Jangan Salah Masuk, Kenali Perbedaan Onsen & Sento di Jepang
CNN Indonesia
Rabu, 15 Sep 2021 15:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Jangan salah masuk, karena selain onsen ada juga sento yang merupakan tempat pemandian umum di Jepang. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Berendam di onsen sudah pasti menjadi kegiatan wisata yang wajib dilakukan saat mengunjungi Jepang. Tapi jangan sampai salah masuk tempat pemandian, karena selain onsen, ada pula sento.
Apa perbedaan antara onsen (温泉) dan sento (銭湯)? Airnya.
Sementara onsen berfungsi untuk kesenangan relaksasi dan manfaat kesehatan dari mandi di air yang kaya nutrisi, sento adalah tempat pemandian yang melayani kebutuhan kebersihan sehari-hari dan lebih praktis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan sento, yang biasanya terletak di pusat kota, menggunakan air ledeng atau sumur.
Lalu onsen, yang biasanya terletak di atau dekat gunung berapi, mengandung berbagai mineral dan harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh undang-undang.
Meski demikian, pengelola sento sering menambahkan garam mandi atau bubuk buatan, berbagai herbal, susu atau bahkan sake ke dalam air untuk meningkatkan efek mandi.
Kalau harga masuk onsen sekitar 1.000 yen per orang - atau lebih tergantung pada fasilitas dan lokasi - tiket masuk ke sento berkisar antara 350 hingga 470 yen, harga yang ditentukan oleh pemerintah setempat.
Biaya masuk sento lebih murah sehingga penduduk setempat dapat menggunakannya untuk mandi sehari-hari.
Sento memang awalnya berfungsi sebagai tempat pemandian untuk orang-orang yang tidak memilikinya di rumah.
Tapi saat ini, 98 persen pengguna sento ialah mereka yang juga memiliki rumah dengan bak mandi, menurut Asosiasi Sento Tokyo seperti yang dikutip dari Okinawa Stripes. Alasan kedatangan mereka sudah pasti ingin bernostalgia dan bersosialisasi.
Meski berendam di sento tarifnya lebih murah ketibang onsen, tetapi terkadang pengunjung perlu membawa sampo dan sabun mandi sendiri.
Kini ada juga tempat pemandian yang menggabungkan konsep onsen dan sento, yang disebut "super sento".
Fasilitas di dalamnya menawarkan berbagai macam bak mandi, sauna, dan layanan lainnya, tetapi tetap tidak menggunakan air alami seperti yang bisa dinikmati onsen.
Sento biasanya bukan pukul 16.00 sampai 23.00. Tapi ada juga yang beroperasi sejak pagi.
Kalau ingin menikmati wisata wellness ala Jepang, silakan datang ke onsen. Tapi jika ingin menikmati kearifan lokal penduduknya, silakan datang ke sento.
Tips berkunjung ke tempat pemandian di Jepang
Baik di onsen, sento, atau super sento, pengunjung harus memahami etika yang diterapkan.
Wisatawan mancanegara biasanya ragu-ragu saat hendak mengunjungi tempat pemandian di Jepang karena masalah privasi, namun sebenarnya banyak tempat yang punya area terpisah untuk perempuan dan pria.
Mengutip Cool JP, berikut tips singkat saat mendatangi onsen, sento, dan super sento di Jepang:
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Tips berkunjung ke tempat pemandian di Jepang
Baik di onsen, sento, atau super sento, pengunjung harus memahami etika yang diterapkan.
Wisatawan mancanegara biasanya ragu-ragu saat hendak mengunjungi tempat pemandian ini karena masalah privasi, namun sebenarnya banyak tempat yang punya area terpisah untuk perempuan dan pria.
Mengutip Cool JP, berikut tips singkat saat mendatangi onsen, sento, dan super sento di Jepang:
1. Cuci diri Anda sampai bersih sebelum berendam di kolam, agar tubuh tidak membawa kotoran ke dalam bak mandi bersama.
2. Duduk di bangku yang disediakan di dalam kolam dan berendamlah dengan santai, tidak ada yang boleh berdiri kecuali hendak keluar masuk kolam.
3. Bawalah perlengkapan mandi dan handuk Anda sendiri jika Anda tidak yakin dengan barang yang disediakan (terutama saat menyambangi sento tradisional).
4. Jangan memakai pakaian apa pun di kolam, bahkan handuk mandi untuk menutupi badan. Anda dapat membawa handuk kecil tetapi tidak boleh masuk ke dalam air. Letakkan di samping atau gantung di kepala Anda.
5. Kolam di onsen, sento, dan super sento bukanlah bak mandi, jadi jangan menggosok diri Anda di dalamnya.
6. Ikat rambut Anda jika panjang, tidak ada yang suka melihat helai rambut mengambang di dalam kolam.
7. Jangan menatap terang-terangan ke arah pengunjung lain, toh Anda juga tidak suka jika orang lain menatap balik. Jangan pula iseng keluarkan kamera untuk berfoto di area kolam.
8. Kalau memiliki tato, sebaiknya kontak pengelola tempat pemandian sebelum datang, karena memperlihatkan tato di tempat pemandian masih menjadi hal tabu di Jepang - yang sering dikaitkan dengan geng Yakuza. Biasanya di tempat pemandian dengan kolam-kolam privat pengunjung bertato masih diperbolehkan masuk.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
Berendam di onsen sudah pasti menjadi kegiatan wisata yang wajib dilakukan saat mengunjungi Jepang. Tapi jangan sampai salah masuk tempat pemandian, karena selain onsen, ada pula sento.
Apa perbedaan antara onsen (温泉) dan sento (銭湯)? Airnya.
Sementara onsen berfungsi untuk kesenangan relaksasi dan manfaat kesehatan dari mandi di air yang kaya nutrisi, sento adalah tempat pemandian yang melayani kebutuhan kebersihan sehari-hari dan lebih praktis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan sento, yang biasanya terletak di pusat kota, menggunakan air ledeng atau sumur.
Lalu onsen, yang biasanya terletak di atau dekat gunung berapi, mengandung berbagai mineral dan harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh undang-undang.
Meski demikian, pengelola sento sering menambahkan garam mandi atau bubuk buatan, berbagai herbal, susu atau bahkan sake ke dalam air untuk meningkatkan efek mandi.
Kalau harga masuk onsen sekitar 1.000 yen per orang - atau lebih tergantung pada fasilitas dan lokasi - tiket masuk ke sento berkisar antara 350 hingga 470 yen, harga yang ditentukan oleh pemerintah setempat.
Biaya masuk sento lebih murah sehingga penduduk setempat dapat menggunakannya untuk mandi sehari-hari.
Sento memang awalnya berfungsi sebagai tempat pemandian untuk orang-orang yang tidak memilikinya di rumah.
Tapi saat ini, 98 persen pengguna sento ialah mereka yang juga memiliki rumah dengan bak mandi, menurut Asosiasi Sento Tokyo seperti yang dikutip dari Okinawa Stripes. Alasan kedatangan mereka sudah pasti ingin bernostalgia dan bersosialisasi.
Meski berendam di sento tarifnya lebih murah ketibang onsen, tetapi terkadang pengunjung perlu membawa sampo dan sabun mandi sendiri.
Kini ada juga tempat pemandian yang menggabungkan konsep onsen dan sento, yang disebut "super sento".
Fasilitas di dalamnya menawarkan berbagai macam bak mandi, sauna, dan layanan lainnya, tetapi tetap tidak menggunakan air alami seperti yang bisa dinikmati onsen.
Sento biasanya bukan pukul 16.00 sampai 23.00. Tapi ada juga yang beroperasi sejak pagi.
Kalau ingin menikmati wisata wellness ala Jepang, silakan datang ke onsen. Tapi jika ingin menikmati kearifan lokal penduduknya, silakan datang ke sento.
Tips berkunjung ke tempat pemandian di Jepang
Baik di onsen, sento, atau super sento, pengunjung harus memahami etika yang diterapkan.
Wisatawan mancanegara biasanya ragu-ragu saat hendak mengunjungi tempat pemandian di Jepang karena masalah privasi, namun sebenarnya banyak tempat yang punya area terpisah untuk perempuan dan pria.
Mengutip Cool JP, berikut tips singkat saat mendatangi onsen, sento, dan super sento di Jepang:
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
8 Tips Berkunjung ke Onsen dan Sento, Tempat Pemandian di Jepang
Jangan salah masuk, karena selain onsen ada juga sento yang merupakan tempat pemandian umum di Jepang. (iStockphoto)
Tips berkunjung ke tempat pemandian di Jepang
Baik di onsen, sento, atau super sento, pengunjung harus memahami etika yang diterapkan.
Wisatawan mancanegara biasanya ragu-ragu saat hendak mengunjungi tempat pemandian ini karena masalah privasi, namun sebenarnya banyak tempat yang punya area terpisah untuk perempuan dan pria.
Mengutip Cool JP, berikut tips singkat saat mendatangi onsen, sento, dan super sento di Jepang:
1. Cuci diri Anda sampai bersih sebelum berendam di kolam, agar tubuh tidak membawa kotoran ke dalam bak mandi bersama.
2. Duduk di bangku yang disediakan di dalam kolam dan berendamlah dengan santai, tidak ada yang boleh berdiri kecuali hendak keluar masuk kolam.
3. Bawalah perlengkapan mandi dan handuk Anda sendiri jika Anda tidak yakin dengan barang yang disediakan (terutama saat menyambangi sento tradisional).
4. Jangan memakai pakaian apa pun di kolam, bahkan handuk mandi untuk menutupi badan. Anda dapat membawa handuk kecil tetapi tidak boleh masuk ke dalam air. Letakkan di samping atau gantung di kepala Anda.
5. Kolam di onsen, sento, dan super sento bukanlah bak mandi, jadi jangan menggosok diri Anda di dalamnya.
6. Ikat rambut Anda jika panjang, tidak ada yang suka melihat helai rambut mengambang di dalam kolam.
7. Jangan menatap terang-terangan ke arah pengunjung lain, toh Anda juga tidak suka jika orang lain menatap balik. Jangan pula iseng keluarkan kamera untuk berfoto di area kolam.
8. Kalau memiliki tato, sebaiknya kontak pengelola tempat pemandian sebelum datang, karena memperlihatkan tato di tempat pemandian masih menjadi hal tabu di Jepang - yang sering dikaitkan dengan geng Yakuza. Biasanya di tempat pemandian dengan kolam-kolam privat pengunjung bertato masih diperbolehkan masuk.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.