WHO: Covid-19 Varian Omicron Masih Bisa Dideteksi Tes PCR

tim | CNN Indonesia
Senin, 29 Nov 2021 12:46 WIB
WHO menyebut virus yang disebut tinggi mutasi ini disebut masih bisa dideteksi dengan menggunakan tes PCR. WHO menyebut virus yang disebut tinggi mutasi ini disebut masih bisa dideteksi dengan menggunakan tes PCR.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Varian terbaru virus corona yaitu omicron menyebabkan kekhawatiran global. Namun virus yang disebut tinggi mutasi ini disebut masih bisa dideteksi dengan menggunakan tes PCR.

WHO menyebut, sampai saat ini tes PCR masih bisa mendeteksi infeksi virus corona varian omicron.

"Tes PCR yang banyak digunakan terus mendeteksi infeksi, termasuk infeksi Omicron, seperti yang telah kita lihat dengan varian lain," ungkap WHO dikutip dari AFP.


"Studi sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada dampak pada jenis tes lain, termasuk tes cepat deteksi antigen."

WHO pada hari Jumat menyatakan Omicron, yang pertama kali terdeteksi awal bulan ini di Afrika selatan, menjadi varian yang mengkhawatirkan.

Klasifikasi tersebut menempatkan Omicron ke dalam kategori varian Covid-19 yang paling meresahkan, bersama dengan Delta yang dominan secara global, dan saingannya yang lebih lemah, Alpha, Beta, dan Gamma.

Varian tersebut telah menimbulkan keraguan pada upaya global untuk memerangi pandemi karena kekhawatiran bahwa itu sangat menular, memaksa negara-negara untuk menerapkan kembali langkah-langkah yang banyak diharapkan menjadi sesuatu dari masa lalu.

Dalam pembaruannya, WHO mengatakan "belum jelas" apakah Omicron menyebar lebih mudah dari orang ke orang, atau apakah infeksi varian menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan jenis lain.

"Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang terkait dengan Omicron berbeda dari varian lain," tulis WHO.

WHO mengatakan studi ke berbagai aspek varian baru akan memakan waktu beberapa minggu untuk mencapai kesimpulan.

"WHO berkoordinasi dengan sejumlah besar peneliti di seluruh dunia untuk lebih memahami Omicron," katanya.

"Lebih banyak informasi akan muncul dalam beberapa hari dan minggu mendatang."

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER