7 Destinasi Mendaki Gunung kala Musim Gugur di Korea Selatan
Medarda Edrea Joseph | CNN Indonesia
Minggu, 12 Des 2021 15:06 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Taman Nasional Seoraksan, salah satu destinasi mendaki gunung di Korea Selatan. (iStockphoto/Vadim_Ozz)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mendaki gunung di Korea Selatan bisa menjadi aktifitas yang menantang sekaligus menyenangkan.
Jalur-jalur pendakian gunung-gunung di Korea Selatan umumnya dipelihara dengan baik dan dibuat sedemikian rupa sehingga mempermudah pendakian.
Dari jalur tanah yang dialasi dengan rajutan semacam jerami, sampai tangga kayu buatan manusia, beberapa jalur tempat pendakian cukup ramah untuk mereka yang sekedar berwisata hingga pendaki profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, banyak juga beberapa gunung yang memiliki tanjakan yang cukup curam dan membutuhkan keterampilan yang dilatih sebelum melaksanakan pendakian.
Jalur level apapun yang Anda ambil, saat mencapai puncak Anda akan mendapatkan hadiah pemandangan yang menakjubkan.
Deungsan, atau pendakian gunung dalam bahasa Korea Selatan, bisa saja disebut sebagai "hobi nasional" karena banyak peminatnya.
Beberapa peminat deungsan mendaki gunung setiap kesempatan sepanjang tahun, namun musim semi dikatakan menjadi awal musim pendakian sampai puncaknya di musim gugur.
Pada masa-masa ini para pendaki lokal berbaur dengan grup wisata lokal dan mancanegara yang datang untuk mendaki dalam kelompok setidaknya 50 orang atau lebih.
Tak heran parkiran taman-taman nasional banyak dipenuhi bus wisata.
Apabila Anda pergi saat masa seperti ini, Anda akan banyak melihat gerombolan orang yang berpakaian mirip selayaknya berseragam untuk mendaki gunung.
Pada musim gugur, Korea Selatan terkenal akan suasana sendu dari hirupan udara dingin yang menggantikan suasana panas dan lembabnya musim panas serta pemandangan indah perubahan dan bergugurnya dedaunan.
Perpaduan ini menjadikan musim gugur sebagai salah satu musim favorit untuk deungsan.
Berikut tujuh rekomendasi destinasi mendaki gunung kala musim gugur di Korea Selatan:
1. Taman National Seoraksan
Taman Nasional Seoraksan memiliki lanskap paling dramatis di Korea yang terlihat sangat menakjubkan terutama selama musim gugur ketika puncak gunung Seoraksan memunjung di antara dedaunan kemerahan.
Dengan luas lebih dari 63 mil persegi, Seoraksan memiliki banyak jalur hiking dengan berbagai tingkat kesulitan untuk ditawarkan.
Meskipun begitu Gunung Seoraksan masih salah satu tujuan wisata paling terkenal di Korea yang membentang di beberapa daerah termasuk Sokcho, Goseong, Inje, dan Yangyang di Gangwon-do.
Ditetapkan sebagai taman nasional kelima Korea pada tahun 1970 setelah penunjukan Taman Nasional Hallyeohaesang, dan sebagai Cagar Biosfer UNESCO pertama di Korea pada tahun 1982, Taman Nasional Seoraksan juga terdaftar dalam Daftar Hijau IUCN untuk Kawasan Lindung dan Konservasi, yang merupakan standar global untuk praktik terbaik untuk konservasi berbasis kawasan.
Meskipun Anda akan tergoda untuk mengarahkan perhatian Anda ke arah pepohonan di atas, jangan lewatkan penampakan satwa-satwa liar.
Taman ini merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 spesies hewan, termasuk beruang hitam Asia dan goral.
Pendakian Seoraksan tergolong sulit dan membutuhkan waktu sehari penuh untuk menyelesaikannya.
Gunung Gwanaksan. (iStockphoto)
2. Gunung Gwanaksan
Apabila Anda menyisipkan deungsan dalam rincian agenda wisata Anda, Gunung Gwanaksan yang terletak di bagian selatan kota Seoul bisa menjadi tujuan yang pas untuk Anda.
Anda dapat mencapai lokasi pendakian Gunung Gwanaksan langsung dari subway (kereta bawah tanah) kota Seoul.
Di puncak gunung ini, Anda dapat menemukan Kuil Wongaksa dan Pertapaan Yeonjuam.
Pertapaan ini bertengger di tepi yang menghadap ke arah pegunungan dan hutan di daerah sekitar Seoraksan.
