Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah pembukaan kembali gerbang pariwisata Turki di tengah wisata musim panas pada tahun ini, dua kota resor di sana dilanda kebakaran hutan yang dahsyat, yakni kota Antalya dan Mugla.
Baik kota Antalya dan Mugla ialah destinasi wisata bahari yang populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara.
Jarak dua kota pesisir itu sekitar empat jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran di Antalya terjadi di dua distrik sedangkan di Mugla, area Marmaris dan lainnya dilanda kebakaran.
Bodrum, sebuah area populer "kaum sultan" di Mugla, segera melakukan evakuasi turis dan staf dari hotel-hotel pada Sabtu (31/7) ketika api turun dari bukit menuju laut.
Sebelum terjadi kebakaran hutan, Mugla ialah kota wisata yang tenang. Matahari bersinar hampir sepanjang tahun di sini, sehingga sering didatangi turis yang ingin kabur dari musim dingin.
Marmaris dan Bodrum bukan satu-satunya area ramai wisatawan yang datang untuk menikmati pantai dan bangunan bersejarah di Mugla. Tak sedikit dari mereka yang datang untuk wisata bulan madu.
Jika kebakaran hutan serta pandemi virus Corona sudah berlalu, berikut tujuh destinasi indah di Mugla yang bisa dikunjungi untuk bulan madu nan romantis:
1. Bodrum
Salah satu dari 12 distrik Mugla, Bodrum terletak di semenanjung yang menyandang namanya sendiri.
Kota pelabuhan ini dikenal sebagai "St Tropez Turki" karena hotel-hotel mewahnya, beach club, tempat makan, rumah-rumah bercat putih, kehidupan malam yang penuh warna, dan banyaknya kapal pesiar turis berduit yang berlabuh di perairan pirusnya.
 Marmaris. (iStockphoto/tunart) |
2. Marmaris
Marmaris ialah kota tepi pantai yang menawan dalam batas provinsi Mugla.
Kota ini menawarkan liburan yang tak terlupakan bagi para tamunya bersama dengan teluk yang disempurnakan dan malam yang menyenangkan.
Sering disebut sebagai "sepotong surga di Turki", Marmaris ramai didatangi wisatawan yang ingin berjemur dan main air di bawah matahari hangatnya.
 Fethiye. (iStockphoto/graphixel) |
3. Fethiye
Fethiye, salah satu pusat pariwisata terpenting Mugla, terletak di tempat yang dikelilingi oleh hutan pinus di Teluk Fethiye di mana pulau-pulau besar dan kecil tersebar di cekungan Mediterania.
Kota ini juga salah satu destinasi liburan terkemuka di Turki dengan geografinya selain keragaman budaya dan keindahan alamnya.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
[Gambas:Video CNN]
7 Tempat Indah di Mugla, Destinasi Bulan Madu Romantis Turki
Pemandangan area Datca di kota Mugla, destinasi wisata bulan madu romantis di Turki. (iStockphoto/KenanOlgun)
4. Datca
Datca, yang dianggap sebagai salah satu area wisata paling damai di Mugla, adalah kota tepi laut yang sangat menawan karena teluk-teluk kecilnya yang indah, garis pantai sepanjang 235 km, rumah-rumah indah, dan hotel butik.
Datca bisa dikunjungi turis yang ingin wisata bahari di tengah ketenangan.
 Dalyan. (iStockphoto/KenanOlgun) |
5. Dalyan
Terletak di titik yang menghubungkan Mediterania dan Aegea, Dalyan adalah salah satu tempat liburan paling indah di Mugla.
Dalyan akan membuat turis terkesan dengan lautnya yang indah, danau, warisan budaya, penyu (Caretta Caretta), orang-orang yang ramah, dan suasana yang hangat.
 Akyaka. (iStockphoto/nejdetduzen) |
6. Akyaka
Akyaka adalah kota pesisir Mugla yang terkenal dengan rumah-rumah otentiknya dan penghargaan Cittaslow - penghargaan untuk kawasan yang menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Surga liburan unik di wilayah Aegean Turki ini menanti wisatawan yang ingin menghabiskan liburan santai dan menyantap makanan organik di lingkungan hijau.
7. Gocek
Tak hanya sebagai salah satu destinasi wisata bulan madu romantis di Turki, Gocek juga menjadi destinasi wisata favorit para pemilik kapal pesiar.
Ada banyak marina yang menawarkan tempat istirahat, kongko dan belanja bagi wisatawan kelas atas di sini.
Bagi yang ingin melamar pasangan atau merayakan hari jadi, jangan lupa memesan tempat di restoran tepi pantainya yang indah.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
[Gambas:Photo CNN]