10 Komorbid Covid-19 Omicron yang Patut Diwaspadai

tim | CNN Indonesia
Jumat, 28 Jan 2022 09:20 WIB
Menkes mengungkap tiga pasien Omicron yang meninggal dunia karena memiliki komorbid. Berikut komorbid pasien meninggal Omicron yang perlu diwaspadai. Menkes mengungkap tiga pasien Omicron yang meninggal dunia karena memiliki komorbid. Berikut komorbid pasien meninggal Omicron yang perlu diwaspadai. (iStockphoto/Professor25)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tiga orang pasien Covid-19 varian Omicron yang meninggal dunia karena memiliki komorbid. Berikut komorbid pasien meninggal Omicron yang perlu diwaspadai.

Komorbid adalah penyakit penyerta yang harus diwaspadai karena dapat menyebabkan penyakit yang parah hingga kematian. CDC menyatakan orang yang memiliki kondisi ini lebih mungkin mengalami Covid-19 dengan gejala yang parah.

Gejala yang parah itu berarti seseorang lebih mungkin dirawat di rumah sakit, menjalani perawatan intensif, membutuhkan ventilator, dan bahkan mengalami kematian.


Orang yang memiliki komorbid direkomendasikan untuk mengontrol komorbid dan melakukan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

Berikut rincian komorbid pasien meninggal Omicron.

1. Pasien laki-laki 64 tahun, memiliki komorbid gagal jantung, diabetes melitus, gagal ginjal akut. Belum divaksinasi. Meninggal 12 Januari 2022.

2. Pasien usia 54 tahun memiliki obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Sudah divaksinasi dua kali. Meninggal 22 Januari 2022.

3. Pasien usia 78 tahun memiliki komorbid penyakit jantung, sudah divaksinasi booster. Meninggal 20 Januari 2022.

"Satu orang belum divaksin sama sekali, jadi kesimpulannya ya supaya disalurkan ke masyarakat yuk cepat-cepat vaksin," kata Budi dalam konferensi pers Kamis (27/1).

Berikut komorbid pasien meninggal Omicron yang perlu diwaspadai.

1. Sakit jantung

Penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit arteri koroner, dan kardiomiopati dapat membuat seseorang lebih berisiko mengalami Covid-19 yang parah.

2. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol melemahkan organ dan kondisi tubuh secara keseluruhan sehingga dapat menyebabkan Covid-19 yang parah.

3. Diabetes

Diabetes baik tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan seseorang yang terinfeksi Covid-19 mengalami gejala yang parah. Diabetes yang tidak terkendali membuat gula darah tidak terkontrol. Kondisi ini bisa merusak sistem pertahanan tubuh.

4. Obesitas

Orang yang kelebihan berat badan dan obesitas memiliki sistem metabolisme yang lemah sehingga membuat virus lebih mudah menyerang tubuh.

5. Penyakit ginjal kronis

Studi menunjukkan penyakit ginjal kronis pada berbagai tingkatan dapat menyebabkan seseorang mengalami Covid-19 yang parah.

Setelah mengetahui komorbid pasien meninggal Omicron, simak komorbid lain yang perlu diwaspadai sebagai berikut:

1. Stroke

Stroke atau penyakit serebrovaskular lainnya dapat memengaruhi aliran darah ke otak. Kondisi ini membuat orang yang menderita stroke lebih mungkin mengalami Covid-19 yang parah.

2. Penyakit paru kronis

Penyakit paru kronis seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis, fibrosis, emboli, hingga tuberkulosis meningkatkan risiko seseorang mengalami Covid-19 yang parah.

3. Demensia

Demensia dan kondisi neurologis lainnya seperti Alzheimer membuat fungsi otak mengalami penurunan yang signifikan. Kondisi ini dapat menyebabkan Covid-19 yang parah.

4. HIV

Orang dengan HIV/AIDS memiliki sistem imun yang lemah sehingga lebih mungkin mengalami sakit parah saat terinfeksi Covid-19.

5. Kanker

Penyakit kanker dan orang yang memiliki riwayat sakit kanker dapat meningkatkan keparahan Covid-19. Pengobatan kanker juga melemahkan imun tubuh sehingga semakin berisiko mengalami sakit parah.

Itulah daftar komorbid pasien meninggal Omicron yang perlu diwaspadai. Jika Anda memiliki penyakit penyerta, kelola dengan baik dan terapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER