6 Bahaya Anal Seks dari Sisi Medis

CNN Indonesia | Rabu, 15/09/2021 19:30 WIB
Anal seks adalah perbuatan seksual yang memasukkan penis, jari, atau obyek lain (seperti vibrator) ke dalam anus. Padahal ada bahaya seks anal. Anal seks adalah perbuatan seksual yang memasukkan penis, jari, atau obyek lain (seperti vibrator) ke dalam anus. Padahal ada bahaya seks anal. (Istockphoto/Milkos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anal seks adalah perbuatan seksual yang memasukkan penis, jari, atau obyek lain (seperti vibrator) ke dalam anus. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kepuasan seksual, padahal ada bahaya seks anal.

Banyak orang beranggapan bahwa anal seks untuk tujuan mendapatkan kepuasan seksual adalah perilaku seks yang aman lantaran tak menyebabkan kehamilan. Namun tanpa disadari ada berbagai bahaya seks anal yang mengintai.

Boy Abidin, dokter spesialis kandungan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading mengungkapkan secara anatomi, antara vagina dan juga anus sangatlah berbeda.


"Bentuk selnya sangat berbeda di daerah anus dan vagina. (Ini) berkaitan dengan fungsinya," ungkapnya kepada CNNIndonesia.com.

"Memang vagina untuk penetrasi, untuk aktivitas seksual, sudah didesain. Fungsi untuk ovulasi, sex activity, keluar bayi."

Berbeda dengan seks lewat vagina, ada beberapa bahaya anal seks yang diungkapkan Boy.

1. Kerusakan sfingter

Bahaya anal seks antara lain sfingter yang rusak.

"Sfingter akan rusak, kalau jebol susah diperbaiki," ucap Boy.

"Di anus sfingter dibuat kuat, tapi bisa jadi jebol."

2. Mengganggu buang air

"Di anus, tujuannya pembuangan, dari dalam keluar. menahan ada sfingter. Sfingter itu kan biar nahan feses. fungsinya dah jelas beda. vagina penetrasi masuk ke dalam, ini keluar."

3. Kerusakan saraf

Boy mengungkapkan bahwa ketika melakukan anal seks, banyak yang mengejar variasi seks dan kenikmatan.

"Daerah anus itu bicara secara saraf, daerah saraf sensitif, paling sensisitf, nikmat di sana. Tapi dari sisi itunya saja," katanya.

Hanya saja, tanpa disadari hal ini bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembuluh darah, dan sel di area sekitar anus.

4. Risiko infeksi karena luka

Anus merupakan saluran untuk keluarnya feses atau kotoan.

"Ini enggak mungkin bersih, banyak kuman, bau, ada proses fermentasi, pertumbuhan kuman, sangat ditakutkan.

"Kuman di daerah anus itu, pembuangan itu kuman yang sangat patogen, potensi masalah."

Ditambahkannya, di anus tak ada sistem perlindungan. Jika ada luka, maka kuman akan masuk ke sirkulasi darah. Hal ini akan menyebabkan berbagai infeksi termasuk HIV.

5. Risiko kanker kolon.
"Risiko kanker kolon, iritasi di daerah sana perubahan bentuk sel dan risiko proses keganasan," ucapnya.

6. Ambeien
Ambeien juga menjadi salah satu bahaya anal seks.

"Ambeien bisa, tapi enggak langsung, ini kan dorongan dari bawah."

(els/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK