4 Cara Mencegah Kehamilan ketika Aktif Berhubungan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 29/07/2021 22:45 WIB
Bagi pasutri yang aktif secara seksual namun ingin menghindari atau menunda kehamilan, berikut cara mencegah kehamilan yang cukup efektif. Bagi pasutri yang aktif secara seksual namun ingin menghindari atau menunda kehamilan, berikut cara mencegah kehamilan yang cukup efektif. (Ilustrasi Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memiliki anak merupakan salah satu impian dalam pernikahan bagi sebagian orang. Akan tetapi dalam situasi dan kondisi tertentu banyak juga pasangan suami istri memilih menunda kehamilan atau tidak ingin hamil lagi.

Menurut laman kesehatan Inggris NHS, mengetahui waktu pasti masa kesuburan bisa dibilang gampang-gampang susah, sehingga pasutri yang berhubungan seks tanpa alat pengaman atau kontrasepsi besar kemungkinan kehamilan dapat terjadi.

Terlebih bagi pasutri yang aktif secara seksual namun ingin menghindari kehamilan.


Ada banyak kontrasepsi yang bisa Anda coba guna membantu menghindari kehamilan. Berikut cara mencegah kehamilan yang cukup efektif yang dapat Anda dan pasangan coba.


1. Hindari ejakulasi di dalam

ilustrasi seksMenghindari ejakulasi di dalam rahim bisa menjadi cara mencegah kehamilan ketika berhubungan seks (Ilustrasi Foto: iStockphoto/Vasyl Dolmatov)

Bagi sebagian pasutri menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seks dirasa tidak nyaman. Jika memaksakan menggunakan alat kontrasepsi bisa jadi berdampak mengganggu kenyamanan hubungan seks salah satu pasangan.

Cara paling mudahnya adalah menghindari ejakulasi di dalam rahim. Banyak anggapan cara ini efektif mencegah kehamilan, karena menghalau pertemuan antara sel sperma dan sel telur.

Alternatif lain mencegah kehamilan setelah berhubungan adalah melakukan aktivitas seksual tanpa penetrasi vaginal.


2. Pakai kondom

Woman holding a condomPakai kondom adalah salah satu cara mencegah kehamilan ketika berhubungan seks (Foto: Istockphoto/grinvalds)

Penggunaan kondom saat berhubungan banyak disarankan untuk sebagai cara mencegah kehamilan ketika berhubungan khususnya saat masa subur.

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC) efektivitas penggunaan kondom untuk mencegah kehamilan terjadi sekitar 80 persen.

Banyak jenis kondom yang bisa Anda coba agar kenikmatan saat berhubungan seksual terjaga.

Secara umum kondom pria lebih banyak dijual namun Anda dapat mencoba kondom wanita untuk mendapatkan sensasi berbeda.

Sebelum membeli dan menggunakan, diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan Anda. Beberapa orang memiliki alergi terhadap bahan latex.

Juga, pastikan Anda memakai kondom dengan benar. Pemakaian salah bisa membuat kondom sobek dan menyebabkan kehamilan.


3. Konsumsi pil KB

Infografis Fakta dan Mitos Pil KBMengonsumsi pil KB darurat bisa menjadi pilihan cara mencegah kehamilan setelah berhubungan (Foto: CNN Indonesia/Fajrian)

Pil KB meski tidak menjamin namun banyak dianggap mampu mencegah kehamilan setelah berhubungan khususnya saat tanggalan masa subur, merujuk WebMD.

Pil KB umumnya dikonsumsi setelah maupun sebelum berhubungan, bergantung jenisnya.

Untuk penggunaannya, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu terlebih jika Anda atau pasangan sedang mengonsumsi obat-obatan medis lain.


4. Gunakan alat kontrasepsi

Concept hormonal contraception - pills, IUD, beautiful shiny tablets on a pink background, with paper flowers. Copy space for textMenggunakan alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD bisa alternatif cara mencegah kehamilan ketika berhubungan seks  (Foto: iStockphoto/Menshalena)

Pemakaian kontrasepsi jangka panjang ditujukan bagi Anda yang memang ingin menunda kehamilan atau tidak ingin hamil lagi. Berikut alat kontrasepsi yang bisa menjadi rujukan untuk mencegah kehamilan:

  • KB implan:

Melansir CDC, efektivitas KB implant mencapai 90 persen. Implan bekerja dengan melepaskan hormon progestin ke dalam tubuh yang mencegah ovulasi.

KB implan dapat mencegah kehamilan selama 3 tahun. Penggantian KB implant juga harus dilakukan setiap 3 tahun.

  • IUD atau KB spiral:

Intrauterine devices (IUD) merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim.

NHS menyatakan bahwa mereka yang menggunakan IUD atau KB spiral memiliki kemungkinan 99 persen efektif mencegah kehamilan. Ada 2 jenis KB spiral dengan daya tahan 5 hingga 10 tahun.

  • KB suntik:

Melansir Medical News Today, KB suntik diberikan dokter setiap 12 minggu sekali. Apabila melakukan penyuntikan tepat waktu tingkat keefektifan mencegah kehamilan setelah berhubungan mencapai 90 persen.

Itulah cara mencegah kehamilan bagi pasangan yang aktif berhubungan yang dapat Anda coba. Sebelum mencobanya, diskusikan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan masing-masing cara.

Pertimbangkan juga kondisi kesehatan pasangan Anda serta konsultasikan ke dokter terhadap dampak dari cara yang Anda pilih.

(imb/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK