Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi Covid-19 belum usai. Namun, banyak orang yang sudah tak sabar merencanakan liburan ke luar negeri demi melepas penat usai dikungkung virus serupa SARS ini selama hampir dua tahun.
Kota Chengdu pun bisa masuk dalam daftar destinasi pilihan untuk liburan meski pemerintah China belum mengumumkan rencana pasti membuka perbatasan internasional bagi para pelancong.
Dalam beberapa tahun terakhir, Chengdu, Ibu Kota Provinsi Sichuan, terus berkembang menjadi kota wisata yang ciamik dan menawarkan berbagai destinasi liburan yang seru mulai dari wisata kuliner hingga wisata arsitekturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 12 tahun berturut-turut, Chengdu terpilih sebagai kota paling bahagia di China versi Oriental Outlook, sebuah majalah berbasis di Shanghai dan berafiliasi dengan kantor berita negara Xinhua.
Gelar kota paling bahagia disematkan berdasar survei yang menggabungkan data besar, kuesioner, kunjungan lapangan, pendapat ahli, perhitungan pendapatan penduduk, layanan medis juga standar kehidupan kota.
Kemudian, apa yang ditawarkan pada wisatawan jika berkunjung ke kota paling bahagia di China ini?
1. Rumah Keluarga Panda
Chengdu memperbaharui situs konservasi salah satu hewan lokalnya yang paling menggemaskan, panda. Awal 2022 nanti akan dibuka Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding.
"Kami sangat terkesan dengan lingkungan alam situs, dikelilingi perbukitan bergelombang dan ditutupi dengan hutan lebat hijau subur," kata Ping Jiang, otak di balik Panda Pavilions dan kepala desain Atelier Ping Jiang/EID Arch, seperti dikutip dari CNN.
Ruangan-ruangan di situs itu terinspirasi oleh pemandangan alam khas Chengdu. Tak hanya untuk penangkaran panda, paviliun akan menyediakan ruang pameran dan edukasi soal hewan tersebut.
 Foto: iStockphoto/Luo Zhiyuan Suasana petang di Kota Chengdu, China |
2. Toko Buku Tercantik di China
Atraksi kota tak selalu landmark bersejarah. Chengdu memiliki toko buku terindah yang terletak di Dujiangyan, bagian barat laut Chengdu.
Toko buku Zhongshuge ini didesain oleh Architecture Studio X+Living yang berbasis di Shanghai. Studio ini begitu populer karena beberapa toko buku indah di China adalah hasil tangan dingin mereka.
Toko buku Zhongshuge di Dujiangyan ini merupakan toko buku kedua setelah yang pertama berada di pusat kota Chengdu dan dibuka pada 2017. Toko buku yang baru ini memiliki desain terinspirasi dari sistem irigasi kuno Dujiangyan. Rak buku dibuat berkelok-kelok dari lantai ke langit-langit.
"Dujiangyan adalah kota dengan lanskap yang mengalir. Proyek bendungan yang megah dan pegunungan serta perairan yang megah telah menjadi lanskap budaya yang ingin saya ekspresikan di Zhongshuge," kata pendiri dan kepala desainer X+Living, Li Xiang.
3. Bandara Internasional Tianfu
Chengdu memiliki bandara baru yang menarik perhatian dunia. Bandara Internasional Tianfu mulai beroperasi di 2021 dan jadi bandara sipil terbesar.
Memiliki 6 landasan pacu, bandara diharapkan bisa jadi lalu lintas 60 juta penumpang per tahun di 2025. Di sini, pengunjung bisa memanfaatkan berbagai teknologi canggih misal, perangkat lunak pengenal wajah, kios check in mandiri, dan concierge robot.
Alasan harus berlibur ke Kota Chengdu dapat dibaca di halaman berikutnya >>>
7 Alasan Wajib Berlibur ke Kota 'Paling Bahagia' di China
Kota Chengdu, China. (Foto: iStockphoto/4045)
4. Kuliner yang diakui UNESCO
Kuliner Cengdu tak lagi diragukan terkenal hingga ke penjuru dunia. Cengdu jadi kota pertama yang disertifikasi sebagai City of Gastronomy oleh UNESCO pada 2010.
Di 2022, Michelin pun akan merilis panduan kuliner China dan memasukkan Chengdu sebagai kota keempat setelah Shanghai, Guangzhou, dan Beijing.
Kota Chengdu menawarkan jajanan street food hingga resto berbintang dengan beragam jenis hidangan.
Salah satu yang paling terkenal adalah hidangan dari daging cincang dan tahu potong dalam cabai pedas dan minyak kacang polong yang difermentasi. Dikatakan, hidangan ini telah ditemukan di Chengdu sejak seabad lalu. Ada pula pangsit Zhong atau pangsit dengan minyak cabai khusus dan kecap manis, lalu mi air manis dengan cabai dan remah kacang.
Jika Anda tidak terlalu menyukai hidangan yang kaya rempah, coba saja bebek asap dengan kulit yang renyah dan gurih serta daging gurih, lalu tofa atau puding tahu yang lembut dan manis plus beragam topping.
 Foto: Dok. Kedutaan Besar China Pusat kota Chengdu dipenuhi gedung pencakar langit. (Dok. Kedutaan Besar China) |
5. Taman Seni Tianfu
Kehadiran Blue Roof Artistic Center pada 2003 menyulap Chengdu jadi kota seni dan budaya. Tahun ini, nuansa seni bakal makin kental lewat dua museum baru yakni, Museum Seni Chengdu Tianfu yang fokus pada seni lokal dan Museum Seni Kontemporer Chengdu yang fokus pada karya seni internasional.
Kedua museum akan menempati Taman Seni Tianfu atau taman kota bernuansa seni dan dioperasikan oleh Akademi Seni Chengdu. Sebagai 'pemanasan' museum kini sedang menjadi wadah gelaran Chengdu Biennale sampai 6 April 2022.
6. Wisata malam
Dalam sebuah studi terbaru oleh Trip.com Group, Chengdu dinobatkan sebagai salah satu 10 tujuan wisata malam paling populer di Tiongkok. Ini didukung banyak bar dengan jumlah terbesar kedua di China, setelah Shanghai.
Jika menginginkan malam yang tenang, di sini terdapat kedai-kedai teh lokal dan Anda bisa menikmati minuman hangat sambil main kartu atau nonton opera Sichuan.
7. Melongok China masa lampau
Dilansir CNN, tak hanya menawarkan tampilan kota yang modern, Chengdu juga bisa menjadi 'jendela' untuk melongok China di masa lampau. Anda bisa ke Sino Ocean Taikoo Li. Berada di jantung kota, ini merupakan kompleks ritel multi guna yang berpusat di sekitar Kuil Daci dan berusia 1.400 tahun.
Ada pula Bitiesshi, sebuah halaman rumah Dinasti Qing (1644-1912) yang sudah dipugar di dalam Temple House atau hotel butik yang memberikan penghormatan terhadap area bersejarah ini. Kemudian cita rasa klasik juga terasa di Jalan Kuno Jinli, sebuah area pejalan kaki sepanjang 550 m dan penuh dengan toko-toko penjual makanan ringan.