BPA, Bahan Kimia Yang Berisiko Jangka Panjang Untuk Kesehatan

tim | CNN Indonesia
Jumat, 15 Oct 2021 19:55 WIB
BPA adalah senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan, baik untuk anak-anak, orang dewasa bahkan ibu hamil. Apa sebenarnya BPA? BPA adalah senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan, baik untuk anak-anak, orang dewasa bahkan ibu hamil. Apa sebenarnya BPA?(Thinkstock/M-image)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah produk, baik itu makanan kemasan atau alat makan dan peralatan dapur kerap dilabeli tulisan BPA-free. Istilah BPA mungkin masih agak asing bagi sebagian orang. Tak seperti label lainnya, BPA memang bukan sesuatu yang banyak diketahui orang, kandungan BPA dalam suatu produk juga kerap diabaikan.

Padahal, BPA adalah senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan, baik untuk anak-anak, orang dewasa bahkan ibu hamil. Apa sebenarnya BPA?

BPA merupakan nama lain dari Bisphenol-A. Bisphenol-A ini kerap digunakan untuk mengikat plastik agar lebih padat dan keras. Bahan ini merupakan kandungan berbahaya yang memiliki risiko jangka panjang untuk kesehatan.


Oleh karena itu, Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan, seharusnya BPA tidak digunakan dalam kemasan makanan dan minuman, terutama yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, serta balita. Namun BPA justru banyak ditemukan pada kaleng makanan kemasan, dan berbagai macam jenis plastik polikarbonat.

Bahkan kata Nia, tak sedikit botol susu yang biasa digunakan bayi justru mengandung BPA. Tak hanya itu, gelas plastik, piring hingga sendok berbahan dasar plastik dipastikan mengandung BPA, padahal peralatan ini paling sering digunakan anak-anak.

"BPA memiliki risiko yang sangat besar terhadap ibu hamil. Salah satunya mengganggu kerja endokrin dan meniru estrogen," katanya saat menjadi pembicara dalam dialog publik, Mendesain Regulasi Bisphenol A yang Tepat dan disiarkan secara daring, beberapa waktu lalu.

Bahan ini memang cukup problematis dalam kehidupan, sebab memang muncul dan ada di mana-mana. Bahkan BPA dengan bebas masuk ke dalam rantai konsumsi masyarakat. Oleh karenanya, BPA ini bisa ditemukan di dalam tubuh manusia melalui urin, darah, termasuk darah ibu hamil, tali pusat, dan ASI.

"BPA adalah polusi yang tidak terlihat dan tidak tercium, namun bisa masuk kemana-mana dengan berbagai cara. Penggunaannya yang terlalu masif dan tidak disadari akan membuat banyak orang terkena penyakit akibat paparan BPA," kata dia.

Mudah masuk ke tubuh

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER