8 Pura Indah di Bali selain Pura Uluwatu dan Tanah Lot
CNN Indonesia
Kamis, 08 Jul 2021 13:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemandangan Pura Ulun Danu Bratan di Bali. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain Pulau Dewata, Bali juga mendapat sebutan sebagai Pulau Seribu Pura. Ada banyak pura di sini yang sering digunakan untuk beribadah bagi masyarakatnya yang mayoritas pemeluk agama Hindu.
Walau lebih sering digunakan tempat ibadah, ada beberapa pura yang juga dibuka bagi wisatawan untuk menambah wawasan mengenai tradisi Hindu dan Bali.
Tapi ingat untuk tetap menjaga sopan santun selama berada di pura. Biasanya pemandu wisata bakal mewajibkan turis mengenakan pakaian tertutup dan merendahkan suara, karena bakal ada beberapa umat yang ditemui sedang beribadah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pura-pura di Bali juga telah banyak yang menjadi ikon Indonesia, salah satunya ialah Pura Ulun Danu Bratan yang gambarnya mejeng dalam uang pecahan Rp50 ribu.
Tak hanya bisa mengagumi arsitektur dan sejarahnya, beberapa pura di Bali juga sering menggelar acara seni, seperti Pura Uluwatu dengan panggung tari Kecak-nya yang selalu berhasil "menghipnotis" wisatawan lokal dan mancanegara.
Tapi pura di Bali tak hanya Pura Uluwatu, Pura Besakih atau Pura Tanah Lot yang sudah sangat populer.
Jika pandemi virus Corona sudah berlalu dan perjalanan wisata menjadi lebih aman, berikut deretan lain pura di Bali yang juga patut dikunjungi:
1. Pura Lempuyang Luhur
Pura Lempuyang Luhur merupakan pura tertinggi di Bali, karena bangunannya berada di atas lahan setinggi 1.175 meter di atas permukaan laut.
Dalam catatan sejarah, pura ini dibangun pada abad ke-delapan dan salah satu dari enam pura di Bali yang ditujukan sebagai persembahan kepada Dewa Sang Hyang Widi Wasa.
Di bagian puncak Pura Lempuyang Luhur, wisatawan bisa sekaligus menatap gapura tinggi yang seolah mengapit Gunung Agung.
Berlokasi di Ubud, pura ini bangun sebagai penghormatan kepada dewi ilmu pengetahuan dan seni, Dewi Saraswati.
Arsitekturnya juga sangat cantik, dilengkapi dengan kolam air yang dihiasi bunga teratai dan dinding yang diukir karya seniman Bali.
Pura Saraswati. (iStockphoto/Job Jansweijer)
3. Pura Taman Ayun
Hampir sama dengan Pura Saraswati, pura berusia empat abad ini juga dihiasi oleh kolam teratai.
Setelah mengunjungi pura, wisatawan bisa sekaligus menyambangi Museum Yadnya yang berada tak jauh dari lokasi pura ini.
Museum Yadnya banyak memajang informasi mengenai proses upacara adat di Bali, yang bisa menambah wawasan mengenai tradisi unik di Pulau Dewata ini.
Pura Taman Ayun. (iStockphoto/tawatchaiprakobkit)
4. Pura Tirta Empul
Dalam catatan sejarah, Pura Tirta Empul tertulis sudah eksis sejak abad ke-10. Saat ini tempat ibadah itu telah masuk dalam daftar Warisan Budaya Indonesia.
Pura Tirta Empul memiliki kolam yang airnya berasal dari mata air alami. Di sini wisatawan bisa mengikuti ritual melukat alias mandi dalam kolam untuk menyucikan diri.
Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama keluarganya juga pernah berkunjung ke sini.
Pura Tirta Empul. (istockphoto/jon chica parada)
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
5. Pura Ulun Danu Bratan
Terletak di dataran tinggi Bedugul, Pura Ulun Danu Bratan terkenal karena gambarnya mejeng dalam uang pecahan Rp50 ribu.
Hawa sejuk bakal menyambangi saat mengunjungi pura ini. Bangunannya berada di tepi Danau Bratan yang juga menambah keindahannya.
Wisatawan bisa menumpang perahu berpemandu untuk mengelilingi Danau Bratan sekaligus menikmati pemandangan Pura Ulun Danu Bratan.
Pulau Menjangan menjadi salah satu destinasi wisata menyelam yang terbaik di Bali. Di tepi pulaunya, terdapat Pura Menjangan yang arsitekturnya amatlah indah.
Pura Menjangan bernama asli Pura Segara Giri Dharma Kencana. Patung Ganesha berwarna putih yang menghadap ke lautan lepas menjadi ikon tempat ibadah ini.
Terdapat tujuh titik sembahyang di pura ini yang akan selalu ramai didatangi umat Hindu.
7. Pura Goa Gajah
Pura Goa Gajah berupa pintu masuk ke perut bumi yang mempesona. Tempat ini juga masuk dalam salah satu Situs Arkeologi Indonesia.
Pahatan alami bebatuan bakal menyambut umat Hindu dan wisatawan saat mengunjunginya. Terlihat juga kawanan kelelawar yang menghuni ruangannya.
Pura Goa Gajah. (iStockphoto/vinaithong)
8. Pura Goa Lawah Klungkung
Hampir sama dengan Pura Goa Gajah, Pura Goa Lawah Klungkung juga berupa tempat ibadah umat Hindu yang berada di perut bumi. Kawanan kelelawar juga terlihat menghuni gua ini.
Mengutip Traveloka, tak jauh dari pura terdapat Pantai Goa Lawah yang juga bisa disambangi. Berbeda dengan pantai Kuta, pantai di sini berpasir hitam.