Dibutuhkan sekitar 4 jam pendakian sampai ke puncak gunung ini di mana dari situ Anda dapat melihat distrik Gangnam dari perspektif yang berbeda.
Taman Nasional Jirisan. (iStockphoto)
3. Taman Nasional Jirisan
Ditetapkan sebagai taman nasional pertama di Korea pada tanggal 29 Desember 1967, Taman Nasional Jirisan membentang lebih dari 483.022 kilometer persegi, menjadikannya taman nasional terbesar di antara 22 taman nasional.
Taman Nasional Jirisan mencakup tiga provinsi paling selatan Korea: Gyeongsangnam-do, Jeollanam-do, dan Jeollabuk-do, satu kota, empat kabupaten, dan 15 distrik. Gunung Jirisan merupakan tujuan pendakian gunung yang sangat populer.
Di samping itu taman nasional ini memiliki sekitar 5.000 macam spesies tumbuhan dan hewan.
Dengan lebih dari 1 jalur pendakian serta Kuil Hwaeomsa di dalamnya, jalur pendakian Gunung Jirisan menawarkan tidak hanya pemandangan yang indah di hari yang cerah juga berbagai pengalaman menarik seputar alam dan sejarah.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
4. Taman Nasional Odaesan
Gunung Odaesan merupakan tempat hutan alam terbesar di Korea dan rumah bagi banyak satwa dan flora liar.
Gunung Odaesan terbagi-bagi dalam daerah-daerah kecil yang menyajikan beragam tingkat kesulitan serta pemandangan yang beragam Rata-rata pendakian di Taman Nasional Odaesan memakan waktu sekitar 2 sampai 7 jam.
Taman Nasional Odaesan yang terletak di bagian tengah dan timur Provinsi Gangwondo ini merupakan salah satu lokasi tujuan utama pendakian di musim gugur.
Bukhansan adalah gunung yang sangat populer di antara wisatawan domestik dan mancan negara yang berkunjung ke kota Seoul.
Bukan hanya lokasinya yang mudah dicapai dengan kereta bawah tanah atau transportasi publik lainnya, Bukhansan sarat dengan nilai sejarah membentang dari jaman Baekjae (18 SM-660) sampai ke masa Perang Korea.
Puncak gunung Bukhansan ini terkenal dengan permukaan batu besar datar di mana Anda dapat menikmati bentangan pemandangan Seoul yang indah.
Untuk sampai ke puncak tertinggi gunung ini dibutuhkan stamina yang cukup karena inklinasi yang tinggi dan waktu pendakian yang cukup lama.
Namun, Taman Nasional Bukhansan juga menawarkan rute-rute yang lebih mudah yang membawa Anda ke Kuil Guknyeongsa di mana Anda dapat melihat patung Buddha dari emas yang memiliki tinggi 24 meter.
Taman Nasional Bukhansan saat musim dingin. (iStockphoto/Atakorn)
6. Namsan Park
Siapa yang tidak kenal nama Namsan, rumah dari menara landmark kota Seoul N Seoul Tower, Gunung Namsan juga merupakan lokasi taman terbesar di kota Seoul.
Jalan setapak yang bermulai dari taman nasional namsan sampai ke puncak gunung Namsan ini tidak terlalu sulit dilalui dan hanya memakan waktu sekitar 45 menit.
Selain itu, alternatif mudah tersedia lewat kereta gantung yang menyambungkan sampai ke dekat dasar menara N Seoul Tower.
Pemandangan kota Seoul Yang tidak terhalang ditambah keindahan rimbunanya dedaunan menjadikan tempat ini salah satu atraksi favorit sepanjang masa bagi warga Seoul serta wisatawan domestik dan internasional.
Namsan Park. (iStockphoto/NeoPhoto)
7. Taman Nasional Naejangsan
Naejangsan dianggap sebagai salah satu tempat terbaik menikmati pemandangan dedaunan musim gugur di Korea Selatan.
Warna-warna khas musim gugur dari kuning keemasan, oranye, dan merah cerah terbentang di berbagai tempat mulai dari area masuk Taman nasional ini sampai di latar belakang kuil Baekyangsa.
Menyaksikan pergantian musim sangatlah menarik. Apabila Anda melakukan deungsan untuk menyaksikan keindahan musim gugur, seperti peribahasa bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian, usaha Anda akan dibayar berkali-kali lipat dengan pemandangan yang tidak dapat Anda dapatkan di tengah kota.
