7 Panduan Isolasi Mandiri Covid-19 Omicron

tim | CNN Indonesia
Minggu, 13 Feb 2022 11:50 WIB
Pasien Omicron yang tidak bergejala atau gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri. Berikut panduan isolasi mandiri Covid-19 Omicron. Pasien Omicron yang tidak bergejala atau gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri. Berikut panduan isolasi mandiri Covid-19 Omicron.(Foto: iStock/Chaay_Tee)
Jakarta, CNN Indonesia --

Covid-19 memiliki efek yang berbeda pada setiap orang. Sebagian tanpa gejala, sebagian lain bergejala ringan, dan ada yang bergejala berat sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi yang semakin memburuk.

Jumlah kasus Covid-19 kembali meningkat karena varian Omicron yang menular cepat. Meski demikian, varian Omicron disebut tak separah Delta. Kebanyakan pasien dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri karena tidak bergejala atau gejala ringan. Berikut panduan isolasi mandiri Covid-19 Omicron

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan tidak semua pasien harus ke rumah sakit meskipun terpapar Omicron. Kebanyakan justru dianjurkan melakukan isolasi mandiri dan terus dipantau oleh Puskesmas.

"Yang penting itu lapor dulu, karena Puskesmas akan terus memantau meskipun isolasi di rumah," kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (9/2).

Berikut panduan isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19 yang terpapar varian Omicron:

1. Ada ruangan isolasi di rumah

Ruangan isolasi ini akan ditempati oleh pasien selama menjalani isolasi mandiri. Bisa kamar atau ruangan apapun yang memiliki ventilasi udara dan pencahayaan bagus.

Nadia juga menyarankan selama isolasi, pasien menggunakan kamar mandi sendiri, peralatan mandi, dan makan sendiri.

"Kamar mandi itu penting ya, kalau bisa dipisah. Tapi kalau hanya ada satu, harus dibersihkan dan disinfektan setiap kali habis digunakan," kata Nadia.

2. Sediakan peralatan kesehatan

Di rumah harus ada termometer dan oximeter untuk memantau kondisi tubuh harian. Kedua alat ini adalah hal yang harus dimiliki pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

3. Lakukan protokol isolasi mandiri

Selama menjalani isolasi, pasien haus berdiam di rumah dan tetap memakai masker. Pasien juga harus menjaga jarak dengan orang serumah.

"Kalau bisa di kamar saja, makanya penting ruangan yang ada ventilasi dan masuk sinar matahari," tutur Nadia.

Nadia juga mengingatkan agar pasien menerapkan etika batuk selama melakukan isolasi di rumah.

4. Selalu periksa kondisi kesehatan

Pasien harus rutin memeriksa suhu tubuh, minimal dilakukan pada pagi dan sore hari. Frekuensi nadi dan saturasi oksigen juga harus diperiksa.

"Laju napas juga harus diperhatikan, selain itu konsumsi makanan bergizi walau kadang nafsu makan akan menurun tetap harus makan," ucap Nadia.

5. Lakukan kegiatan harian rutin

Pagi hari, buka jendela kamar agar ada cahaya matahari yang masuk sekaligus untuk membersihkan udara di dalam kamar. Anda juga disarankan berjemur minimal 10 hingga 15 menit setiap pagi.

"Selama isolasi juga dianjurkan untuk berolahraga ringan, jadi tidak hanya tiduran di kasur," kata Nadia.

6. Konsumsi obat

Siapkan vitamin dan obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter. Pasien kata Nadia juga dianjurkan untuk selalu menghubungi pelayanan kesehatan terdekat untuk bimbingan selama menjalani isolasi mandiri.

"Jadi pihak Puskesmas atau pelayanan kesehatan akan terus memantau pasien selama isolasi berjalan," ujar Nadia.

7. Perhatikan durasi isolasi mandiri

Pasien tanpa gejala menjalani isolasi selama 10 hari sejak terkonfirmasi positif. Untuk yang bergejala ringan isolasi mandiri selama 10 hari sejak timbul gejala.

Itulah panduan isolasi mandiri Covid-19 Omicron.

(tst/ptj)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER