Era pandemi membuat kencan tatap muka jadi terbatas dan berkirim teks jadi pilihan. Berikut gaya berkirim pesan yang ungkap kepribadian si dia. (iStockphoto/ Georgijevic
Jakarta, CNN Indonesia --
Era pandemi membuat kencan tatap muka jadi terbatas. Bertemu dengan si dia dilakukan saat komunikasivia teks maupun telepon berjalan mulus. Alhasil, gaya komunikasi khususnya berkirim pesan jadi pertimbangan apa kencan bisa dilanjutkan.
Tanpa disadari kepribadian seseorang bisa terlihat dari gaya berkirim pesan teks. Anda bisa saja mempercayai kata demi kata yang dia tulis. Namun kebiasaan berkirim pesan merupakan sesuatu yang terpola dan bisa memiliki makna tertentu.
Berikut gaya berkirim pesan yang ungkap kepribadian si dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Teks panjang
Ada tipikal orang yang langsung mengirim teks panjang dalam sekali 'Enter' atau 'Send'. Anda yang menerima teks mungkin perlu waktu lebih untuk membaca baru meresponsnya. Menurut laporan Brightside, teks panjang menunjukkan bahwa dia menumpahkan rasa dan pikirannya untuk merangkai kata.
Orang di balik teks panjang juga merupakan orang yang sensitif dan penuh perhatian. Dia melihat kata-kata adalah alat yang powerful dan penuh makna. Orang di sekitarnya juga melihat bahwa dia selalu ada untuk memberikan bantuan, saran atau sekadar jadi pendengar.
Jawaban singkat dan 'to the point' mungkin terlihat seolah tanpa perasaan. Namun orang di balik teks ini bukan penggemar basa-basi. Mereka langsung pada hal-hal yang Anda tanyakan atau Anda maksud.
Orang ini juga jujur dan tidak banyak memanipulasi sesuatu hal agar terlihat baik. Jika ada orang yang minta nasihat atau pendapat, ia selalu berkata jujur.
3. Sekali kirim dan selesai
Komunikasi bisa berjalan lancar saat si dia menanggapi teks-teks Anda dengan baik. Jika dia mengirim teks, Anda membalas lalu obrolan berakhir, ini sudah jelas bahwa dia tidak layak diprospek menjadi pacar.
Sebagaimana dilansir She Knows, laki-laki yang seperti ini menggunakan pesan teks layaknya nelayan menggunakan jaring. Dia mengerahkan jaring atau pancing untuk mendapatkan tangkapan.
Orang ini juga cenderung mudah bosan atau lebih buruk dia memang menginginkan perhatian yang konstan. Kalau begini terus, Anda sama saja berkirim pesan teks dengan 'player'.
4. Suka pakai emoticon
Pesan teks terbilang kata-kata yang tidak memiliki perasaan. Anda tidak tahu ekspresi si pengirim maupun nada bicaranya. Untuk menghindari kesalahpahaman, kadang orang menggunakan emoticon atau emoji untuk menunjukkan ekspresi atau emosi yang melingkupi teks.
Namun ada pula orang yang lebih banyak mengirimkan emoticon daripada teks. Orang seperti ini biasanya mudah menunjukkan ekspresi mereka.
Dia tidak berpikir dua kali untuk mengungkapkan perasaan. Bahkan orang lain mudah mengetahui jika mereka marah, sedih, bersemangat atau stres.
Simak gaya bekirim pesan lainnya yang ungkap kepribadian si dia di halaman berikut.
5. Penggunaan 'Haha' di akhir teks
Emoticon tertawa atau sesederhana mengetik 'haha' di akhir teks mungkin kerap Anda temukan. Ada indikasi dia termasuk orang yang berhati-hati dalam berkirim teks.
Orang ini sebisa mungkin menghindari konflik, tidak ingin terlihat kasar sehingga frasa 'haha' cukup mampu membuat teks terasa lebih 'halus'.
Dia juga orang yang ingin orang-orang di sekitarnya bahagia. Ini bagus tetapi kadang orang yang terlalu sering menggunakan 'haha' bisa jadi menyembunyikan sesuatu.
6. Mengirim teks beruntun
Sebelum Anda membalas pesan, si dia sudah mengirimkan teks-teks lain. Ada beragam makna di balik kebiasaan ini, entah dia kesepian atau memang menyukai Anda. Namun bisa juga dia memang mengganggu.
Kebiasaan ini bisa juga muncul karena Anda tidak lekas membalas teks. Mungkin Anda akan mengartikan dia orang yang tidak sabaran, tetapi mungkin juga orang ini adalah seorang pemberani dan selalu mengusahakan apa yang dia mau.
7. Lama membalas pesan
Harus disadari, orang yang lama membalas pesan Anda tidak selalu berarti dia tidak tertarik pada Anda. Kesibukan membuat orang tidak menjadikan membalas teks Anda sebagai prioritas.
Saking banyaknya hal yang dikerjakan, membalas pesan teks dilakukan malam hari. Sekali dua kali, rasanya masih bisa dimaklumi. Jika terus-terusan atau jadi pola, mungkin Anda perlu mempertimbangkan cara lain untuk berkomunikasi atau menyudahi kencan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Era pandemi membuat kencan tatap muka jadi terbatas. Bertemu dengan si dia dilakukan saat komunikasivia teks maupun telepon berjalan mulus. Alhasil, gaya komunikasi khususnya berkirim pesan jadi pertimbangan apa kencan bisa dilanjutkan.
