Jakarta, CNN Indonesia -- Meski kebanyakan perempuan mendambakan punya tubuh ramping dan menarik, tapi bagi penyanyi Agnez Mo, itu saja tak cukup. Buat dia paling penting adalah menjaga agar tubuh tetap bugar dan sehat. Bukan cuma soal menurunkan berat badan dengan diet ketat tapi juga olahraga.
Untuk mendapatkan bentuk tubuhnya seperti saat ini, Agnez Mo mengaku berpegang pada pola pikir bahwa hidup tak hanya soal tubuh ramping tapi juga sehat, bugar dan know your body sesuai dengan yang dijalani hingga saat ini.
Cinta Olahraga Dimulai dari Musibah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Agnez, terlahir dari pasangan atlet nasional justru tak membuatnya langsung mencintai olahraga. Dirinya memang aktif secara fisik tapi tak pernah melakukan olahraga apapun hingga usia 16 tahun.
"Apalagi waktu itu saya masih syuting sinetron, saya tidak pernah kepikiran masalah olahraga," kata Agnez dalam Virtual Press Conference Peluncuran Active Water, Selasa (13/9).
Terlalu aktif karena jadwal syuting, acara musik, iklan, modeling dan kegiatan lainnya di masa itu tentu membuat tubuhnya kelelahan. Satu waktu, Agnez hendak menggelar konser tunggal, salah satu konser terbesar yang harusnya dia gelar pertama kali di usia 16 tahun.
Bahkan di konser itu, dia harusnya melakukan duet dengan diva pop masa itu, Krisdayanti. Nahas, saat melakukan latihan dance, kakinya terkilir hingga sulit digunakan berjalan.
"Pada saat di rumah my mom and my dad bilang this is what you get kalau you want to dance tapi you don't eat good, dan kamu tidak olahraga," katanya.
Setelah kejadian itu, ayahnya memutuskan agar Agnez mengikuti latihan fisik dan berolahraga dengan bantuan trainer.
"Dari situlah saya mencintai olahraga dan knowing the important of makanan yang benar untuk badan dan juga olahraga," katanya.
Pernah Diet Ketat
( Astrid Stawiarz/Getty Images for Refinery29/AFP)
Diet Ketat ala Agnez Mo
Bukan hanya tak suka olahraga, Agnez mengaku bahwa dirinya adalah orang yang benar-benar ketat soal makanan di masa lalu. Bahkan dia tak mengizinkan makanan selain ayam bakar tanpa bumbu dan nasi merah masuk ke perutnya. Agnez Mo diet ketat.
Bahkan kata Agnez, ketika harus menghadiri sebuah kegiatan, sebisa mungkin dia akan memakan makanan yang dibawa dari rumah di atas mobil. Tentu saja makanan tanpa bumbu dan rasa.
"Padahal sedikit garam dan lada itu tidak apa-apa sebenarnya, asal kita minumnya cukup," aku Agnez.
"Saya dulu seekstrem itu. Pokoknya kalau karbo itu yang penting vegetable dan nasi merah karena kebetulan badan saya kebih cocok nasi merah dari pada kentang," kata dia.
Namun, kebiasaan dan pola pikir itu pun perlahan dia ubah. Sekarang yang dia lakukan adalah mengenal dan mengetahui apa yang benar-benar diinginkan tubuh.
"Sudah beberapa tahun ini saya mulai belajar lebih listen to my body. Misal kalau hari ini saya gak terlalu banyak keluar. Lebih banyak di depan laptop, asupan karbo saya turunin tapi protein tetep," kata dia.
"Atau sebaliknya kalau kegiatan fisik sedang banyak, asupan karbo saya naikin, lemaknya juga karbo tetep nasi merah. Pokoknya, mengetahui badan saya, apa yang saya butuhkan dan its work on me," jelasnya.