Studi: Kasus Diabetes pada Anak Meningkat Selama Pandemi

Tim | CNN Indonesia
Selasa, 29 Jun 2021 13:53 WIB
Kasus diabetes tipe-2 pada anak-anak meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi. Kasus diabetes bahkan ditemukan dengan komplikasi yang lebih parah. Ilustrasi. Kasus diabetes tipe-2 pada anak-anak meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi. (IStockphoto/gorodenkoff)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus diabetes tipe-2 pada anak-anak meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi. Hal itu ditemukan dalam sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di rumah sakit di Lousiana, Amerika Serikat.

Sang peneliti, Daniel Hsia melihat tingkat rawat inap untuk pasien anak dengan diabetes tipe-2 mengalami peningkatan.

Dari Maret hingga Desember 2019, tercatat ada 8 kasus diabetes tipe-2 pada anak dari 2.964 rawat inap. Angka itu meningkat pada periode yang sama di tahun 2020 menjadi 17 kasus dari 2.729 rawat inap.

"Ini adalah angka yang sangat kecil, karena kami di sini hanya rumah sakit tunggal," ujar Hsia, pada CNN.

Diabetes tipe-2 menjadi jenis diabetes paling umum. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan obesitas, pola makan yang buruk, dan kurangnya olahraga.

Di antara 25 kasus diabetes tipe-2 selama dua tahun, 23 di antaranya terjadi pada anak-anak kulit hitam. Center for Disease and Prevention Control (CDC) menyebut, anak-anak kulit hitam, Asia, dan kepulauan pasifik lebih mungkin berisiko mengalami diabetes tipe-2.

"Faktor risiko diabetes tipe-2 semakin memburuk pada saat seperti ini, di mana mereka harus tetap berada di rumah, dan tak memiliki akses terhadap makanan sehat juga aktivitas fisik," jelas Hsia.

Anak-anak yang dirawat karena diabetes tipe-2 pada tahun 2020 juga ditemukan mengalami gejala yang lebih parah. Mereka umumnya memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dan tanda-tanda dehidrasi yang lebih parah.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Divisi Diabetes RS Anak Los Angeles, Lily Chao. Dia menemukan hal yang sama terjadi di rumah sakitnya, terutama dalam kasus ketoasidosis.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat rawat inap diabetes naik hingga 20 persen," ujar Chao.

Hingga saat ini, kasus diabetes tipe-2 pada anak dan remaja masih sangat jarang.

"Mengalami diabetes pada usia ini sangat berbeda dengan usia dewasa. Komplikasi terjadi lebih cepat. Ini adalah kondisi yang jauh lebih progresif," jelas Chao.

Beberapa gejala yang harus diwaspadai di antaranya meningkatnya rasa lelah, haus, buang air kecil secara intens, dan penurunan berat badan secara tiba-tiba.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER