Viral Masak Telur Beku, Ahli Ungkap Bahayanya

tim | CNN Indonesia
Senin, 28 Jun 2021 20:15 WIB
Ahli mengungkapkan bahaya yang bisa timbul dari cara memasak irisan telur beku seperti yang viral di TikTok. Ilustrasi. Ahli mengungkapkan bahaya yang bisa timbul dari cara memasak irisan telur beku seperti yang viral di TikTok. (Stocksnap/Krzysztof Puszczynski)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menyajikan menu makanan seimbang untuk anak memang tidak mudah. Orang tua terkadang perlu cara kreatif agar sang anak mau menghabiskan makanan mereka.

Seorang ibu di TikTok akhirnya menemukan salah satu cara kreatif yakni berupa metode memasak telur yang katanya sangat disukai balitanya. Dia memasak irisan telur yang telah dibekukan sebelumnya. Unggahan videonya terkait cara memasak itu viral dan telah dilihat lebih dari 12 juta kali.

Kendati demikian, para profesional keamanan makanan menilai cara yang dilakukan ibu satu ini justru bisa menjadi masalah serius.


"SETIAP ORANG TUA PERLU MENCOBA INI!" tulis Alexandra Bewicke, ibu di balik akun TikTok @thatfalzonfamily saat membagikan life-hack cara mengolah telur yang disukai balita.

"Di pagi hari, Anda benar-benar mengirisnya saat masih beku," katanya dalam video. "Anda kemudian memasukkannya ke dalam wajan, dan itu menciptakan telur mini yang sangat keren."

Telur mini Bewicke memang tampak menggemaskan, tapi seperti dilaporkan Fox News, kemungkinan memasak telur dengan cara ini memberi hasil yang mungkin tidak menyenangkan.

Telur sudah menjadi salah satu penyebab terbesar keracunan makanan, dan beberapa ahli menunjukkan bahwa resep telur mini ini dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dengan jelas menyarankan agar telur tidak dibekukan di dalam cangkangnya.

"Telur tidak boleh dibekukan dalam cangkangnya," demikian keterangan di situs FDA tentang telur.

Healthline menjelaskan bahwa salah satu alasannya adalah ketika telur dibekukan di dalam cangkang, telur dapat mengembang dan menyebabkan cangkang pecah, yang memungkinkan infeksi bakteri seperti Salmonella dapat masuk.

Di luar itu, Sarah Krieger, ahli diet dan ahli gizi terdaftar dan berlisensi, mengatakan kepada Fox News bahwa penting untuk memastikan telur dimasak dengan matang.

Krieger mengatakan juru masak harus melakukan pemeriksaan suhu untuk memastikan kuning telur dimasak dengan panas sekitar 150 derajat fahrenheit atau 65 derajat celsius sebelum disajikan.

Sebagaimana dilansir EggSafety, suhu tersebut merupakan yang suhu yang cukup tinggi untuk menghancurkan bakteri yang mungkin ada dalam kuning telur.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER