Jakarta, CNN Indonesia -- Pada pertengahan tahun lalu, Tol Kahyangan di Kabupaten Batang, Dieng, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial karena terlihat menyuguhkan pemandangan alam nan indah.
Tahun ini, ada ruas jalan baru yang konsepnya kurang lebih sama, namun berada di Magelang.
Tol Kahyangan Magelang menghubungkan Dusun Wonodadi di Desa Wonolelo dengan Dusun Suwanting di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Letaknya tak jauh dari tak jauh dari jalan utama Magelang-Boyolali via Selo.
Dari Blabak Mungid, wisatawan bisa mengarahkan kendaraan menutu Sawangan atau Obyek Wisata Ketep Pass.
Sesampainya di sana, pilih simpang yang menuju Selo Boyolali yang menuju Desa Wonolelo.
Setiba di Desa Wonolelo, susuri jalan yang menuju Dusun Wonodadi.
Meski dinamakan jalan tol, namun ruas jalannya tidak sebesar jalan tol pada umumnya, karena hanya berupa jalur dua kendaraan yang diapit sawah.
Selama melintas di Tol Kahyangan Magelang, orang-orang bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu saat cuaca cerah.
Wisatawan bisanya menyusuri ruas jalan ini dari Desa Wonolelo, karena kondisi jalannya sudah dicor halus.
Namun pesepeda alam dan crosser biasanya memulai perjalanan dari Desa Banyuroto, karena lanskapnya lebih "menantang", dengan tanjakan dan turunan yang lumayan curam plus kontur jalannya yang masih alami bak jalanan desa.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
[Gambas:Instagram]
Tol Kahyangan Magelang, Destinasi Gowes di Antara Dua Gunung
Pemandangan Gunung Merbabu dan Gunung Merapi bisa terlihat saat melintasi Tol Kahyangan Magelang. (iStockphoto/masdinnu)
Jika hendak berkendara atau gowes di sini, pastikan kondisi armada sangat mumpuni untuk melintasi jalanan berlikunya.
Pengemudi juga harus berhati-hati jika akan berpapasan dengan kendaraan lain.
Kalau ingin mengambil foto atau video pemandangan alam di sekelilingnya, wisatawan mungkin bisa datang menjelang tengah hari, di saat matahari sedang bersinar cerah.
Karena biasanya saat hari masih terlalu pagi, kabut akan turun dari pegunungan, sehingga ruas jalan ini disebut Tol Kahyangan.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
[Gambas:Photo CNN]