Taman Nasional Naejangsan. (iStockphoto/VDCM image)
Jakarta, CNN Indonesia --
Mendaki gunung di Korea Selatan bisa menjadi aktifitas yang menantang sekaligus menyenangkan.
Jalur-jalur pendakian gunung-gunung di Korea Selatan umumnya dipelihara dengan baik dan dibuat sedemikian rupa sehingga mempermudah pendakian.
Dari jalur tanah yang dialasi dengan rajutan semacam jerami, sampai tangga kayu buatan manusia, beberapa jalur tempat pendakian cukup ramah untuk mereka yang sekedar berwisata hingga pendaki profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, banyak juga beberapa gunung yang memiliki tanjakan yang cukup curam dan membutuhkan keterampilan yang dilatih sebelum melaksanakan pendakian.
Jalur level apapun yang Anda ambil, saat mencapai puncak Anda akan mendapatkan hadiah pemandangan yang menakjubkan.
Deungsan, atau pendakian gunung dalam bahasa Korea Selatan, bisa saja disebut sebagai "hobi nasional" karena banyak peminatnya.
Beberapa peminat deungsan mendaki gunung setiap kesempatan sepanjang tahun, namun musim semi dikatakan menjadi awal musim pendakian sampai puncaknya di musim gugur.
Pada masa-masa ini para pendaki lokal berbaur dengan grup wisata lokal dan mancanegara yang datang untuk mendaki dalam kelompok setidaknya 50 orang atau lebih.
Tak heran parkiran taman-taman nasional banyak dipenuhi bus wisata.
Apabila Anda pergi saat masa seperti ini, Anda akan banyak melihat gerombolan orang yang berpakaian mirip selayaknya berseragam untuk mendaki gunung.
Pada musim gugur, Korea Selatan terkenal akan suasana sendu dari hirupan udara dingin yang menggantikan suasana panas dan lembabnya musim panas serta pemandangan indah perubahan dan bergugurnya dedaunan.
Perpaduan ini menjadikan musim gugur sebagai salah satu musim favorit untuk deungsan.
Berikut tujuh rekomendasi destinasi mendaki gunung kala musim gugur di Korea Selatan:
1. Taman National Seoraksan
Taman Nasional Seoraksan memiliki lanskap paling dramatis di Korea yang terlihat sangat menakjubkan terutama selama musim gugur ketika puncak gunung Seoraksan memunjung di antara dedaunan kemerahan.
Dengan luas lebih dari 63 mil persegi, Seoraksan memiliki banyak jalur hiking dengan berbagai tingkat kesulitan untuk ditawarkan.
Meskipun begitu Gunung Seoraksan masih salah satu tujuan wisata paling terkenal di Korea yang membentang di beberapa daerah termasuk Sokcho, Goseong, Inje, dan Yangyang di Gangwon-do.
Ditetapkan sebagai taman nasional kelima Korea pada tahun 1970 setelah penunjukan Taman Nasional Hallyeohaesang, dan sebagai Cagar Biosfer UNESCO pertama di Korea pada tahun 1982, Taman Nasional Seoraksan juga terdaftar dalam Daftar Hijau IUCN untuk Kawasan Lindung dan Konservasi, yang merupakan standar global untuk praktik terbaik untuk konservasi berbasis kawasan.
Meskipun Anda akan tergoda untuk mengarahkan perhatian Anda ke arah pepohonan di atas, jangan lewatkan penampakan satwa-satwa liar.
Taman ini merupakan rumah bagi lebih dari 2.000 spesies hewan, termasuk beruang hitam Asia dan goral.
Pendakian Seoraksan tergolong sulit dan membutuhkan waktu sehari penuh untuk menyelesaikannya.
Gunung Gwanaksan. (iStockphoto)
2. Gunung Gwanaksan
Apabila Anda menyisipkan deungsan dalam rincian agenda wisata Anda, Gunung Gwanaksan yang terletak di bagian selatan kota Seoul bisa menjadi tujuan yang pas untuk Anda.
Anda dapat mencapai lokasi pendakian Gunung Gwanaksan langsung dari subway (kereta bawah tanah) kota Seoul.
Di puncak gunung ini, Anda dapat menemukan Kuil Wongaksa dan Pertapaan Yeonjuam.
Pertapaan ini bertengger di tepi yang menghadap ke arah pegunungan dan hutan di daerah sekitar Seoraksan.
Dibutuhkan sekitar 4 jam pendakian sampai ke puncak gunung ini di mana dari situ Anda dapat melihat distrik Gangnam dari perspektif yang berbeda.
Taman Nasional Jirisan. (iStockphoto)
3. Taman Nasional Jirisan
Ditetapkan sebagai taman nasional pertama di Korea pada tanggal 29 Desember 1967, Taman Nasional Jirisan membentang lebih dari 483.022 kilometer persegi, menjadikannya taman nasional terbesar di antara 22 taman nasional.
Taman Nasional Jirisan mencakup tiga provinsi paling selatan Korea: Gyeongsangnam-do, Jeollanam-do, dan Jeollabuk-do, satu kota, empat kabupaten, dan 15 distrik. Gunung Jirisan merupakan tujuan pendakian gunung yang sangat populer.
Di samping itu taman nasional ini memiliki sekitar 5.000 macam spesies tumbuhan dan hewan.
Dengan lebih dari 1 jalur pendakian serta Kuil Hwaeomsa di dalamnya, jalur pendakian Gunung Jirisan menawarkan tidak hanya pemandangan yang indah di hari yang cerah juga berbagai pengalaman menarik seputar alam dan sejarah.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
7 Destinasi Mendaki Gunung kala Musim Gugur di Korea Selatan
Taman Nasional Odaesan, salah satu destinasi mendaki gunung di Korea Selatan. (iStockphoto/AaronChoi)
4. Taman Nasional Odaesan
Gunung Odaesan merupakan tempat hutan alam terbesar di Korea dan rumah bagi banyak satwa dan flora liar.
Gunung Odaesan terbagi-bagi dalam daerah-daerah kecil yang menyajikan beragam tingkat kesulitan serta pemandangan yang beragam Rata-rata pendakian di Taman Nasional Odaesan memakan waktu sekitar 2 sampai 7 jam.
Taman Nasional Odaesan yang terletak di bagian tengah dan timur Provinsi Gangwondo ini merupakan salah satu lokasi tujuan utama pendakian di musim gugur.
Bukhansan adalah gunung yang sangat populer di antara wisatawan domestik dan mancan negara yang berkunjung ke kota Seoul.
Bukan hanya lokasinya yang mudah dicapai dengan kereta bawah tanah atau transportasi publik lainnya, Bukhansan sarat dengan nilai sejarah membentang dari jaman Baekjae (18 SM-660) sampai ke masa Perang Korea.
Puncak gunung Bukhansan ini terkenal dengan permukaan batu besar datar di mana Anda dapat menikmati bentangan pemandangan Seoul yang indah.
Untuk sampai ke puncak tertinggi gunung ini dibutuhkan stamina yang cukup karena inklinasi yang tinggi dan waktu pendakian yang cukup lama.
Namun, Taman Nasional Bukhansan juga menawarkan rute-rute yang lebih mudah yang membawa Anda ke Kuil Guknyeongsa di mana Anda dapat melihat patung Buddha dari emas yang memiliki tinggi 24 meter.
Taman Nasional Bukhansan saat musim dingin. (iStockphoto/Atakorn)
6. Namsan Park
Siapa yang tidak kenal nama Namsan, rumah dari menara landmark kota Seoul N Seoul Tower, Gunung Namsan juga merupakan lokasi taman terbesar di kota Seoul.
Jalan setapak yang bermulai dari taman nasional namsan sampai ke puncak gunung Namsan ini tidak terlalu sulit dilalui dan hanya memakan waktu sekitar 45 menit.
Selain itu, alternatif mudah tersedia lewat kereta gantung yang menyambungkan sampai ke dekat dasar menara N Seoul Tower.
Pemandangan kota Seoul Yang tidak terhalang ditambah keindahan rimbunanya dedaunan menjadikan tempat ini salah satu atraksi favorit sepanjang masa bagi warga Seoul serta wisatawan domestik dan internasional.
Namsan Park. (iStockphoto/NeoPhoto)
7. Taman Nasional Naejangsan
Naejangsan dianggap sebagai salah satu tempat terbaik menikmati pemandangan dedaunan musim gugur di Korea Selatan.
Warna-warna khas musim gugur dari kuning keemasan, oranye, dan merah cerah terbentang di berbagai tempat mulai dari area masuk Taman nasional ini sampai di latar belakang kuil Baekyangsa.
Menyaksikan pergantian musim sangatlah menarik. Apabila Anda melakukan deungsan untuk menyaksikan keindahan musim gugur, seperti peribahasa bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian, usaha Anda akan dibayar berkali-kali lipat dengan pemandangan yang tidak dapat Anda dapatkan di tengah kota.
Taman Nasional Naejangsan. (iStockphoto/VDCM image)