Pandemi, Barbie 'Muncul' Jadi Ilmuwan Vaksin

tim, CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 21:00 WIB
Ilmuwan vaksin Covid-19 AstraZeneca Sarah Gilbert menerima penghargaan berupa boneka Barbie khusus dengan wujud mirip dirinya. Ilmuwan vaksin Covid-19 AstraZeneca Sarah Gilbert menerima penghargaan berupa boneka Barbie khusus dengan wujud mirip dirinya. (AP/Andy Paradise)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ilmuwan vaksin Covid-19 Sarah Gilbert telah menerima ragam penghargaan sains atas kinerjanya. Namun kini, ia berbagi kehormatan khusus bersama dengan Beyonce, Marilyn Monroe dan Eleanor Roosevelt setelah dibuatkan boneka Barbie berwujud mirip dengannya.

Gilbert, seorang profesor berusia 59 tahun di Oxford University dan salah satu pengembang vaksin Oxford/AstraZeneca, adalah satu dari enam wanita dalam perjuangan Covid-19 yang mendapatkan boneka Barbie khusus ini.

Pembuat mainan Mattel Inc (MAT.O) mengakui mereka sebagai sederet boneka Barbie 'role model' atau tokoh panutan.


Boneka Barbie Gilbert memiliki rambut pirang panjang dan kacamata hitam besar. Boneka ini mengenakan blazer dan celana biru tua yang dipadukan dengan blus putih, disesuaikan dengan gaya sang ilmuwan.

"Ini adalah konsep yang sangat aneh, memiliki boneka Barbie yang dibuat dalam rupa saya," kata Gilbert dalam sebuah wawancara untuk Mattel, seperti dikutip Reuters.

"Saya berharap ini akan menjadi bagian dari membuat lebih normal bagi anak perempuan untuk berpikir tentang karir di bidang sains," tambahnya.

In this undated photo issued by Mattel, a view of the Barbie doll made in the image of British Professor Sarah Gilbert, in honour of the Oxford vaccine co-creator. The toy company has created models in honour of five other women working in STEM around the world. (Andy Paradise/Mattel via AP)Ilmuwan vaksin Covid-19 AstraZeneca Sarah Gilbert menerima penghargaan berupa boneka Barbie khusus dengan wujud mirip dirinya. (AP/Andy Paradise)

Di antara penerima penghargaan boneka Barbie ini adalah perawat ruang gawat darurat Amy O'Sullivan yang merawat pasien Covid-19 pertama di Rumah Sakit Wycoff di Brooklyn, New York, dan Audrey Cruz, dokter garis depan di Las Vegas yang memerangi diskriminasi, menurut Mattel.

Boneka lainnya termasuk Chika Stacy Oriuwa, seorang psikiater Kanada di University of Toronto yang memerangi rasisme sistemik dalam perawatan kesehatan, dan peneliti biomedis Brasil Jaqueline Goes de Jesus, yang memimpin pengurutan genom varian Covid-19 di Brasil.

Terakhir, sebuah boneka untuk menghormati Kirby White, seorang dokter Australia yang memelopori alat pelindung diri yang dapat dicuci dan digunakan kembali oleh pekerja garis depan selama pandemi.

Selain dibuatkan boneka khusus, Mattel juga memberikan donasi ke sejumlah organisasi atas nama para penerima penghargaan.

Gilbert memilih organisasi nirlaba WISE (Women in Science & Engineering), yang didedikasikan untuk menginspirasi gadis-gadis untuk mempertimbangkan karir di STEM, untuk menerima sumbangan keuangan dari perusahaan pembuat mainan tersebut.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK