7 Kesalahan Umum Pasangan Saat Seks, Bikin Kurang Bergairah
CNN Indonesia
Jumat, 29 Okt 2021 23:38 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut tujuh kesalahan umum pasangan saat hubungan seks yang bikin membosankan dan kurang bergairah. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tidak bisa dimungkiri, seks jadi salah satu unsur penting dalam hubungan jangka panjang. Namun seiring berjalannya waktu, seks perlahan jadi rutinitas semata. Rasanya berbeda seperti di awal masa pernikahan.
Sebaiknya evaluasi lagi kehidupan seks Anda dengan pasangan agar seks terasa selalu menyegarkan. Kemudian Anda dan pasangan perlu menghindari sejumlah kesalahan umum di ranjang sebagai berikut.
Berikut tujuh kesalahan umum pasangan saat hubungan seks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menjadikan orgasme sebagai 'goal'
Selain orgasme, memang apa lagi yang mau dicari dalam hubungan seks? Orgasme memang puncak kenikmatan yang terus diusahakan dan dicari. Namun jangan sampai menjadikan orgasme segala-galanya dalam hubungan seks.
"Sebuah orgasme seharusnya jadi produk kebahagiaan yang didapat, daripada goal. Seks itu sebuah perjalanan, dan terlalu fokus pada orgasme malah memberikan tekanan besar pada kedua belah pihak. Dan jika ada satu hal yang membunuh mood, itu tekanan," jelas relationship expert Ruby Payne, seperti dikutip The Sun.
2. Kerap menunggu ada waktu luang agar seks leluasa
Tammy Nelson, terapis seks dan hubungan, mengakui hidup sebagai orang dewasa itu melelahkan. Stres dan rasa lelah bisa memangkas hasrat berhubungan seks. Banyak pasangan benar-benar menantikan waktu luang sehingga leluasa berhubungan seks.
Akan tetapi, mungkin menunggu tidak selalu jadi keputusan tepat apalagi berhubungan dengan seks. Nelson menyarankan untuk 'nekat' berhubungan seks meski dibatasi waktu dan kesibukan.
"Kontak seksual akan membuat Anda merasa terhubung dengan pasangan dan bisa mengurangi stres dalam pernikahan," jelas dia mengutip dari Prevention.
3. Mengabaikan perasaan
Kapan terakhir kali Anda bicara dari hati ke hati dengan pasangan? Seringkali komunikasi di rumah hanya seputar menu makan malam, tagihan listrik, atau pilihan film untuk menemani akhir pekan.
Padahal koneksi emosional di luar ranjang bakal berpengaruh pada aktivitas ranjang Anda.
Sebaiknya, sediakan waktu untuk terhubung dengan pasangan misalnya mengobrol 30 menit jelang tidur.
"Matikan semua alat elektronik dan dekatkan tubuh atau ngobrol apa yang dialami seharian," kata Paul Hokemeyer, terapis keluarga dan pernikahan, menyarankan.
Simak kesalahan umum saat seks lainnya yang bikin bosan dan kurang 'panas'.
4. Posisi seks itu-itu saja
Harus diakui, kalau sudah menemukan posisi seks yang nyaman dan terbukti sukses menghadirkan orgasme, pasangan cenderung melakukan yang itu-itu saja.
Ruby berkata ada begitu banyak posisi seks yang bisa dicoba. Tidak perlu takut dianggap tidak puas karena ingin mencoba hal baru.
5. Wine, lebih banyak lebih baik
Sebagian pasangan menikmati minuman alkohol jelang bercinta. Tidak salah memang apalagi minumannya anggur merah (red wine). Ada semacam efek berupa dorongan gairah sekaligus perasaan rileks dan lepas. Namun jaga agar konsumsi red wine tidak berlebihan.
"Jika Anda berencana untuk menghabiskan malam dengan permainan erotik yang intens, coba dan batasi jumlah minuman yang bisa Anda minum sehingga Anda tidak hanya mendapat sensasinya, tapi juga tetap sadar," jelas seksolog Ness Cooper.
Karena dilakukan nyaris secara 'autopilot', seks sering tak dijadikan sebagai topik obrolan. Ada pula yang memilih diam karena takut dan malu dinilai macam-macam.
Elona Landau, edukator seks, menyebut ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur jadi masalah di ranjang.
Demi kehidupan seks yang tetap sehat, sebaiknya komunikasikan kebutuhan Anda. Landau juga berpesan untuk mendengarkan dan memperhatikan kebutuhan pasangan tanpa memberikan penilaian.
7. Tersinggung ketika ditolak
Dorongan melakukan hubungan seks tidak selalu ada tiap saat. Ada kalanya merasa lelah, tidak mood sehingga pasangan menolak hubungan seks.
Penolakan bukan hal buruk, tetapi bisa menjadi buruk saat Anda tersinggung dan merasa harga diri terluka.
Ruby mengingatkan jangan sampai rasa tersinggung ini diikuti tindakan menekan pasangan atau membuat pasangan merasa bersalah.
