Jakarta, CNN Indonesia -- Kawasan Jongno 3-ga di Seoul, Korea Selatan, menempati peringkat ketiga dalam daftar kawasan terkeren di dunia tahun ini versi situs gaya hidup Time Out.
Jongno 3-ga (dibaca: jong-no-sam-ga) adalah rumah bagi komunitas LGBTQ+ di Negara Ginseng.
Letaknya di Jongno-gu, namun keriaan kawasannya seakan tersebunyi, karena eksistensi kaum LGBTQ+ di negara yang konservatif ini belum terlalu progresif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jongno 3-ga berlokasi di antara pintu keluar 3 dan 6 Stasiun Jongno 3-ga ke Nakwon Arcade. Area ini terbuka untuk pria dan wanita dari segala usia dan orientasi seksual.
Time Out menulis, kawasan Jongno 3-ga sempat ditinggalkan pengunjung selama pandemi virus Corona, karena anggapan miring terkait kemeriahan pesta-pesta di sana yang menjadi biang keladi penularan Covid-19.
Namun lama kelamaan keriaan di Jongno 3-ga pulih kembali, meski kelab malam tetap tertutup selama pembatasan virus Corona.
Bar sekarang penuh sesak pada akhir pekan. Bahkan saat ini ada bar yang menyuguhkan pertunjukkan drag, sesuatu yang sebelumnya belum pernah ada di Jongno 3-ga.
MOU masih dikenal sebagai bar yang menyajikan koktail terbaik di lingkungan ini, sementara bar bawah tanah Viva adalah tempat nongkrong yang lebih santai.
Banyak tenda makanan jalanan pojangmacha kembali ramai.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
Kawasan LGBTQ di Seoul yang Masuk Daftar Terkeren Sedunia
Jongno 3-ga, kawasan LGBTQ+ di Seoul, Korea Selatan, menempati peringkat ketiga dalam daftar kawasan terkeren di dunia tahun ini versi situs gaya hidup Time Out. (istockphoto/TwilightShow)
Jongno 3-ga lebih dari sekadar tempat untuk minum, menari, bertemu orang. Ini adalah simbol ketekunan dan ketahanan selama beberapa dekade dalam menghadapi diskriminasi yang tidak dapat lagi ditoleransi oleh komunitas LGBTQ+ di Korea Selatan.
"Ini adalah kiblat gay Korea Selatan yang bahkan diketahui oleh orang-orang heteroseksual," kata Chun Jung Nam, aktivis LGBTQ+ dan pemilik bar gay Friends.
"Anda tidak perlu menyembunyikan diri Anda di Jongno."
Ada banyak bar gay yang bisa dikunjungi di sekitar Seoul. Tapi jangan lupakan juga keberadaan toko buku dan galeri seni yang memajang karya kaum LGBTQ+.
Sunny Books di Usadan-gil merupakan toko buku yang bisa didatangi untuk membeli karya-karya bertema LGBTQ+.
Pemilik toko buku tidak terlalu senang karena sebagian besar budaya LGBTq+ berpusat di sekitar kelab malam dan bar, jadi dia memulai toko kecil ini untuk mereka yang juga menginginkan tempat yang nyaman untuk nongkrong di siang hari.
Ada banyak buku independen hingga pernak-pernik LGBTQ+ yang bisa dibeli di sini.
Sementara Freckels ialah galeri seni yang juga dibuka oleh Sunny Books. Selain tentang seni, tempat ini juga sering menggelar diskusi mengenai berbagai isu kehidupan.
[Gambas:Photo CNN]
[Gambas:Video CNN]