Sandiaga Sebut Kampung Blekok Hadirkan Peluang Usaha Warga

Kemenparekraf, CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 19:56 WIB
Desa Wisata Kampung Blekok terpilih menjadi 50 desa wisata terbaik dari 70.000 lebih desa wisata. Sandiaga menyebut hal itu akan membuka peluang usaha warga. Desa Wisata Kampung Blekok akhirnya terpilih menjadi 50 desa wisata terbaik dari 70.000 lebih desa wisata di Nusantara. (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Angkat kearifan lokal serta pelestarian alam pesisir, Desa Wisata Kampung Blekok akhirnya terpilih menjadi 50 desa wisata terbaik dari 70.000 lebih desa wisata di Nusantara.

Terpilihnya desa wisata yang berada di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur itu diharapkan dapat membawa manfaat kepada masyarakat, tercipata pelang usaha dan lapangan kerja.

Harapan itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ketika mengunjungi Desa Wisata Kampung Blekok, SItubondo, Jawa Timur pada Jumat (17/9).


Dalam kesempatan tersebut, dirinya memberikan sertifikat sekaligus plakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo atas terpilihnya Desa Wisata Kampung Balekok menjadi 50 Desa Wisata Indonesia Bangkit.

Penghargaan itu diungkapkan Sandi menjadi bukti bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil.

Kerja keras dalam menjaga kearifan lokal dan pelestarian lingkungan yang telah dilakoni selama bertahun-tahun kini membawa berkah bagi masyarakat.

"Desa Wisata Kampung Blekok ini menjadi harapan, penyemangat, optimisme untuk bisa menjaga kelestarian alam. Oleh karena itu dibutuhkan butuh 3C, Commitment, Competence dan Champion serta 3G, Gercep, Geber dan Gaspol," ujar Sandiaga.


Dia menuturkan seiring dengan penurunan kasus Covid-19, Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Situbondo kini mulai menggeliat bangkit.

Namun, ditegaskan Sandiaga, dibutuhkan dukungan semua pihak dalam pengembangan Desa Wisata Kampung Blekok. Kondisi pariwisata secara umum diungkapkan Sandiaga memang memprihatinkan.

Namun diyakini terdapat secercah harapan seiring dengan penanggulangan Covid-19.

Pariwisata berbasis komunitas atau community base tourism serta pemberdayaan masyarakat katanya harus terus dikembangkan.

"Tadi kita melihat masyarakat melepas burung blekok sawah. Ini menjadi satu sarana untuk menggerakan ekonomi dan membuka lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno.

"Jadi harapan kita walaupun hampir sekitar 2 juta lapangan kerja hilang karena pandemi, tapi ada lapangan kerja baru yang berkualitas di desa wisata seperti konservasi dan penanaman mangrove," jelasnya.

Kesan Fantastis dan Mistis

Lewat pengembangan desa wisata, dirinya berharap kesan fantastis, mistis dan manis dapat dihadir.

Sehingga para wisatawan yang datang tak hanya menikmati keindahan alam maupun keberagaman budaya, tetapi juga mencintai Indonesia.

"Pengalaman yang fantastis, ada kesan-kesan mistis, apalagi saat melewati ada lagu-lagu mengiringi, tapi tentunya membawa satu kenangan yang manis. Itu yang harus kita hadirkan," ungkap Sandiaga Uno .

Hal senada disampaikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Dirinya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kemenparekraf.

Penghargaan tersebut menurutnya menjadi modal semangat, tak hanya bagi Pemkab Situbondo, tetapi juga masyarakat untuk terus menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

"Puji Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, Jumat yang manis, sungguh luar biasa hari ini," ungkap Karna.

(asa)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK