Tak semua skincare cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat. Berikut rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat.
Dokter spesialis kulit dan kelamin di Klinik Pramudya, Anthony Handoko menjelaskan semakin banyak produksi minyak, semakin tinggi risiko timbul jerawat. Pasalnya, minyak atau sebum keluar lewat pori kulit.
"Kalau [pori] tersumbat [misal oleh kotoran, debu, makeup], bisa terbentuk jerawat," kata Anthony pada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, jerawat juga bisa dipicu oleh faktor lain. Dokter spesialis kulit di Iora Clinic, Edwin Tanihaha menjelaskan jerawat juga bisa dipicu faktor hormonal khususnya hormon stres, kurang tidur, pola makan tertentu (banyak konsumsi makanan serba manis, produk susu, makanan berlemak, soda dan kafein), juga faktor kebersihan kulit.
Anda bisa mengatasi kondisi kulit berminyak dan berjerawat dengan pemakaian skincare yang tepat.
Berikut prinsip perawatan kulit berminyak dan berjerawat:
1. Menjaga kulit tetap lembap tanpa berlebihan
Rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah menjaga kulit tetap lembap. (Foto: iStockphoto/whyframestudio) |
Sebagian orang menganggap kulit berminyak sudah memperoleh kelembapan alami dari minyak yang diproduksi kelenjar minyak. Namun, kulit berminyak tetap memerlukan hidrasi. Kulit yang terjaga kelembapannya akan membantu menekan produksi minyak.
Edwin juga mengingatkan agar hidrasi kulit tidak sampai berlebihan atau over moist.
"Biasa perbaikan skin barrier dapat diberikan pada kondisi kulit kita yang sedang sensitif kemerahan atau beruntusan kemerahan yang bukan berisi komedo atau jerawat. Namun bila kemerahannya berisi jerawat atau komedo, sebaiknya tidak hanya diberikan pelembap, karena beresiko over moist jadi resiko makin banyak komedo dan makin jerawat," kata Edwin.
2. Menjaga kebersihan kulit dan alat makeup
Ada dua komponen utama dalam pembentukan jerawat yakni minyak dan kotoran. Saat kondisi kulit berminyak maka yang bisa Anda lakukan adalah menjaga kebersihan kulit.
Tidak hanya rajin mencuci muka, Anda pun perlu memperhatikan kebersihan alat makeup. Alat makeup termasuk brush (sikat) untuk blush on, bedak juga aplikator eyeshadow, perlu dibersihkan secara rutin.
Di samping itu, sebaiknya pilih makeup yang non-comedogenic atau tidak berpotensi menyumbat pori. Makeup non-comedogenic biasanya masih membiarkan pori 'bernapas' dan minim kandungan minyak.
Lihat Juga : |
3. Menghindari faktor pencetus jerawat
Hindari pula faktor-faktor yang bisa menyebabkan jerawat.
"Untuk mengatasi jerawat secara alami, biasanya kita mengusahakan semaksimal mungkin untuk menghindari faktor-faktor pencetus," kata Edwin.
Faktor pencetus jerawat antara lain, stres, kurang tidur, konsumsi makanan berlemak, produk susu, makanan dengan pemanis tambahan, kacang-kacangan juga kafein.
Simak rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat di halaman berikut.
Rekomendasi Skincare untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat salah satunya adalah dengan rutin mencuci muka. (Foto: iStockphoto/pondsaksit)
4. Cuci muka cukup dua kali sehari
Mencuci muka merupaka solusi jitu untuk mengangkat lapisan minyak sekaligus kotoran dan debu. Namun bukan berarti makin sering mencuci muka, makin baik buat kulit.
Mencuci muka berlebihan malah akan memicu produksi minyak lebih banyak. Sebaiknya cuci muka cukup dua kali sehari. Cuci muka di pagi hari akan membersihkan kulit dari kotoran, minyak dan iritan lain yang menumpuk di bantal. Sedangkan mencuci muka jelang tidur akan membersihkan sisa makeup, debu dan kotoran setelah seharian beraktivitas.
Lihat Juga : |
5. Eksfoliasi secukupnya
Proses eksfoliasi sangat baik dilakukan pada kulit yang berminyak dan berjerawat. Namun, tetap perlu memperhatikan kondisi kulit sebab jika jerawat masih meradang, sebaiknya hindari eksfoliasi mekanis misal dengan scrub.
Eksfoliasi tidak perlu dilakukan berlebihan sebab bisa memicu produksi minyak bahkan iritasi termasuk kulit jadi kemerahan, kasar, dehidrasi, juga mengelupas. Lakukan eksfoliasi cukup 2-3 kali seminggu baik dengan eksfoliasi kimiawi maupun mekanis.
Kemudian rawat kulit dengan produk-produk skincare yang tepat. Salah satu petimbangannya, pilih produk dengan kandungan atau bahan yang ampuh menangani jerawat atau mengontrol produksi minyak.
Lihat Juga : |
Berikut rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat:
- Salicylic acid atau asam salisilat (beta-hydroxy acid/BHA), mampu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan sampai ke dalam pori.
- Retinol, selain untuk menangani tanda penuaan, retinol mampu mengikis sel kulit mati, mengurangi ukuran komedo, dan membantu regenerasi kulit.
- Asam azaleat atau azelaic acid, bekerja sebagai antiinflamasi dan antimikrobial.
- Niacinamide, bahan aktif satu ini punya aneka manfaat termasuk mengatasi jerawat dengan mengontrol minyak berlebih dan mengurangi inflamasi.
- Bakuchiol, mengurangi radang, kekeringan, iritasi dan kulit mengelupas.Witch hazel, ekstrak tumbuhan ini mengandung komponen antioksidan dan astringent yang membantu mengatasi jerawat.
- Willow bark, merupakan ekstrak kulit pohon willow. Fungsi utamanya untuk eksfoliasi ringan, meredakan kemerahan dan mengurangi produksi minyak.
"[Sedangkan] Bahan skincare yang perlu dihindari adalah bahan-bahan yang mengandung antiseptik yang bersifat iritatif di kulit, bahan yang mengandung scrub dan bila kita merasakan ada respon yang tidak nyaman di kulit seperti gatal, kemerahan atau keluhan tidak nyaman lainnya," kata Edwin.

Rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah menjaga kulit tetap lembap. (Foto: iStockphoto/whyframestudio)
