung pada umumnya.
Menurut Forbes, ketika berdiri, Anda jadi lebih menonjol dalam sebuah rapat. Hal itu akan membantu Anda lebih terpusat, tidak lagi khawatir audiens tak memperhatikan Anda saat sedang presentasi.
Selayaknya rapat langsung, rapat virtual juga tak lepas dari kemunculan gangguan minor seperti telepon berdering, pesan dari teman, atau anggota keluarga yang memanggil.
Distraksi sedikit bisa mengacaukan momen saat Anda menyampaikan materi. Idealnya, mulai lah rapat dengan kondisi tenang, dan memastikan rapat berjalan tanpa distraksi apa pun.
Anda bisa memberitahu keluarga atau orang di rumah bawah Anda sedang rapat sehingga tidak ada gangguan dari dalam rumah. Mengirimkan pesan pada teman atau kolega bahwa Anda sedang dalam rapat juga bisa dilakukan sehingga tak ada pesan bertumpuk pada ponsel yang bisa mengacaukan konsentrasi.
Rapat virtual tak harus selalu formil. Stres karena pandemi bisa saja dialami oleh rekan kerja sehingga rapat yang formal, kaku, akan menambah beban pikiran.
Anda bisa menjadi diri sendiri ketika rapat virtual. Tambahkan beberapa gurauan singkat untuk menyegarkan suasana sebelum memulai presentasi bisa membawa hal baik.
Suasana rapat virtual jadi lebih kasual, membuat Anda lebih percaya diri saat presentasi. Namun, tanpa kehilangan esensi pekerjaan.