Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam dunia mode, kualitas bahan baku kain menjadi penentu harga jual sebuah produk. Kain sutera oleh tangan para desainer dan pekerja kreatif diubah menjadi barang bernilai jual tinggi.
Mengetahui ciri-ciri kain sutera juga tak hanya bagi kalangan industri fesyen, tapi juga bagi masyarakat awam agar tak salah memilihnya.
Kain sutera merupakan serat alami yang dikenal karena kilau dan daya tahannya. Kain sutera memiliki sejarah perdagangan yang panjang di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang berbahan sutera banyak dianggap sebagai lambang kemewahan lantaran biaya produksinya yang tinggi. Ditambah dengan pesona kilaunya dan lembut di kulit menambah kesan premium dan elegan.
Kompleksitas pembuatan serta proses yang panjang dimulai dari hasil peternakan ulat sutera itulah membuat harga kain menjadi mahal dan populer di kalangan desainer.
Bagi Anda yang ingin membeli kain sutera untuk berbagai kepentingan seperti seragam pernikahan, kenali ciri-ciri kain sutera yang baik agar tidak salah pilih.
Apa Itu Kain Sutera?
 Sutera adalah serat alami yang dihasilkan dari ulat sutera murbei (Ilustrasi Ciri-ciri Kain Sutera. Foto: iStockphoto/Nopparat Promtha) |
Sutera adalah serat alami yang dihasilkan dari ulat dan kepompongnya saat pembuatan sarang. Serat-serat tersebut mengandung protein alami yang dapat ditenun dan dijadikan tekstil.
Jenis ulat sutera yang paling umum diternak adalah ulat sutera murbei.
Banyak anggapan ulat sutera yang tumbuh di alam liar juga menghasilkan serat sutera namun memiliki kualitas yang jauh di bawah sutera yang diternakkan.
Melansir laman Masterclass, selain ulat sutera, serangga lain yang dapat menghasilkan benang sutera adalah kumbang, lebah madu, dan lain sebagainya.
Teknik Pembuatan Kain Sutera
 Proses pembuatan kain sutera terbagi menjadi dua teknik untuk mengetahui ciri-ciri kain sutera asli. (Ilustrasi Foto: iStockphoto/venusvi) |
Berdasarkan teknik atau proses pembuatan kain sutera terbagi menjadi dua teknik, yakni kain sutera yang dibuat dengan Alat Tenun Mesin (ATM) dan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).
Setiap kain sutera yang dibuat dengan kedua teknik tersebut memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing.
Kain sutera yang dibuat dengan teknik ATBM artinya dibuat dengan alat pintal kain tradisional yang disebut dengan gedongan.
Karena tradisional tentu dibuat dengan tenaga manusia. Pembuatannya tergolong lama tergantung pada motif desain.
Sementara kain sutera yang dibuat dengan Teknik ATM dibuat menggunakan mesin (motor penggerak) khusus tenun. Proses produksi dari bahan mentah hingga menjadi kain (tekstil) jauh lebih cepat.
Ciri-ciri kain sutera bersambung di halaman selanjutnya...
Ciri-Ciri Kain Sutera Asli
Mengetahui ciri-ciri kain sutera juga penting tak hanya bagi kalangan industri fesyen, tapi juga bagi masyarakat awam agar tak salah memilih. (Foto: ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Perbedaan Sifat Kain Sutera ATBM dan ATM
Pembuatan menggunakan tangan dan mesin memiliki kualitas, harga, kenyamanan yang berbeda. Berikut perbedaan kain sutera ATBM dan ATM.
Sifat Kain Sutera ATBM
- Jika diraba bahan terasa agak kasar dan tekstur kain lebih tebal
- Bahan lebih mudah kusut namun tetap lembut
- Menghasilkan warna yang lebih alami
- Harga cenderung lebih mahal
- Diproduksi dalam jumlah terbatas
- Ukuran kain lebih kecil
Sifat Kain Sutera ATM
- Jika diraba bahan terasa lebih halus dan tekstur kain lebih lembut dan padat
- Motif kain cenderung pasaran karena dibuat dalam jumlah banyak
- Ukuran kain lebih besar
- Harga kain lebih murah
Ciri-Ciri Kain Sutera Asli
 Kenali ciri-ciri kain sutera agar tak tertipu. (Foto: iStockphoto/jxfzsy) |
Agar tidak tertipu saat akan membeli kain sutera asli yang kini banyak dijual palsunya, kenali ciri-ciri sutera asli berikut ini:
- Kain sutera memiliki daya serap tinggi dan nyaman digunakan meski dipakai saat suhu sedang panas, kain juga terasa lebih ringan.
- Kain terasa halus saat tersentuh oleh kulit.
- Kain memiliki efek berkilau, hal ini diakibatkan efek dari lapisan fibroin (protein pada benang yang dihasilkan ulat sutera).
- Kain cepat kering saat dicuci.
- Kain sutera bersifat elastis, saat ditarik akan meregang secara alami
Setelah mengetahui ciri-ciri kain sutera di atas, diharapkan Anda dapat membedakan dengan sutera palsu dan terhindar dari kerugian akibat membeli sutera palsu. Semoga membantu.