Pura Goa Lawah. (iStockphoto/jackmalipan)
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain Pulau Dewata, Bali juga mendapat sebutan sebagai Pulau Seribu Pura. Ada banyak pura di sini yang sering digunakan untuk beribadah bagi masyarakatnya yang mayoritas pemeluk agama Hindu.
Walau lebih sering digunakan tempat ibadah, ada beberapa pura yang juga dibuka bagi wisatawan untuk menambah wawasan mengenai tradisi Hindu dan Bali.
Tapi ingat untuk tetap menjaga sopan santun selama berada di pura. Biasanya pemandu wisata bakal mewajibkan turis mengenakan pakaian tertutup dan merendahkan suara, karena bakal ada beberapa umat yang ditemui sedang beribadah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pura-pura di Bali juga telah banyak yang menjadi ikon Indonesia, salah satunya ialah Pura Ulun Danu Bratan yang gambarnya mejeng dalam uang pecahan Rp50 ribu.
Tak hanya bisa mengagumi arsitektur dan sejarahnya, beberapa pura di Bali juga sering menggelar acara seni, seperti Pura Uluwatu dengan panggung tari Kecak-nya yang selalu berhasil "menghipnotis" wisatawan lokal dan mancanegara.
Tapi pura di Bali tak hanya Pura Uluwatu, Pura Besakih atau Pura Tanah Lot yang sudah sangat populer.
Jika pandemi virus Corona sudah berlalu dan perjalanan wisata menjadi lebih aman, berikut deretan lain pura di Bali yang juga patut dikunjungi:
1. Pura Lempuyang Luhur
Pura Lempuyang Luhur merupakan pura tertinggi di Bali, karena bangunannya berada di atas lahan setinggi 1.175 meter di atas permukaan laut.
Dalam catatan sejarah, pura ini dibangun pada abad ke-delapan dan salah satu dari enam pura di Bali yang ditujukan sebagai persembahan kepada Dewa Sang Hyang Widi Wasa.
Di bagian puncak Pura Lempuyang Luhur, wisatawan bisa sekaligus menatap gapura tinggi yang seolah mengapit Gunung Agung.
Berlokasi di Ubud, pura ini bangun sebagai penghormatan kepada dewi ilmu pengetahuan dan seni, Dewi Saraswati.
Arsitekturnya juga sangat cantik, dilengkapi dengan kolam air yang dihiasi bunga teratai dan dinding yang diukir karya seniman Bali.
Pura Saraswati. (iStockphoto/Job Jansweijer)
3. Pura Taman Ayun
Hampir sama dengan Pura Saraswati, pura berusia empat abad ini juga dihiasi oleh kolam teratai.
Setelah mengunjungi pura, wisatawan bisa sekaligus menyambangi Museum Yadnya yang berada tak jauh dari lokasi pura ini.
Museum Yadnya banyak memajang informasi mengenai proses upacara adat di Bali, yang bisa menambah wawasan mengenai tradisi unik di Pulau Dewata ini.
Pura Taman Ayun. (iStockphoto/tawatchaiprakobkit)
4. Pura Tirta Empul
Dalam catatan sejarah, Pura Tirta Empul tertulis sudah eksis sejak abad ke-10. Saat ini tempat ibadah itu telah masuk dalam daftar Warisan Budaya Indonesia.
Pura Tirta Empul memiliki kolam yang airnya berasal dari mata air alami. Di sini wisatawan bisa mengikuti ritual melukat alias mandi dalam kolam untuk menyucikan diri.
Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama keluarganya juga pernah berkunjung ke sini.
Pura Tirta Empul. (istockphoto/jon chica parada)
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
8 Pura Indah di Bali selain Pura Uluwatu dan Tanah Lot
Pemandangan Pura Ulun Danu Bratan di Bali. (Dok. Kemenpar)
5. Pura Ulun Danu Bratan
Terletak di dataran tinggi Bedugul, Pura Ulun Danu Bratan terkenal karena gambarnya mejeng dalam uang pecahan Rp50 ribu.
Hawa sejuk bakal menyambangi saat mengunjungi pura ini. Bangunannya berada di tepi Danau Bratan yang juga menambah keindahannya.
Wisatawan bisa menumpang perahu berpemandu untuk mengelilingi Danau Bratan sekaligus menikmati pemandangan Pura Ulun Danu Bratan.
Pulau Menjangan menjadi salah satu destinasi wisata menyelam yang terbaik di Bali. Di tepi pulaunya, terdapat Pura Menjangan yang arsitekturnya amatlah indah.
Pura Menjangan bernama asli Pura Segara Giri Dharma Kencana. Patung Ganesha berwarna putih yang menghadap ke lautan lepas menjadi ikon tempat ibadah ini.
Terdapat tujuh titik sembahyang di pura ini yang akan selalu ramai didatangi umat Hindu.
7. Pura Goa Gajah
Pura Goa Gajah berupa pintu masuk ke perut bumi yang mempesona. Tempat ini juga masuk dalam salah satu Situs Arkeologi Indonesia.
Pahatan alami bebatuan bakal menyambut umat Hindu dan wisatawan saat mengunjunginya. Terlihat juga kawanan kelelawar yang menghuni ruangannya.
Pura Goa Gajah. (iStockphoto/vinaithong)
8. Pura Goa Lawah Klungkung
Hampir sama dengan Pura Goa Gajah, Pura Goa Lawah Klungkung juga berupa tempat ibadah umat Hindu yang berada di perut bumi. Kawanan kelelawar juga terlihat menghuni gua ini.
Mengutip Traveloka, tak jauh dari pura terdapat Pantai Goa Lawah yang juga bisa disambangi. Berbeda dengan pantai Kuta, pantai di sini berpasir hitam.
Pura Goa Lawah. (iStockphoto/jackmalipan)
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.