Jakarta, CNN Indonesia --
Tidak bisa dimungkiri, seks jadi salah satu unsur penting dalam hubungan jangka panjang. Namun seiring berjalannya waktu, seks perlahan jadi rutinitas semata. Rasanya berbeda seperti di awal masa pernikahan.
Sebaiknya evaluasi lagi kehidupan seks Anda dengan pasangan agar seks terasa selalu menyegarkan. Kemudian Anda dan pasangan perlu menghindari sejumlah kesalahan umum di ranjang sebagai berikut.
Berikut tujuh kesalahan umum pasangan saat hubungan seks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menjadikan orgasme sebagai 'goal'
Selain orgasme, memang apa lagi yang mau dicari dalam hubungan seks? Orgasme memang puncak kenikmatan yang terus diusahakan dan dicari. Namun jangan sampai menjadikan orgasme segala-galanya dalam hubungan seks.
"Sebuah orgasme seharusnya jadi produk kebahagiaan yang didapat, daripada goal. Seks itu sebuah perjalanan, dan terlalu fokus pada orgasme malah memberikan tekanan besar pada kedua belah pihak. Dan jika ada satu hal yang membunuh mood, itu tekanan," jelas relationship expert Ruby Payne, seperti dikutip The Sun.
2. Kerap menunggu ada waktu luang agar seks leluasa
Tammy Nelson, terapis seks dan hubungan, mengakui hidup sebagai orang dewasa itu melelahkan. Stres dan rasa lelah bisa memangkas hasrat berhubungan seks. Banyak pasangan benar-benar menantikan waktu luang sehingga leluasa berhubungan seks.
Akan tetapi, mungkin menunggu tidak selalu jadi keputusan tepat apalagi berhubungan dengan seks. Nelson menyarankan untuk 'nekat' berhubungan seks meski dibatasi waktu dan kesibukan.
"Kontak seksual akan membuat Anda merasa terhubung dengan pasangan dan bisa mengurangi stres dalam pernikahan," jelas dia mengutip dari Prevention.
3. Mengabaikan perasaan
Kapan terakhir kali Anda bicara dari hati ke hati dengan pasangan? Seringkali komunikasi di rumah hanya seputar menu makan malam, tagihan listrik, atau pilihan film untuk menemani akhir pekan.
Padahal koneksi emosional di luar ranjang bakal berpengaruh pada aktivitas ranjang Anda.
Sebaiknya, sediakan waktu untuk terhubung dengan pasangan misalnya mengobrol 30 menit jelang tidur.
"Matikan semua alat elektronik dan dekatkan tubuh atau ngobrol apa yang dialami seharian," kata Paul Hokemeyer, terapis keluarga dan pernikahan, menyarankan.
Simak kesalahan umum saat seks lainnya yang bikin bosan dan kurang 'panas'.
Posisi seks itu-itu saja
Berikut tujuh kesalahan umum pasangan saat hubungan seks yang bikin membosankan dan kurang bergairah. (iStockphoto/bymuratdeniz)
4. Posisi seks itu-itu saja
Harus diakui, kalau sudah menemukan posisi seks yang nyaman dan terbukti sukses menghadirkan orgasme, pasangan cenderung melakukan yang itu-itu saja.
Ruby berkata ada begitu banyak posisi seks yang bisa dicoba. Tidak perlu takut dianggap tidak puas karena ingin mencoba hal baru.
5. Wine, lebih banyak lebih baik
Sebagian pasangan menikmati minuman alkohol jelang bercinta. Tidak salah memang apalagi minumannya anggur merah (red wine). Ada semacam efek berupa dorongan gairah sekaligus perasaan rileks dan lepas. Namun jaga agar konsumsi red wine tidak berlebihan.
"Jika Anda berencana untuk menghabiskan malam dengan permainan erotik yang intens, coba dan batasi jumlah minuman yang bisa Anda minum sehingga Anda tidak hanya mendapat sensasinya, tapi juga tetap sadar," jelas seksolog Ness Cooper.
Karena dilakukan nyaris secara 'autopilot', seks sering tak dijadikan sebagai topik obrolan. Ada pula yang memilih diam karena takut dan malu dinilai macam-macam.
Elona Landau, edukator seks, menyebut ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur jadi masalah di ranjang.
Demi kehidupan seks yang tetap sehat, sebaiknya komunikasikan kebutuhan Anda. Landau juga berpesan untuk mendengarkan dan memperhatikan kebutuhan pasangan tanpa memberikan penilaian.
7. Tersinggung ketika ditolak
Dorongan melakukan hubungan seks tidak selalu ada tiap saat. Ada kalanya merasa lelah, tidak mood sehingga pasangan menolak hubungan seks.
Penolakan bukan hal buruk, tetapi bisa menjadi buruk saat Anda tersinggung dan merasa harga diri terluka.
Ruby mengingatkan jangan sampai rasa tersinggung ini diikuti tindakan menekan pasangan atau membuat pasangan merasa bersalah.