Jakarta, CNN Indonesia -- Terlindung dari Covid-19 tidak hanya dibutuhkan oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Salah satu cara melindungi anak dari virus corona adalah dengan vaksin Covid-19.
Berdasarkan paduan terbaru, anak yang berusia di atas 12 tahun sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Vaksin pada anak penting karena anak merupakan orang yang rentan terhadap infeksi virus corona.
Namun, tidak semua anak mau divaksin. Mulai dari takut jarum suntik hingga termakan hoaks yang banyak beredar di media sosial. Oleh karena itu, orang tua atau pengasuh diimbau agar dapat membujuk anak mau divaksin Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi anak-anak ini adalah orang yang sangat aktif, mereka bergerak dan bertemu orang, ketika mereka bertemu berbagai macam orang kemungkinan mereka tertular dari lingkungan itu bisa sekali. Maka dari itu mereka tetap harus divaksin Covid-19," kata dokter spesialis anak RSAB Harapan Kita, Eva Devita Harmoniati, dalam siaran Radio Kemenkes, Kamis (22/7).
Eva membagikan beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajak anak agar mau divaksin Covid-19.
Berikut cara membujuk anak mau divaksin Covid-19:
1. Berikan edukasi
 Cara membujuk anak agar mau divaksin Covid-19 adalah dengan memberikan edukasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami. (Foto: iStockphoto/shironosov) |
Eva mengatakan beberapa anak enggan menerima vaksin Covid-19 karena hoaks yang beredar di media sosial. Mereka bisa jadi membaca berita bohong dari media sosial sehingga tak percaya akan khasiat vaksin Covid-19.
Oleh sebab itu, orang tua harus memberikan edukasi pada anak agar mereka mau divaksin Covid-19 tanpa paksaan. Orang tua bisa mulai dengan memberitahu bahwa Covid-19 berbahaya dan mereka butuh perlindungan lebih, salah satunya dengan vaksin Covid-19.
Kemudian, beritahu bahwa vaksin Covid-19 aman untuk anak. Orang tua harus menjelaskan bahwa komponen pembuat vaksin adalah virus yang sudah dilemahkan sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Edukasi juga anak soal kemungkinan timbulnya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) agar mereka tidak panik saat timbul gejala usai vaksinasi.
"Edukasi soal vaksin Covid-19 pada anak itu penting agar anak memahami apa yang akan mereka lakukan saat itu. Ketika mengerti akan pentingnya vaksinasi Covid-19, maka anak akan mau divaksin tanpa paksaan," kata Eva.
Simak cara membujuk anak agar mau divaksin Covid-19 di halaman berikut.
4 Cara Membujuk Anak Mau Divaksin Covid-19
Sejumlah alasan membuat anak enggan divaksin Covid-19. Berikut beberapa cara membujuk anak mau divaksin Covid-19.(Foto: iStock/baona)
2. Berikan contoh
Anak biasanya meniru apa yang dilakukan orang tua atau orang sekitarnya. Ketika anak melihat orang tuanya mendapat vaksin, maka mereka juga akan menginginkan hal tersebut.
Maka dari itu, para orang tua dan orang dewasa di rumah sebaiknya memberikan contoh dengan sudah mendapatkan vaksin Covid-19 sebelum meminta anak divaksin.
"Makanya orang tua juga kalau bisa ikut divaksin biar anak melihat 'oh ayah bunda divaksin, kok aku enggak?' Akhirnya mereka mau divaksin Covid-19 juga," ucap Eva.
Anak yang melihat orang tuanya divaksin Covid-19 cenderung akan bertanya-tanya kapan mereka juga akan dapat suntikan vaksin Covid-19. Apalagi jika seluruh orang dewasa di rumah sudah mendapat vaksin Covid-19, anak akan merasa ingin mendapat hal yang sama.
3. Jangan ditakut-takuti
Anak usia 12-17 tahun masih memiliki emosi yang belum stabil. Mereka bisa memiliki ketakutan tersendiri pada berbagai hal termasuk vaksin. Oleh sebab itu, penting agar orang tua dan orang dewasa di rumah memberikan edukasi dan juga memupuk keberanian anak.
Jangan menakut-nakuti anak dengan berita hoaks, sakit akibat KIPI, rasa ngilu saat jarum suntik masuk tubuh, dan hal-hal lain yang menyeramkan. Orang tua juga harus meminta setiap orang di rumah agar tidak menakut-nakuti anak yang mau divaksin Covid-19.
4. Dampingi anak saat vaksinasi
Saat anak mau divaksin, jelaskan pada anak alur vaksinasi Covid-19. Mulai dari keberangkatan dari rumah, pendaftaran, suntik vaksin, saat menunggu KIPI selama 30 menit, dan kepulangan. Menjelaskan semua itu bisa membantu anak lebih siap mendapat vaksin Covid-19.
Pastikan pula orang tua atau pengasuh selalu mendampingi anak dan memberikan dukungan saat proses vaksinasi berlangsung.
Itulah cara membujuk anak agar mau divaksin Covid-19 yang bisa dilakukan orang tua di rumah.