Selain Lombok dan Kepulauan Gili, Pulau Moyo juga sering menjadi destinasi wisata "kaum sultan" karena keberadaan hotel mewah milik grup Aman di sana, yakni Amanwana.
Amanwana sudah pasti pilihan tempat menginap Rachel bersama keluarga dan teman-temannya selama di Pulau Moyo.
Untuk menuju ke tempat penginapan ini, turis bisa naik pesawat dari Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali ke Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III di Sumbawa, yang durasi terbangnya kurang lebih 1 jam.
Setelah mendarat di Sumbawa, turis akan dijemput oleh tim transportasi untuk naik kapal cepat menuju Pulau Moyo.
Dari penerbangan sampai pelayaran, mata turis akan dimanjakan oleh pemandangan darat dan lautan Pulau Sumbawa yang mempesona dan seakan belum tersentuh modernisasi.
Tempat penginapan ini yang menawarkan sensasi bermalam dalam tenda glamping dengan fasilitas dan layanan bak resor mewah di pulau pribadi.
Karena berada di pulau terpencil, Amanwana menjamin ketenangan dan privasi setiap tamunya.
Ada 12 tenda berkonsep glamping yang bisa diinapi di tengah area seluas 32 ribu hektare dengan pemandangan langsung ke Laut Flores.
Ada dua tipe kamar yang ditawarkan di Amanwana, yang berpemandangan hutan Jungle Tent dan yang berpemandangan lautan Ocean Tent.
Untuk bisa bermalam di tempat penginapan yang merupakan properti dari jaringan hotel internasional Aman ini, turis bisa merogoh kocek mulau dari US$1300 (sekitar Rp20 juta) per malam.
Harga tersebut sudah termasuk kamar di tenda glamping seluas 58 meter persegi yang nyaman, serta sarapan, makan siang, dan makan malam untuk dua orang.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Amanwana dikelilingi oleh laut dan hutan yang masih menjadi habitat alami kawanan Penyu Sisik, Penyu Hijau, Belut Moray, lobster, Ikan Kakatua dan paus. Tak heran jika Pulau Moyo menjadi salah satu spot snorkeling dan diving ternama di dunia.
Trip menyelam bakal membawa turis ke sejumlah spot snorkeling dan diving di Pulau Satonda yang berpemandangan langsung ke Gunung Tambora.
Selain menyelam, turis juga bisa memancing, bermain kayak, atau trekking di hutan.
Salah satu rute trekking favorit turis di Pulau Moyo ialah ke Air Terjun Mata Jitu, yang menyimpan kenangan akan sosok mendiang Putri Inggris yang dicintai dunia, Putri Diana.
Lady Di sempat datang ke Air Terjun Mata Jitu pada tahun 1993. Kabarnya kunjungan wisatanya ke Indonesia saat itu dalam rangka meredam konflik pernikahannya dengan Pangeran Charles.
Tak banyak cerita yang berhasil dikumpulkan oleh warga sekitar mengenai kunjungan ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry itu selama di Pulau Moyo.
Yang pasti, Putri Diana yang bermalam selama tiga hari di salah satu resor eksklusif di Pulau Moyo mengaku amat terkagum dengan keindahan Air Terjun Mata Jitu.
Warga sekitar lalu menyebut Air Terjun Mata Jitu sebagai Air Terjun Lady Di atau Queen Waterfall.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.
Selain Lombok dan Kepulauan Gili, Pulau Moyo juga sering menjadi destinasi wisata "kaum sultan" karena keberadaan hotel mewah milik grup Aman di sana, yakni Amanwana.
Amanwana sudah pasti pilihan tempat menginap Rachel bersama keluarga dan teman-temannya selama di Pulau Moyo.
Untuk menuju ke tempat penginapan ini, turis bisa naik pesawat dari Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali ke Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III di Sumbawa, yang durasi terbangnya kurang lebih 1 jam.
Setelah mendarat di Sumbawa, turis akan dijemput oleh tim transportasi untuk naik kapal cepat menuju Pulau Moyo.
Dari penerbangan sampai pelayaran, mata turis akan dimanjakan oleh pemandangan darat dan lautan Pulau Sumbawa yang mempesona dan seakan belum tersentuh modernisasi.
Tempat penginapan ini yang menawarkan sensasi bermalam dalam tenda glamping dengan fasilitas dan layanan bak resor mewah di pulau pribadi.
Karena berada di pulau terpencil, Amanwana menjamin ketenangan dan privasi setiap tamunya.
Ada 12 tenda berkonsep glamping yang bisa diinapi di tengah area seluas 32 ribu hektare dengan pemandangan langsung ke Laut Flores.
Ada dua tipe kamar yang ditawarkan di Amanwana, yang berpemandangan hutan Jungle Tent dan yang berpemandangan lautan Ocean Tent.
Untuk bisa bermalam di tempat penginapan yang merupakan properti dari jaringan hotel internasional Aman ini, turis bisa merogoh kocek mulau dari US$1300 (sekitar Rp20 juta) per malam.
Harga tersebut sudah termasuk kamar di tenda glamping seluas 58 meter persegi yang nyaman, serta sarapan, makan siang, dan makan malam untuk dua orang.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Mengintip Liburan Mewah Rachel Vennya di Pulau Moyo Sumbawa
Pemandangan Pulau Moyo, destinasi wisata mewah selebrgam Rachel Vennya usai pulau dari Amerika Serikat. (Dok. Amanwana)
Amanwana dikelilingi oleh laut dan hutan yang masih menjadi habitat alami kawanan Penyu Sisik, Penyu Hijau, Belut Moray, lobster, Ikan Kakatua dan paus. Tak heran jika Pulau Moyo menjadi salah satu spot snorkeling dan diving ternama di dunia.
Trip menyelam bakal membawa turis ke sejumlah spot snorkeling dan diving di Pulau Satonda yang berpemandangan langsung ke Gunung Tambora.
Selain menyelam, turis juga bisa memancing, bermain kayak, atau trekking di hutan.
Salah satu rute trekking favorit turis di Pulau Moyo ialah ke Air Terjun Mata Jitu, yang menyimpan kenangan akan sosok mendiang Putri Inggris yang dicintai dunia, Putri Diana.
Lady Di sempat datang ke Air Terjun Mata Jitu pada tahun 1993. Kabarnya kunjungan wisatanya ke Indonesia saat itu dalam rangka meredam konflik pernikahannya dengan Pangeran Charles.
Tak banyak cerita yang berhasil dikumpulkan oleh warga sekitar mengenai kunjungan ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry itu selama di Pulau Moyo.
Yang pasti, Putri Diana yang bermalam selama tiga hari di salah satu resor eksklusif di Pulau Moyo mengaku amat terkagum dengan keindahan Air Terjun Mata Jitu.
Warga sekitar lalu menyebut Air Terjun Mata Jitu sebagai Air Terjun Lady Di atau Queen Waterfall.
Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.
Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.