Tanpa disadari kepribadian seseorang bisa terlihat dari gaya berkirim pesan teks. Anda bisa saja mempercayai kata demi kata yang dia tulis. Namun kebiasaan berkirim pesan merupakan sesuatu yang terpola dan bisa memiliki makna tertentu.
Berikut gaya berkirim pesan yang ungkap kepribadian si dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Teks panjang
Ada tipikal orang yang langsung mengirim teks panjang dalam sekali 'Enter' atau 'Send'. Anda yang menerima teks mungkin perlu waktu lebih untuk membaca baru meresponsnya. Menurut laporan Brightside, teks panjang menunjukkan bahwa dia menumpahkan rasa dan pikirannya untuk merangkai kata.
Orang di balik teks panjang juga merupakan orang yang sensitif dan penuh perhatian. Dia melihat kata-kata adalah alat yang powerful dan penuh makna. Orang di sekitarnya juga melihat bahwa dia selalu ada untuk memberikan bantuan, saran atau sekadar jadi pendengar.
Jawaban singkat dan 'to the point' mungkin terlihat seolah tanpa perasaan. Namun orang di balik teks ini bukan penggemar basa-basi. Mereka langsung pada hal-hal yang Anda tanyakan atau Anda maksud.
Orang ini juga jujur dan tidak banyak memanipulasi sesuatu hal agar terlihat baik. Jika ada orang yang minta nasihat atau pendapat, ia selalu berkata jujur.
3. Sekali kirim dan selesai
Komunikasi bisa berjalan lancar saat si dia menanggapi teks-teks Anda dengan baik. Jika dia mengirim teks, Anda membalas lalu obrolan berakhir, ini sudah jelas bahwa dia tidak layak diprospek menjadi pacar.
Sebagaimana dilansir She Knows, laki-laki yang seperti ini menggunakan pesan teks layaknya nelayan menggunakan jaring. Dia mengerahkan jaring atau pancing untuk mendapatkan tangkapan.
Orang ini juga cenderung mudah bosan atau lebih buruk dia memang menginginkan perhatian yang konstan. Kalau begini terus, Anda sama saja berkirim pesan teks dengan 'player'.
4. Suka pakai emoticon
Pesan teks terbilang kata-kata yang tidak memiliki perasaan. Anda tidak tahu ekspresi si pengirim maupun nada bicaranya. Untuk menghindari kesalahpahaman, kadang orang menggunakan emoticon atau emoji untuk menunjukkan ekspresi atau emosi yang melingkupi teks.
Namun ada pula orang yang lebih banyak mengirimkan emoticon daripada teks. Orang seperti ini biasanya mudah menunjukkan ekspresi mereka.
Dia tidak berpikir dua kali untuk mengungkapkan perasaan. Bahkan orang lain mudah mengetahui jika mereka marah, sedih, bersemangat atau stres.
Simak gaya bekirim pesan lainnya yang ungkap kepribadian si dia di halaman berikut.
Gaya Berkirim Pesan, Ungkap Kepribadian Si Dia
Era pandemi membuat kencan tatap muka jadi terbatas dan berkirim teks jadi pilihan. Berikut gaya berkirim pesan yang ungkap kepribadian si dia. (iStockphoto/ Oatawa)
5. Penggunaan 'Haha' di akhir teks
Emoticon tertawa atau sesederhana mengetik 'haha' di akhir teks mungkin kerap Anda temukan. Ada indikasi dia termasuk orang yang berhati-hati dalam berkirim teks.
Orang ini sebisa mungkin menghindari konflik, tidak ingin terlihat kasar sehingga frasa 'haha' cukup mampu membuat teks terasa lebih 'halus'.
Dia juga orang yang ingin orang-orang di sekitarnya bahagia. Ini bagus tetapi kadang orang yang terlalu sering menggunakan 'haha' bisa jadi menyembunyikan sesuatu.
6. Mengirim teks beruntun
Sebelum Anda membalas pesan, si dia sudah mengirimkan teks-teks lain. Ada beragam makna di balik kebiasaan ini, entah dia kesepian atau memang menyukai Anda. Namun bisa juga dia memang mengganggu.
Kebiasaan ini bisa juga muncul karena Anda tidak lekas membalas teks. Mungkin Anda akan mengartikan dia orang yang tidak sabaran, tetapi mungkin juga orang ini adalah seorang pemberani dan selalu mengusahakan apa yang dia mau.
7. Lama membalas pesan
Harus disadari, orang yang lama membalas pesan Anda tidak selalu berarti dia tidak tertarik pada Anda. Kesibukan membuat orang tidak menjadikan membalas teks Anda sebagai prioritas.
Saking banyaknya hal yang dikerjakan, membalas pesan teks dilakukan malam hari. Sekali dua kali, rasanya masih bisa dimaklumi. Jika terus-terusan atau jadi pola, mungkin Anda perlu mempertimbangkan cara lain untuk berkomunikasi atau menyudahi kencan.